Example 728x250
Lampung TengahPolitik

Jaring Aspirasi Masyarakat, Anggota DPRD Lamteng Dapil V Reses di Karangendah

259
×

Jaring Aspirasi Masyarakat, Anggota DPRD Lamteng Dapil V Reses di Karangendah

Sebarkan artikel ini

KARYANASIONAL.COM – Anggota DPRD Lampung Tengah (Lamteng) daerah pemilihan (Dapil) V jaring aspirasi (reses) perdana masa sidang ke satu tahun 2019, di Kampung Karangendah, Kecamatan Terbanggi Besar, Selasa 17 Desember 2019.

Rombongan para wakil rakyat itu dipimpin Ketua DPRD Sumarsono (PDIP), dan didampingi Wakil Ketua I Yulius Heri (Golkar) Wakil II Firdaus Ali (Gerindra) serta anggota, Agus Wandi (Golkar), Aris Wanto (Golkar), Lambok Nainggolan (PDIP), Ky Selamet Anwar (PKB) Najamudin (Demokrat), Majar Fitri (Perindo). Hadir juga Camat Terbanggi Besar, Fathul Arifin dan lurah/kepala kampung se Kecamatan Terbanggi Besar.

Camat Terbanggi Besar Fathul Arifin dalam sambutannya berharap melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memberikan aspirasinya kepada para wakil rakyat khusunya dari dapil V.”Unsur pimpinan (DPRD) ada tiga, Ketua, wakil 1 dan 2, nah tiga-tiganya dari sini semua (dapil V), saya harap seluruh hadirin yang ada disini bisa menyampaikan keluh kesahnya,” serunya.

Selanjutnya, reses diisi dengan tanya jawab antara masyarakat dengan para anggota dewan. Markum Ketua BPK dusun VI Karangendah dalam aspirasinya mengeluhkan terkait tidak maksimalnya tuntutan untuk para pelaku kejahatan begal dan curas.

“Yang perlu kami sampaikan, kalau tindak kejahatan ini (begal dan curas) pasal dalam tuntutan kejaksaan ada maksimal dan minimal, tetapi yang biasanya diputuskan tuntutan minimal. Ketok dipengadilan lebih ringan, mohon diperhatikan. Kami hidup di kampung ini tidak tenang”ujarnya.

Sementara Kepala Kampung Karangendah terpilih Sutarman meminta para wakil rakyat itu mampu menghidupkan kembali gedung pembuatan pakan ternak berupa sentrat. Ia mengatakan gedung pembuatan pakan itu sudah ada dan berdiri sejak tahun 2002, namun kini tidak beroperasi kembali.

“Kampung kita ini (Karangendah) pernah menjadi juara nasional untuk ternak sapi potong. Harapan kami pengelolaan sentrat ini dapat dihidupkan kembali agar Lamteng dapat kembali berjaya dibidang ternak sapi potong,” ujarnya.

Sementara Warni Iswanto mewakili petani setempat mengeluhkan embung pertanian yang belum maksimal. Selan itu, alsintan di Kampung Karangendah juga belum cukup, sehingga masyarakat selalu pinjam alat dari kampung lain.

“Kami minta adanya sekolah lapang pertanian. Sesungguhnya jadi petani ini bukan cita-cita kami, tapi keadaan yang memaksa kami. Sekolah lapang pertanian ini kami rasa sangat dibutuhkan supaya kami pintar dalam dunia pertanian,” katanya.

Menyikapi keluhan masyarakat tersebut, Ketua DPRD Lamteng Sumarsono bersama anggota dewan lainnya akan berupaya menyelesaikan semua harapan dan aspirasi masyarakat Karangendah.

Terkait ringannya ponis hukuman untuk pelaku begal dan curas, pihaknya akan segera melayangkan surat kepada Kejaksaan dan juga Pengadilan Negeri Gunung Sugih.

“Atas nama lembaga DPRD saya akan buat surat ke Kejaksaan dan Pengadilan. Saya minta kepada mereka untuk memberikan hukuman yang setimpal bagi pelaku begal dan curas untuk epek jera,” tegasnya.

Terkait tidak jalannya pabrik pengelolaan sentrat, Sumarsono menyarankan agar diganti kepengurusannya.”Kalau memang tidak jalan ganti pengurusnya. Karangendah ini penopang ekonomi di Lamteng,” katanya

Untuk embung sendiri, pihaknya telah mengusulkan kepada pemerintah daerah. Namun, Lamteng tahun ini tidak menganggarkan dikarenakan sebagian besar anggaran habis dialokasikan untuk Pilkada tahun depan.”Kalau untuk sekolah lapang pertanian saya pribadi sudah menjalankan, jadi silahkan yang mau belajar datang kerumah saya,” ujarnya.

Camat Terbanggi Besar Fathul kembali menambahkan, terkait sekolah lapang pertanian telah dianggarkan melalui Anggaran Dana Kampung (ADK).”Akan kita anggarkan melalui ADK, anggarannya tidak terlalu besar itu kisaran Rp.20 juta,” ungkapnya. (Red)

footer { display: block; background-color: black; color: white; border-top: 3px solid #c4a0a4; }