PT PLN Persero UID Lampung Gelar Lomba Masak Gunakan Kompor Induksi

Read Time1 Minute, 57 Seconds

KARYANASIONAL.COM __ PT PLN ( Persero ) UID Lampung gelar lomba masak menggunakan kompor induksi dan lomba Fashion dalam rangka meriahkan HUT Persatuan Istri Karyawan Karyawati ( PIKK ) UID Lampung dan Sambut Hari Ibu.

Momentum peringatan HUT PIKK dan Sambut Hari Ibu tahun ini diperingati dengan mengadakan acara Go Green Cooking atau Lomba Memasak dengan menggunakan Kompor Induksi, serta fashion yang dilaksanakan bertempat di lapangan tenis PT PLN UID Lampung pada Jum’at (6/12/2019).

Hadir dalam kesempatan tersebut General Manager PT PLN UID Lampung Manurung Pandapotan beserta isteri,
para stakeholder utama PLN, seluruh jajaran manajemen PLN UID Lampung dan UPTDK, UP3, UP2D, UP2.

Menurut Ketua PIKK UID Lampung Elizabeth Manurung Pandapotan, menjelaskan, Dalam rangka HUT PIKK dan sambut Hari Ibu kami para istri ingin memberikan nuansa keberagaman, karena kami juga menunjukan bahwa istri karyawan PLN ingin menampilkan berbagai macam adat budaya masing masing daerahnya.

” Dengan memeriahkan HUT PIKK UID Lampung dan sambut Hari Ibu kami menggelar lomba memasak nasi goreng dengan para peserta sebanyak 12 orang, disini kami menggunakan kompor induksi, karena kehadiran kompor induksi saat ini semakin diminati, Kompor Induksi yang menggunakan energi listrik ini tidak menghasilkan panas namun menginduksi peralatan masak yang digunakan, sehingga suasana di dapur tetap nyaman dan bersih. Saya yakin ibu-ibu dirumah pasti sangat senang bila dapat dapat memasak dengan lebih nyaman, mudah, murah,” lanjut Elizabeth.

” Selain itu, kelebihan lain yang ditawarkan oleh Kompor Induksi, diantaranya, memiliki suhu yang stabil, sehingga sangat cepat untuk memanaskan makanan dan sangat menghemat waktu. Praktis, bisa dibawa kemana saja, mudah dibersihkan dan memiliki tampilan yang menarik atau stylish, ” terangnya.

“Bila dilihat dari sisi ekonomis, tentu kompor induksi jadi jauh lebih unggul dibanding kompor biasa, selain itu, tingkat efisiensi yang didapatkan jika menggunakan kompor induksi sekitar 33 persen dibandingkan menggunakan kompor konvensional,” papar Elizabeth.

Untuk dewan juri lomba masak dipercayakan kepada coorprate cheef Wandi Puryanto FBM ( Food Beverages Manager ) beserta tim pendampingnya Dewi, dan Aling.

Menurutnya, untuk lomba masak nasi goreng ini peserta diberikan waktu dengan durasi 40 menit, untuk penilaian ada beberapa kategori yaitu pertama citarasa harus ditonjolkan dan masak harus enak, kedua kebersihannya otomatis saji dan sanitasi karena makanan harus sehat juga enak, ketiga ketepatan waktu, supaya peserta bisa tepat waktu sekian menit harus sudah di meja.,” ungkap Cheef Wandi Puryanto.

Setelah pelaksanaan lomba masak, PIKK UID Lampung mengadakan Lomba fashion Pakaian Adat Nusantara serta pemberian bantuan dari Yayasan Baitul Mal kepada para pensiunan PLN. (Helmi)

0 0
0 %
Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Angry
0 %
Surprise
footer { display: block; background-color: black; color: white; border-top: 3px solid #c4a0a4; }