Pembayaran Gaji ‘Nyangkut’ Dua Bulan, FSBKU Minta PLN UP3 Metro Ganti Vendor Asal Tangerang

KARYANASIONAL.COM – Unjuk rasa (Unras) Puluhan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Buruh Karya Utama (FSBKU) Konfederasi Serikat Nasional (KSN) Cabang Metro, menuntut penyelesaian gaji pekerjaan dari Desember 2019 hingga Januari 2020 yang belum dibayarkan oleh PT. Tata Wahana Teknik (TWT).

Dalam demonstrasi yang digelar di halaman Kantor UP3 Metro, Kamis (13/02/2020), para buruh meminta PLN UP3 Metro lebih masif dalam menjalankan aspek pengawasan ketenagakerjaan, supaya tidak terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh vendor tidak bertanggungjawab.

Selain itu, mereka juga menginginkan PLN menggunakan vendor lokal dalam kontrak pekerjaan baru di tahun 2020 ini.

Kepala Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3 Metro), Joko Nur Astanto (Tatan), tampak menerima langsung aspirasi para buruh di ruang serbaguna UP3 setempat.

Tatan memastikan pihaknya akan menolak perusahaan asal Tangerang itu untuk ikut dalam lelang pekerjaan tahun ini. Menurut orang nomor satu di UP3 Metro itu, apa yang sudah dilakukan pihak TWT merupakan sikap yang kurang manusiawi.

“Untuk tahun 2020 ini Insya Allah, tanggal 1 Maret sudah ada pemenangnya. Kita pastikan vendor yang sekarang (TWT), sudah tidak ikut lagi. Kalaupun ikut, nggak bakalan bisa untuk jadi pemenang,” tegas Tatan.

Diungkapkan Tatan, kontrak vendor yang baru ini nantinya dapat lebih mensejahterakan para buruh, dan memastikan pengawasan kerja semakin lebih baik.

“Harapan kami untuk vendor yang baru bisa lebih baik lagi. Kami berusaha memberikan kesejahteraan sesuai dengan kontrak yang sudah disepakati. Artinya, kalau ada pembayaran atau tagihan kita maksimalkan, 14 hari selesai, sesuai komitmen kami,” ujarnya.

Dilanjutkan Tatan, untuk upaya pengawasan dari pihak PLN sendiri tidak ada yang berubah. Semua masih sama seperti dulu, termasuk dalam sistem pembayaran. “Saya berjanji dan akan menjamin kesejahteraan para buruh melalui kontrak yang sudah disepakati. Setiap bulan akan kita awasi. Untuk pengawasan kami perketat, dan kita pastikan pekerjaan full dibayarkan. Dan Insya Allah, tagihan November kita upayakan selesai, termasuk data yang terakhir juga segera kita antarkan ke UID,” pungkasnya. (Wahyu/Sur)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
footer { display: block; background-color: black; color: white; border-top: 3px solid #c4a0a4; }