KARYA NASIONAL – Keteladanan dalam menjaga harmoni antarumat beragama ditunjukkan secara nyata oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos. Meski berasal dari latar belakang agama Hindu, sosok pemimpin yang dikenal inklusif ini secara khusus meluangkan waktu di tengah padatnya agenda pemerintahan untuk menghadiri Pengajian Akbar Haul Masyayikh Idaroh Ghusniyah Jatman di Pondok Pesantren Daru Muttaqin, Kecamatan Rumbia, Senin (19/01/2026).
Kehadiran I Komang Koheri di tengah ribuan jamaah Muslim dan para ulama kharismatik bukan sekadar agenda seremonial. Hal ini dipandang sebagai pesan kuat tentang indahnya keberagaman dan komitmen seorang pemimpin untuk hadir bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang perbedaan keyakinan.
Dalam sambutannya yang disambut hangat oleh para jamaah, I Komang Koheri menegaskan bahwa tugas seorang pemimpin adalah merajut persatuan. Ia memandang nilai-nilai perjuangan para ulama atau Masyayikh bersifat universal dan patut diteladani oleh siapa pun.
“Bagi saya, perbedaan keyakinan bukanlah penghalang untuk kita saling memuliakan. Saya sengaja meluangkan waktu hadir di sini karena saya menghormati perjuangan para ulama kita. Haul Masyayikh ini adalah momentum penting untuk meneladani ketulusan dan pengabdian mereka dalam membina umat dan menjaga kedamaian di Lampung Tengah,” ujar I Komang Koheri di hadapan ribuan hadirin.

Beliau menambahkan bahwa kehadirannya merupakan bentuk Takzim kepada institusi pesantren yang selama ini menjadi pilar penjaga moral bangsa.
“Saya hadir sebagai bagian dari keluarga besar Lampung Tengah. Kita ingin menunjukkan bahwa di bawah naungan semangat gotong royong, Umara dan Ulama bisa seiring sejalan membangun daerah yang religius, berkarakter, dan harmonis,” tambahnya.
Sikap rendah hati dan toleransi tinggi yang ditunjukkan Plt. Bupati mendapat apresiasi luar biasa dari Pengasuh Pondok Pesantren Daru Muttaqin, Kyai Habib Anshori. Ia menyebut bahwa kehadiran I Komang Koheri memberikan warna sejuk bagi kerukunan di Rumbia.
“Kami sangat bangga dan berterima kasih kepada Bapak Plt. Bupati I Komang Koheri. Meskipun beliau memiliki latar belakang yang berbeda, namun beliau berkenan meluangkan waktu dan menunjukkan perhatian yang sangat besar terhadap kegiatan keagamaan kami di pesantren. Ini adalah contoh pemimpin yang mengayomi semua golongan,” tutur Kyai Habib Anshori.

Di sela-sela acara, I Komang Koheri juga tampak akrab berbincang dengan KH. Achmad Chalwani Nawawi, pengasuh Ponpes Nawawi Berjan Purworejo yang hadir sebagai penceramah utama. Momen kebersamaan antara pemimpin Hindu dan tokoh ulama besar ini menjadi simbol kuat bahwa Lampung Tengah adalah daerah yang menjunjung tinggi toleransi.
“Mari kita jaga kedamaian ini. Semoga dengan semangat haul ini, kita semakin memperkuat ukhuwah dan kecintaan kita pada nilai-nilai luhur yang diajarkan para pendahulu. Saya berkomitmen untuk selalu hadir dan mendukung setiap kegiatan yang tujuannya adalah memperkuat karakter dan mental spiritual masyarakat kita,” tutup I Komang Koheri.
Acara yang berlangsung di Kampung Rukti Basuki ini berjalan dengan khidmat dan penuh rasa kekeluargaan, membuktikan bahwa kepemimpinan yang tulus mampu menyatukan berbagai perbedaan demi kemajuan bersama. (Dodi)





