HeadlineHukumLampung Tengah

Sandal Jepit Jadi Saksi Bisu Pencurian Motor di Candirejo

krynsi
529
×

Sandal Jepit Jadi Saksi Bisu Pencurian Motor di Candirejo

Sebarkan artikel ini

KARYA NASIONAL – Sepasang sandal jepit yang tertinggal di halaman rumah warga menjadi bukti petunjuk tunggal dalam aksi pencurian dua unit sepeda motor di Kampung Candirejo, Kecamatan Way Pengubuan, Lampung Tengah, pada Sabtu dini hari (24/01/26).

Barang bukti tersebut ditemukan tergeletak di depan rumah Sugimin (35), korban yang kehilangan sepeda motor Honda Beat dan Supra Fit tahun 2004 saat ia sedang terlelap sekitar pukul 03.00 WIB. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp10 juta.

“Pencuri masuk dengan menaiki pagar tembok, lalu mengambil motor yang ada di teras belakang. Sandal jepit milik pelaku tertinggal di depan,” ungkap Ustadz Sarni, keluarga korban sekaligus Wakil Ketua BPK Kampung Candirejo.

Berdasarkan keterangan di lokasi, kawanan maling diduga telah memetakan situasi sebelum beraksi. Setelah berhasil memanjat pagar, pelaku mengeluarkan kendaraan melalui pintu samping (pintu L).

Aksi nekat ini menambah daftar panjang kasus kriminalitas di wilayah tersebut. Sarni menyebutkan bahwa belakangan ini Kampung Candirejo memang sedang rawan pencurian kendaraan bermotor. Ia berharap penemuan barang bukti di tempat kejadian perkara (TKP) dapat membantu pihak kepolisian segera mengidentifikasi dan menangkap para pelaku.

Merespons keresahan warga, Heri, salah satu penduduk setempat, mendesak agar sistem keamanan lingkungan (Siskamling) kembali digalakkan. “Siskamling harus ditingkatkan lagi, apalagi ini sudah mendekati bulan suci Ramadhan, biasanya tingkat kerawanan makin tinggi,” pungkasnya. (Zn/Dodi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *