For fast content checks, quillbot ai detector gives practical writing feedback.

2026’te kullanıcı dostu tasarımıyla bettilt sürümü geliyor.

HeadlineLampung Tengah

Plt. Bupati Lamteng Bahas Mekanisme Hibah Alat Pengering, Perkuat Hilirisasi dan Kesejahteraan Petani

786
×

Plt. Bupati Lamteng Bahas Mekanisme Hibah Alat Pengering, Perkuat Hilirisasi dan Kesejahteraan Petani

Sebarkan artikel ini

KARYA NASIONAL – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong kemajuan sektor pertanian melalui peningkatan sarana dan prasarana pascapanen. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah membahas mekanisme pengajuan hibah alat pengering (dryer) Tahun Anggaran 2027, sebagai upaya meningkatkan kualitas hasil panen sekaligus memperkuat daya saing komoditas pertanian daerah.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., saat menghadiri Rapat Pembahasan Mekanisme Pengajuan Hibah Alat Pengering (Dryer) Tahun Anggaran 2027 yang digelar di Aula Siger Emas, Lantai IV, Kantor Bupati Lampung Tengah, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan tersebut diikuti para kepala perangkat daerah, camat, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta berbagai pemangku kepentingan di bidang pertanian.

Dalam arahannya, I Komang Koheri menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian Lampung Tengah. Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan berbagai program yang mampu memberikan manfaat nyata bagi petani, mulai dari peningkatan produktivitas hingga penguatan penanganan pascapanen.

Menurutnya, keberadaan alat pengering (dryer) memiliki peran penting dalam menjaga kualitas gabah maupun hasil panen lainnya, terutama saat musim hujan. Dengan teknologi tersebut, hasil panen dapat dipertahankan mutunya sehingga memiliki nilai jual yang lebih tinggi dan mengurangi potensi kerugian akibat kadar air yang tidak sesuai standar.

“Melalui pembahasan ini, kita ingin memastikan mekanisme pengajuan hibah benar-benar tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kelompok tani. Program ini harus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujar I Komang Koheri.

Plt. Bupati Lamteng juga meminta seluruh perangkat daerah terkait untuk menyusun data penerima secara objektif berdasarkan kebutuhan di lapangan. Dengan perencanaan yang matang, bantuan yang diberikan nantinya diharapkan mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian secara berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, penyuluh pertanian, serta kelompok tani agar seluruh program pembangunan pertanian dapat berjalan efektif.

“Keberhasilan pembangunan sektor pertanian tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah, tetapi juga pada komitmen seluruh pihak dalam mengelola dan memanfaatkan fasilitas yang diberikan. Rapat ini juga menjadi forum evaluasi sekaligus penyamaan persepsi mengenai persyaratan administrasi, mekanisme pengusulan, serta kesiapan kelompok tani dalam menerima dan mengoperasikan bantuan alat pengering apabila program hibah direalisasikan pada Tahun Anggaran 2027,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah berharap program hibah alat pengering dapat menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas hasil panen, memperkuat hilirisasi sektor pertanian, menekan kehilangan hasil (losses) pascapanen,
serta meningkatkan pendapatan petani.

“Langkah ini juga sejalan dengan visi pembangunan daerah untuk mewujudkan Lampung Tengah sebagai salah satu lumbung pangan unggulan yang maju, mandiri, dan berdaya saing,” pungkas orang nomor satu di Bumi Beguai Jejamo Wawai tersebut. (R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2