banner 325x300
DaerahLampungLampung Tengah

Pencanangan Kampung TAPIS dan Launching Sekolah Lansia di 14 Kampung, Sinergi TP PKK Perkuat Pemberdayaan Keluarga di Lampung Tengah

360
×

Pencanangan Kampung TAPIS dan Launching Sekolah Lansia di 14 Kampung, Sinergi TP PKK Perkuat Pemberdayaan Keluarga di Lampung Tengah

Sebarkan artikel ini

KARYA NASIONAL – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menghadiri kegiatan Pencanangan dan Pembinaan Kampung TAPIS yang dirangkaikan dengan Launching Sekolah Lansia di 14 kampung se-Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Balai Kampung Rukti Endah tersebut turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., bersama Plt. Ketua TP PKK Lampung Tengah, Ni Ketut Dewi Nadi Koheri, S.T., M.Sos., jajaran TP PKK Provinsi Lampung, TP PKK Kabupaten Lampung Tengah, para kepala perangkat daerah, camat, kepala kampung, tokoh masyarakat, serta ratusan kader PKK.

Momentum ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat pembangunan berbasis keluarga melalui Program Kampung TAPIS (Tangguh, Aman, Partisipatif, Inovatif, dan Sejahtera) yang dipadukan dengan peluncuran Sekolah Lansia sebagai wadah pembinaan masyarakat lanjut usia agar tetap sehat, mandiri, aktif, produktif, dan berdaya di tengah kehidupan sosial.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menegaskan bahwa Kampung TAPIS merupakan gerakan nyata untuk memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan daerah.

“Kampung TAPIS bukan sekadar program seremonial, tetapi menjadi gerakan bersama dalam membangun keluarga yang tangguh, sehat, mandiri, dan sejahtera. Melalui kolaborasi pemerintah, TP PKK, dan masyarakat, kita ingin menciptakan lingkungan yang mampu meningkatkan kualitas hidup keluarga, memberdayakan perempuan, melindungi anak, serta memperhatikan kesejahteraan para lanjut usia. Saya berharap seluruh kader PKK terus menjadi motor penggerak di tengah masyarakat agar program ini benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujar Purnama Wulan Sari Mirza.

Menurutnya, keberhasilan Program Kampung TAPIS sangat bergantung pada sinergi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, TP PKK di setiap tingkatan diharapkan terus menjadi ujung tombak dalam membangun keluarga yang berkualitas, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan sosial di tingkat kampung.

Sementara itu, Plt. Ketua TP PKK Lampung Tengah, Ni Ketut Dewi Nadi Koheri, S.T., M.Sos., menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan TP PKK Provinsi Lampung terhadap berbagai program pemberdayaan keluarga di Kabupaten Lampung Tengah.

Ia menilai peluncuran Sekolah Lansia di 14 kampung merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah bersama TP PKK dalam meningkatkan kualitas hidup para lansia melalui pendidikan nonformal yang mencakup aspek kesehatan, sosial, psikologis, ekonomi produktif, hingga penguatan spiritual.

“Kami menyambut baik kehadiran Ketua TP PKK Provinsi Lampung beserta jajaran di Kabupaten Lampung Tengah. Momentum ini menjadi semangat baru bagi seluruh kader PKK untuk terus menguatkan pemberdayaan keluarga dari tingkat kampung. Melalui Kampung TAPIS dan Sekolah Lansia, kami berharap terwujud keluarga yang berkualitas, masyarakat yang sehat, lansia yang mandiri, serta meningkatnya kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ungkap Ni Ketut Dewi Nadi.

Pada kesempatan yang sama, Plt. Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dalam mendukung seluruh program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga harus mampu membangun kualitas keluarga sebagai pondasi utama kemajuan daerah.

“Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah berkomitmen mendukung penuh Program Kampung TAPIS dan Sekolah Lansia sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia. Pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga harus menyentuh kualitas keluarga, kesehatan, pendidikan, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, hingga kesejahteraan lansia. Dengan semangat kebersamaan, kita optimistis dapat mewujudkan Lampung Tengah yang unggul, adil, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045,” tegas I Komang Koheri.

Rangkaian kegiatan ditandai dengan pencanangan Kampung TAPIS secara simbolis, peninjauan hasil pemberdayaan kader PKK, dialog bersama masyarakat, serta peluncuran Sekolah Lansia yang diikuti peserta dari 14 kampung di Kecamatan Seputih Raman.
Melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, TP PKK, pemerintah kampung, serta seluruh elemen masyarakat, Program Kampung TAPIS dan Sekolah Lansia diharapkan menjadi model pembangunan berbasis keluarga yang berkelanjutan.

Program ini tidak hanya memperkuat ketahanan keluarga, tetapi juga meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, ekonomi masyarakat, perlindungan perempuan dan anak, serta menciptakan kampung yang mandiri, harmonis, dan sejahtera sebagai bagian dari upaya mewujudkan Lampung Tengah Unggul, Adil, dan Sejahtera menuju Indonesia Emas 2045. (R)

2