KARYA NASIONAL – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan yang adil, berkualitas, dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Tindak Lanjut Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap III Kabupaten Lampung Tengah yang digelar di Aula Sekretariat PKH Dinas Sosial Kabupaten Lampung Tengah, Rabu (5/8/2026).
Rapat dipimpin oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Lampung Tengah, Dr. Candra Puasati, S.Pd., M.Pd., Kepala Dinas Sosial Lamteng, Ari Nugraha, serta dihadiri oleh sejumlah kepala perangkat daerah terkait, Camat Anak Tuha, unsur teknis, dan para pemangku kepentingan yang terlibat dalam proses perencanaan pembangunan Sekolah Rakyat.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dalam mempercepat realisasi program Sekolah Rakyat yang diinisiasi sebagai solusi untuk memperluas akses pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar memperoleh pendidikan yang layak tanpa terkendala kondisi ekonomi.
Dalam rapat dibahas secara komprehensif perkembangan usulan pembangunan Sekolah Rakyat, mulai dari penyempurnaan dokumen perencanaan, kesiapan lahan, pemenuhan persyaratan administrasi, hingga koordinasi lintas sektor yang melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah. Seluruh tahapan tersebut dilakukan agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai ketentuan serta memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah.
Berdasarkan hasil pembahasan, Sekolah Rakyat direncanakan akan dibangun di Kampung Negara Bumi Ilir, Kecamatan Anak Tuha. Lokasi tersebut dinilai strategis dan diharapkan mampu menjangkau masyarakat yang membutuhkan layanan pendidikan secara lebih merata.
Mewakili Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lamteng, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Lamteng, Dr. Candra Puasati, menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pemerataan pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Lampung Tengah.
“Sekolah Rakyat bukan sekadar pembangunan fisik sebuah sekolah, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh pendidikan. Karena itu, seluruh perangkat daerah harus bersinergi agar setiap tahapan persiapan dapat diselesaikan secara optimal sesuai target yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Candra Puasati juga menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan Sekolah Rakyat memerlukan dukungan dan kolaborasi seluruh pihak, baik pemerintah, masyarakat maupun instansi terkait, sehingga program tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lampung Tengah.
“Kami berharap Sekolah Rakyat menjadi harapan baru bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah berkomitmen memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan belajar hanya karena keterbatasan ekonomi,” tambahnya.
Melalui rapat tindak lanjut ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah semakin memantapkan langkah dalam menyukseskan pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya mendukung pemerataan pendidikan, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Program tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda Lampung Tengah yang unggul, berdaya saing, serta siap menyongsong Indonesia Emas 2045 melalui pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. (R)












