KARYA NASIONAL – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) terus memperkuat sektor pendidikan dan kebudayaan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Di bawah kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., pembangunan pendidikan diarahkan pada peningkatan mutu, pemerataan akses, penguatan karakter, wawasan kebangsaan, inovasi pembelajaran, serta pelestarian kebudayaan daerah.
Plt. Bupati I Komang Koheri menegaskan, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat menentukan masa depan Kabupaten Lampung Tengah.
“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan daerah. Karena itu, penguatan kualitas sekolah, peningkatan kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan, serta pemerataan pelayanan pendidikan harus terus menjadi perhatian pemerintah daerah,” tegas Komang Koheri.
Menurut Plt. Bupati Lampung Tengah, keberhasilan pembangunan pendidikan tidak dapat hanya diukur dari capaian akademik.
“Pendidikan harus mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, memiliki wawasan kebangsaan, mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta tetap memiliki kecintaan terhadap budaya daerah,” ungkap Komang Koheri.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus memperkuat kualitas pelayanan pendidikan di berbagai satuan pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Tengah, Dr. Nur Rohman, S.E., M.Sos.I., mengatakan peningkatan mutu pendidikan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, sekolah, guru, tenaga kependidikan, orang tua hingga masyarakat.
“Pendidikan berkualitas adalah kunci mencetak generasi yang cerdas, berbudaya, berkarakter dan memiliki wawasan kebangsaan. Karena itu, pembangunan pendidikan harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan,” ujar Nur Rohman.
Ia menambahkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga terus mendorong budaya pelayanan melalui konsep S.M.I.L.E, yakni Senyum, Melayani, Ikhlas, Luwes dan Efektif.
Konsep tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan pendidikan yang lebih humanis, responsif, komunikatif dan efektif kepada sekolah, guru, peserta didik, orang tua maupun masyarakat.
Selain peningkatan mutu pendidikan, Pemkab Lampung Tengah juga terus memperkuat pelestarian kebudayaan daerah. Pendidikan dan kebudayaan dinilai memiliki keterkaitan erat dalam membentuk generasi yang memiliki kemampuan sekaligus jati diri.
“Generasi muda harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, tetapi tetap memahami akar budaya dan jati dirinya. Karena itu, pendidikan dan kebudayaan harus berjalan bersama,” ungkap Nur Rohman.
Komitmen tersebut turut diperkuat dengan berbagai capaian di bidang pendidikan dan kebudayaan, termasuk penghargaan terkait revitalisasi bahasa daerah dan Lampung Post Education Award melalui “The Most Adaptive Regional Program for Equitable Educational Access”.
Sementara itu, capaian Dr. Nur Rohman sebagai lulusan terbaik Program Pendidikan dan Pemantapan Pimpinan Angkatan 69 Lemhannas RI menjadi salah satu catatan dalam penguatan kapasitas kepemimpinan dan wawasan kebangsaan. Bagi Pemkab Lampung Tengah, berbagai capaian tersebut menjadi bagian dari proses membangun ekosistem pendidikan yang semakin berkualitas, inklusif dan berkeadilan.
Orang nomor satu di Bumi Beguai Jejamo Wawai itu juga menambahkan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus menjadi bagian integral dari pembangunan daerah.
“Kita ingin melahirkan generasi Lampung Tengah yang unggul secara intelektual, kuat secara karakter, memiliki wawasan kebangsaan, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tetap mencintai budaya daerah,” kata Komang Koheri.
Melalui sinergi pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan, pembangunan sektor pendidikan dan kebudayaan diharapkan semakin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dalam mewujudkan “Lampung Tengah Unggul, Adil, dan Sejahtera Menuju Indonesia Emas 2045.” (R)












