banner 325x300
DaerahLampungLampung TengahNasionalPendidikan

Pelatihan Paskibraka Lamteng Bentuk Generasi Muda Disiplin dan Berkarakter

349
×

Pelatihan Paskibraka Lamteng Bentuk Generasi Muda Disiplin dan Berkarakter

Sebarkan artikel ini

KARYA NASIONAL – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) menggelar pelatihan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya membentuk generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, memiliki mental kuat, kompak, serta menanamkan semangat nasionalisme.

Pelatihan tersebut diawali dengan apel pembukaan yang berlangsung di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, Senin (10/8/2026). Apel dipimpin Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Lampung Tengah, Dr. Candra Puasati, S.Pd., M.Pd., mewakili Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lamteng, I Komang Koheri, S.E., M.Sos.

Sebanyak 27 calon Paskibraka mengikuti rangkaian karantina dan pelatihan yang berlangsung kurang lebih 10 hari, dengan agenda latihan inti selama delapan hari. Para peserta merupakan putra-putri terbaik yang telah melewati proses seleksi untuk dipersiapkan menjalankan tugas sebagai bagian dari pasukan pengibar bendera.

Selain mempersiapkan kemampuan teknis baris-berbaris dan kesiapan fisik, pelatihan Paskibraka juga diarahkan untuk membangun karakter peserta. Nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kekompakan, ketangguhan mental, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara menjadi bagian penting dalam setiap tahapan pembinaan.

Dari 27 peserta tersebut, tiga orang dipercaya mewakili Kabupaten Lampung Tengah di tingkat Provinsi Lampung. Ketiganya yakni Fairuz Duta Nirwana dari MAN 1 Lampung Tengah, Nabila Andini Olivia dari SMA Negeri 1 Terbanggi Besar, serta Ni Kadek Amelia Putri dari SMA Negeri 1 Seputih Banyak.

Dalam arahannya, Dr. Candra Puasati menyampaikan apresiasi kepada seluruh calon Paskibraka yang telah berhasil melewati proses seleksi hingga dipercaya mengikuti pembinaan. Menurutnya, kesempatan tersebut merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh.

Candra menegaskan, pelatihan Paskibraka tidak semata-mata bertujuan menghasilkan pasukan yang mampu melaksanakan tugas pengibaran bendera dengan baik. Lebih dari itu, proses pembinaan diharapkan menjadi sarana membentuk karakter generasi muda agar memiliki kedisiplinan dan rasa tanggung jawab yang kuat.

“Selain kemampuan baris-berbaris dan ketahanan fisik, kami berharap pelatihan Paskibraka dapat membentuk karakter generasi muda yang memiliki kedisiplinan, tanggung jawab, kekompakan, mental yang kuat, serta jiwa nasionalisme,” ujar Candra.

Ia meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan penuh kesungguhan dan kedisiplinan. Para peserta juga diharapkan mampu menjaga kekompakan serta menghormati seluruh arahan yang diberikan para pelatih.

Menurut Candra, proses pelatihan yang dijalani selama masa karantina merupakan kesempatan penting bagi para peserta untuk belajar mengendalikan diri, bekerja sama dalam kelompok, serta membangun mental yang tangguh.

“Selama mengikuti pelatihan, saya minta seluruh peserta menjaga kesehatan, menjaga kondisi fisik, dan mengikuti seluruh arahan dari para pelatih dengan sebaik-baiknya. Jangan memaksakan diri apabila mengalami kendala kesehatan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kondisi fisik merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang keberhasilan pelaksanaan tugas Paskibraka. Karena itu, peserta diminta menjaga kesehatan, istirahat yang cukup, serta mengikuti seluruh program latihan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Lebih jauh, Candra berharap pengalaman selama mengikuti pelatihan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi para peserta. Nilai-nilai yang diperoleh selama pembinaan diharapkan tidak hanya diterapkan ketika menjalankan tugas sebagai Paskibraka, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

“Menjadi Paskibraka bukan hanya tentang mampu berdiri tegap dan melaksanakan tugas pengibaran bendera. Di dalamnya ada nilai disiplin, tanggung jawab, kebersamaan dan kecintaan kepada bangsa yang harus terus dibawa dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Dengan pembinaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dibawah kepemimpinan Plt. Bupati Lamteng, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., berharap para calon Paskibraka Tahun 2026 mampu menjalankan seluruh rangkaian latihan secara optimal dan nantinya dapat melaksanakan tugas kenegaraan dengan penuh tanggung jawab.

Pelatihan Paskibraka sekaligus menjadi momentum bagi Pemkab Lampung Tengah untuk terus mendorong lahirnya generasi muda yang berprestasi, berkarakter, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu menjadi teladan dalam menjaga persatuan dan semangat kebangsaan. Lampung Tengah Unggul, Adil, dan Sejahtera Menuju Indonesia Emas 2045. (R)

2