DaerahLampung TengahPendidikan

Perjuangan Guru Paruh Waktu Mendapat Respons Positif, Ketua PGRI Lampung Tengah Apresiasi Pemkab

Rendra
349
×

Perjuangan Guru Paruh Waktu Mendapat Respons Positif, Ketua PGRI Lampung Tengah Apresiasi Pemkab

Sebarkan artikel ini

Perjuangan para guru paruh waktu dalam menyampaikan aspirasi terkait hak dan masa depan mereka mendapat respons positif dari Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) di bawah kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos.

Ketua PGRI Kabupaten Lampung Tengah, Partila Umar, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemkab Lamteng, khususnya Asisten III Bidang Administrasi Umum, Drs. Eko Dian Susanto, M.I.P., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Tengah, Dr. Nur Rohman, S.E., M.Sos.I., beserta jajaran, serta BPKAD Lamteng, yang telah menerima silaturahmi dan dialog bersama perwakilan guru paruh waktu.

Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi para guru untuk menyampaikan aspirasi secara langsung, terutama mengenai hak-hak serta masa depan mereka sebagai tenaga pendidik.

Menurut Ketua PGRI, sambutan yang diberikan Pemkab Lamteng sangat baik. Perhatian dan respons positif dari pemerintah daerah memberikan harapan sekaligus semangat baru bagi para guru untuk tetap menjalankan tugas dan pengabdian dengan penuh tanggung jawab.

Asisten III Bidang Administrasi Umum, Drs. Eko Dian Susanto, M.I.P., menyampaikan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap aspirasi yang disampaikan para guru. Ia menegaskan, aspirasi tersebut akan menjadi perhatian pemerintah daerah dan ditindaklanjuti sesuai aturan serta kewenangan yang dimiliki.

“Pemerintah daerah tentu mendengarkan dan memahami aspirasi yang disampaikan. Yang terpenting, komunikasi tetap berjalan dengan baik sehingga setiap persoalan dapat dibahas dan dicarikan solusi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Eko Dian Susanto.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Tengah, Dr. Nur Rohman, S.E., M.Sos.I., mengatakan bahwa guru merupakan bagian penting dalam kemajuan pendidikan di Lampung Tengah. Ia berharap para guru tetap semangat menjalankan tugas dan menjaga komunikasi yang baik dalam menyampaikan setiap aspirasi.

“Kami sangat menghargai perjuangan dan pengabdian para guru. Aspirasi yang disampaikan menjadi bagian dari perhatian kami. Mari terus membangun komunikasi yang baik dan bersama-sama menjaga kualitas pendidikan di Lampung Tengah,” kata Nur Rohman.

Respons tersebut mendapat apresiasi dari PGRI Kabupaten Lampung Tengah. Ketua PGRI Lamteng, Partila Umar, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa perjuangan para guru memang membutuhkan proses, kesabaran, dan komunikasi yang terus dijaga.

“Semua butuh perjuangan, dan perjuangan membutuhkan proses. Insyaallah, setiap perjuangan yang dilakukan dengan ketulusan dan kesabaran akan berbuah manis. Tidak ada perjuangan yang sia-sia,” ujar Partila.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Lampung Tengah yang telah membuka ruang dialog dan menerima aspirasi para guru dengan baik.

“Terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Tengah, Pak Asisten III Drs. Eko Dian Susanto, Pak Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dr. Nur Rohman beserta jajaran, dan teman-teman BPKAD yang telah memberikan ruang untuk berdialog,” ungkapnya.

Partila berharap proses yang telah berjalan dapat menjadi langkah awal yang baik bagi para guru paruh waktu. Menurutnya, perjuangan tidak berhenti setelah aspirasi disampaikan, tetapi harus terus dikawal dengan cara yang santun, konstruktif, dan penuh tanggung jawab.

PGRI Kabupaten Lampung Tengah juga terus berkomitmen untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperjuangkan kepentingan guru sekaligus mendukung kemajuan pendidikan. Para guru pun diharapkan tetap tenang, sabar, dan optimistis dalam menjalankan pengabdian.

“Tetap semangat, wahai para pahlawan pendidikan, para pelukis masa depan bangsa. Tak ada perjuangan yang sia-sia. Semoga setiap proses yang kita lalui membawa hasil terbaik bagi guru dan pendidikan di Lampung Tengah,” pungkas Ketua PGRI Lamteng. (R)

2