Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) terus memperkuat peran kader dalam pemberdayaan keluarga dan masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan pembinaan kader PKK di Kecamatan Bandar Mataram dan Seputih Mataram, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Kampung Terbanggi Mulya, Kecamatan Bandar Mataram, tersebut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Tengah, Ni Ketut Dewi Nadi Koheri, S.T., M.Sos., Camat Bandar Mataram Dedi Fadilah Alida, S.E., M.M., Camat Seputih Mataram Fran Daromes Alida, S.E., kepala kampung beserta istri, jajaran TP PKK Kabupaten Lampung Tengah, Ketua Pokja IV PKK Kabupaten, serta para pengurus dan kader PKK kecamatan dan kampung.
Pembinaan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan kader dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK. Kader didorong agar tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga mampu hadir dan memberikan manfaat langsung bagi keluarga serta masyarakat.
Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Tengah, Ni Ketut Dewi Nadi, mengatakan keberadaan kader memiliki peran penting karena bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Menurutnya, 10 Program Pokok PKK merupakan landasan utama dalam menjalankan gerakan PKK yang menyentuh berbagai aspek kehidupan keluarga dan masyarakat.
10 program PKK tersebut meliputi Penghayatan dan Pengamalan Pancasila, Gotong Royong, Pangan, Sandang, Tata Laksana Rumah Tangga, Pendidikan dan Keterampilan, Kesehatan, Pengembangan Kehidupan Berkoperasi, Kelestarian Lingkungan Hidup, serta Perencanaan Sehat.
Karena itu, Ni Ketut Dewi Nadi Koheri menilai pemahaman kader terhadap setiap program sangat penting agar pelaksanaannya tidak sekadar menjadi kegiatan rutin, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kader PKK adalah ujung tombak pemberdayaan keluarga. Dari keluarga yang kuat, akan tumbuh masyarakat yang kuat. Karena itu, kader harus terus bergerak, belajar, dan hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Ni Ketut Dewi Nadi.
Ia juga menekankan bahwa pelaksanaan 10 Program Pokok PKK harus dilakukan secara nyata dan berkelanjutan. Setiap program diharapkan mampu menjawab kebutuhan keluarga, mulai dari peningkatan kesehatan, pendidikan dan keterampilan, ketahanan pangan, penguatan ekonomi keluarga, hingga kepedulian terhadap lingkungan.
“Kita ingin setiap program PKK benar-benar dirasakan manfaatnya oleh keluarga. Semangatnya adalah gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian terhadap masyarakat,” katanya.
Ni Ketut Dewi Nadi juga mendorong para kader untuk terus membangun komunikasi dan koordinasi, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga kampung. Dengan koordinasi yang baik, berbagai program pemberdayaan diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Camat Bandar Mataram Dedi Fadilah Alida, mengapresiasi kegiatan pembinaan tersebut. Menurutnya, penguatan kapasitas kader PKK penting untuk mendukung pembangunan masyarakat hingga tingkat kampung.
“Kader PKK memiliki kedekatan dengan masyarakat. Karena itu, pembinaan seperti ini sangat penting agar kader semakin memahami tugas dan mampu membantu masyarakat sesuai dengan kebutuhan di wilayahnya,” ujar Camat Bandar Mataram.
Kegiatan pembinaan juga diharapkan semakin mempererat sinergi antara TP PKK Kabupaten Lampung Tengah, pemerintah kecamatan, pemerintah kampung dan masyarakat. Dengan kader yang semakin aktif, solid, dan memiliki pemahaman yang baik, TP PKK Lampung Tengah optimistis gerakan pemberdayaan keluarga dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong, PKK diharapkan mampu menjadi penggerak keluarga yang lebih mandiri, sehat, sejahtera, dan berdaya, sejalan dengan upaya mewujudkan Lampung Tengah Unggul, Adil, dan Sejahtera Menuju Indonesia Emas 2045. (R)
