Dukungan pemerintah pusat terhadap penguatan sektor pertanian di Kabupaten Lampung Tengah kembali diwujudkan melalui penyaluran berbagai sarana dan alat pertanian kepada kelompok tani di Kecamatan Seputih Raman.
Bantuan dari Kementerian Pertanian tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., bersama Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri, S.E., M.Sos., dalam rangkaian Panen Raya Padi Program Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS) di Desa Rama Nirwana, Kamis (20/8/2026).
Penyerahan bantuan ini menjadi bagian dari upaya mempercepat transformasi pertanian melalui mekanisasi dan pemanfaatan teknologi, sekaligus mendorong peningkatan produktivitas, efisiensi biaya produksi, serta kesejahteraan petani di Lampung Tengah.
Sejumlah bantuan yang disalurkan meliputi satu unit combine harvester besar, satu unit drone pertanian, pupuk organik, benih padi, irigasi perpompaan, Program Listrik Masuk Sawah, serta bahan dan alat pembuatan PHC.
Bantuan satu unit combine harvester besar diberikan kepada Gapoktan Harapan Maju. Kehadiran alat tersebut diharapkan dapat mempercepat proses panen, mengurangi ketergantungan terhadap tenaga kerja manual, sekaligus meningkatkan efisiensi usaha tani.
Sementara itu, Poktan Sri Rejeki I menerima satu unit drone pertanian dan 500 kilogram pupuk organik. Sedangkan Poktan Sri Rejeki III memperoleh satu paket bahan dan alat pembuatan PHC serta 500 kilogram benih padi Inpago 12. Dukungan lainnya diberikan kepada Gapoktan Harapan Maju berupa satu paket Program Listrik Masuk Sawah dan kepada Poktan Mardi Masa II berupa satu unit irigasi perpompaan.
Bantuan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam membangun ekosistem pertanian yang tidak hanya mengandalkan peningkatan produksi, tetapi juga mengedepankan efisiensi, teknologi, mekanisasi, serta pengelolaan sumber daya pertanian secara berkelanjutan.
Plh. Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Tin Latifah, S.P., M.Si., mengatakan bantuan yang disalurkan diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani.
βBantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga mampu mendukung peningkatan produktivitas dan memperkuat penerapan pertanian modern di tingkat petani,β ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengapresiasi sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam memberikan dukungan nyata kepada para petani. Menurutnya, penerapan teknologi dan mekanisasi merupakan langkah penting dalam meningkatkan efisiensi sekaligus produktivitas sektor pertanian.
Di sisi lain, Plt. Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian serta Pemerintah Provinsi Lampung atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat, khususnya para petani di Lampung Tengah.
βAtas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dan mewakili masyarakat, khususnya para petani penerima bantuan, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian serta Gubernur Lampung atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada sektor pertanian di Lampung Tengah,β ujar I Komang Koheri.
Orang nomor satu di Bumi Beguai Jejamo Wawai itu berharap bantuan tersebut tidak hanya diterima, tetapi benar-benar dimanfaatkan dan dikelola secara optimal oleh kelompok tani.
βKami berharap bantuan ini dapat digunakan, dirawat dan dikelola dengan baik sehingga memberikan manfaat berkelanjutan, meningkatkan produktivitas pertanian, menekan biaya produksi dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan petani,β tambahnya.
PM-AAS Dorong Produktivitas Pertanian
Penyaluran bantuan tersebut menjadi semakin strategis seiring keberhasilan penerapan Program PM-AAS di Desa Rama Nirwana. Demfarm PM-AAS dikembangkan pada lahan sekitar 100 hektare, melibatkan empat kelompok tani dan sekitar 77 petani. Hasil ubinan mencapai sekitar 11,4 ton per hektare, sebuah capaian yang dinilai menjanjikan, terlebih kegiatan budidaya berlangsung pada kondisi musim kemarau.
Capaian tersebut menjadi gambaran bahwa penerapan mekanisasi, teknologi, dukungan sarana produksi, pengairan serta pendampingan kepada petani mampu memberikan dampak positif terhadap produktivitas pertanian.
Panen raya sekaligus penyerahan bantuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara Kementerian Pertanian, Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dalam mendorong terwujudnya pertanian yang modern, produktif, efisien dan berkelanjutan.
Dukungan tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyerahan bantuan, tetapi menjadi bagian dari proses transformasi pertanian yang mampu meningkatkan daya saing sekaligus memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat petani di Lampung Tengah. (R)
