PASAR & KOMODITAS
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
DaerahHeadlineKesehatanLampungLampung Tengah

Launching Website Peduli TB Lampung, Pemkab Lampung Tengah Perkuat Komitmen Eliminasi Tuberkulosis

Rendra
326
×

Launching Website Peduli TB Lampung, Pemkab Lampung Tengah Perkuat Komitmen Eliminasi Tuberkulosis

Sebarkan artikel ini

Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) memperkuat komitmennya dalam mendukung percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) di Provinsi Lampung.

Hal tersebut ditunjukkan melalui kehadiran dan keterlibatan sejumlah Kepala Perangkat Daerah Pemkab Lampung Tengah, mewakili Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lamteng, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., dalam Launching Website Peduli TB Lampung dan Pelantikan KOPI TB se-Provinsi Lampung Tahun 2026, yang digelar di Emercia Hotel Bandar Lampung, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P., FISR, Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, M.M., serta sejumlah unsur pemerintah dan organisasi yang bergerak dalam upaya penanggulangan TB.

Peluncuran Website Peduli TB Lampung menjadi langkah penting dalam memperluas penyebarluasan informasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan, deteksi dini, serta penanganan Tuberkulosis. Sementara itu, pelantikan KOPI TB se-Provinsi Lampung diharapkan semakin memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat eliminasi TB.

Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Octavianus menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menghadapi persoalan Tuberkulosis. Menurutnya, percepatan eliminasi TB membutuhkan penguatan deteksi dini, pengobatan yang tuntas, serta keterlibatan aktif pemerintah dan masyarakat.

β€œPenanggulangan TB membutuhkan kerja bersama. Edukasi, penemuan kasus secara dini, dan memastikan pasien mendapatkan pengobatan sampai tuntas menjadi bagian penting untuk memutus mata rantai penularan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, M.M., menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan.

β€œKita ingin penanggulangan TB dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan. Sinergi lintas sektor menjadi kekuatan untuk mempercepat pencapaian eliminasi TB di Provinsi Lampung,” kata Jihan.

Sejalan dengan komitmen tersebut, Plt. Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri, menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung program penanggulangan TB melalui kolaborasi lintas perangkat daerah.

β€œPenanggulangan Tuberkulosis bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan. Dibutuhkan komitmen dan kerja bersama seluruh perangkat daerah serta masyarakat. Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah siap memperkuat sinergi untuk mendukung percepatan eliminasi TB,” tegas Komang Koheri.

Menurutnya, keberadaan Website Peduli TB Lampung juga dapat menjadi sarana edukasi yang membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai TB secara lebih mudah.

“Masyarakat Lampung Tengah diharapkan semakin memahami pentingnya mengenali gejala, melakukan pemeriksaan, serta mengikuti pengobatan hingga tuntas apabila dinyatakan positif TB,” ujar orang nomor satu di Bumi Beguai Jejamo Wawai tersebut.

Di Kabupaten Lampung Tengah, dukungan terhadap program tersebut melibatkan sejumlah perangkat daerah. Keterlibatan lintas sektor dinilai penting untuk memperkuat koordinasi sekaligus memastikan upaya pencegahan dan penanganan TB berjalan secara terpadu.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kepala Dinas Kominfotik Lampung Tengah Dina Tyagita Vidya, S.H., M.H., Kepala Dinas Sosial Lampung Tengah Ari Nugraha Mukti, S.STP., M.M., Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (PMK) Lampung Tengah Fathol Arifin, S.I.P., M.M., dan jajaran dinas terkait lainnya.

Kehadiran jajaran perangkat daerah tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan kolaborasi lintas sektor dalam penanggulangan TB, sekaligus menunjukkan bahwa persoalan kesehatan masyarakat membutuhkan keterlibatan berbagai sektor, tidak hanya bidang kesehatan.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat gerakan bersama antara pemerintah, tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan menuju Lampung yang lebih sehat dan terbebas dari Tuberkulosis. (R)

HAK CIPTA DILINDUNGI
Dilarang mengutip atau menyalin artikel tanpa mencantumkan link sumber resmi Karya Nasional.

2