PASAR & KOMODITAS
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
DaerahHeadlineLampungLampung TengahMesuji

Bapenda Mesuji Kunjungi Bapenda Lampung Tengah Pelajari Pengelolaan MBLB

Rendra
351
×

Bapenda Mesuji Kunjungi Bapenda Lampung Tengah Pelajari Pengelolaan MBLB

Sebarkan artikel ini

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mesuji, Dr. Taufiq Widodo, S.I.P., M.I.P., beserta jajarannya melakukan kunjungan kerja ke Bapenda Kabupaten Lampung Tengah, Senin (7/9/2026).

Kunjungan tersebut disambut langsung Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bapenda Lampung Tengah, Dr. (Can) Muhammad Arnez, S.E., M.Si., beserta jajaran.

Pertemuan menjadi momentum bagi kedua daerah untuk bertukar pengalaman dan informasi terkait pengelolaan pendapatan daerah, khususnya sektor Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB).

Kunjungan Bapenda Mesuji ini semakin menarik perhatian karena Lampung Tengah menjadi salah satu daerah yang dinilai berhasil dalam pengelolaan sektor MBLB di Provinsi Lampung. Bahkan, berdasarkan capaian yang menjadi bahan pembelajaran dalam kunjungan tersebut, MBLB Lampung Tengah berada di peringkat pertama terbaik di Provinsi Lampung.

Selain sektor MBLB, Lampung Tengah juga mencatat capaian pada sejumlah sektor pendapatan lainnya. Dalam Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Lampung Tengah berada di peringkat kedua setelah Kota Bandar Lampung. Sementara dari sisi jumlah perusahaan, Lampung Tengah juga berada di peringkat kedua setelah Kabupaten Lampung Selatan.

Capaian tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa potensi pendapatan daerah di Lampung Tengah terus mendapat perhatian dan dikelola melalui penguatan tata kelola, koordinasi serta optimalisasi sumber-sumber penerimaan daerah.

Melalui kunjungan tersebut, Bapenda Mesuji ingin melihat secara langsung strategi, mekanisme, serta langkah-langkah yang diterapkan Lampung Tengah dalam mengoptimalkan penerimaan daerah dari sektor MBLB.

Kepala Bapenda Mesuji, Dr. Taufiq Widodo mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengelolaan pendapatan daerah di Kabupaten Mesuji.

β€œKami datang ke Lampung Tengah untuk belajar dan bertukar pengalaman, khususnya mengenai pengelolaan MBLB. Kami melihat ada hal-hal positif yang bisa menjadi referensi dan bahan evaluasi bagi kami di Mesuji,” ujar Taufiq.

Menurutnya, berbagi pengalaman antardaerah merupakan langkah positif untuk mendorong inovasi sekaligus meningkatkan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

β€œHarapannya, dari kunjungan ini kami mendapatkan masukan dan pengalaman yang dapat kami adaptasi sesuai dengan kondisi serta potensi yang ada di Kabupaten Mesuji,” tambahnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Bapenda Lampung Tengah, Dr. Muhammad Arnez, menyambut baik kunjungan jajaran Bapenda Mesuji tersebut. Menurutnya, pertukaran informasi dan pengalaman antarpemerintah daerah penting dilakukan untuk meningkatkan kualitas tata kelola pendapatan daerah.

β€œKami menyambut baik kunjungan dari Bapenda Mesuji. Apa yang sudah kami lakukan dalam pengelolaan MBLB tentu masih terus kami evaluasi dan sempurnakan. Jika ada hal yang baik dan bisa diterapkan di daerah lain, tentu dengan senang hati kami berbagi pengalaman,” ujar Arnez.

Ia menjelaskan, optimalisasi pendapatan dari sektor MBLB tidak semata-mata berorientasi pada peningkatan penerimaan daerah. Pengelolaannya harus dilakukan secara tertib, transparan, terukur, serta tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan.

β€œPrinsipnya, bagaimana potensi daerah dapat dikelola secara optimal, tetapi tetap mengedepankan kepatuhan, transparansi dan akuntabilitas. Kami juga terus melakukan pembenahan agar sistem yang berjalan semakin baik,” katanya.

Menurut Arnez, capaian yang diraih Lampung Tengah merupakan hasil kerja bersama dan tidak terlepas dari dukungan serta arahan pimpinan daerah dalam mendorong perangkat daerah meningkatkan kinerja dan menggali potensi pendapatan secara optimal.

Upaya tersebut sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah di bawah kepemimpinan Plt. Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., yang terus mendorong perangkat daerah agar bekerja profesional, inovatif dan akuntabel.

Penguatan pengelolaan MBLB, Opsen PKB maupun pendataan perusahaan menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas fiskal daerah. Semakin optimal potensi pendapatan dikelola, semakin besar pula ruang fiskal yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Kinerja tersebut sekaligus menunjukkan bahwa optimalisasi PAD membutuhkan sinergi antara pimpinan daerah, perangkat daerah, dunia usaha dan seluruh pemangku kepentingan.

Kunjungan Bapenda Mesuji diharapkan semakin memperkuat sinergi antardaerah sekaligus membuka ruang pertukaran pengetahuan dan inovasi dalam pengelolaan PAD.

Dengan capaian MBLB peringkat pertama terbaik di Provinsi Lampung, Opsen PKB peringkat kedua setelah Bandar Lampung, serta jumlah perusahaan peringkat kedua setelah Lampung Selatan, Lampung Tengah memiliki pengalaman yang dapat menjadi referensi bagi daerah lain dalam mengembangkan tata kelola pendapatan daerah.

Semangat berbagi pengalaman tersebut menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola pendapatan yang semakin efektif, transparan dan akuntabel. Pada akhirnya, peningkatan PAD diharapkan mampu memperkuat pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik guna mewujudkan Lampung Tengah Unggul, Adil dan Sejahtera Menuju Indonesia Emas. (R)

HAK CIPTA DILINDUNGI
Dilarang mengutip atau menyalin artikel tanpa mencantumkan link sumber resmi Karya Nasional.

2