Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) di bawah kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati I Komang Koheri, S.E., M.Sos., terus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan dan penanganan stunting melalui Program Inovasi SEKINKER GELOWING.
Program yang mengedepankan kolaborasi lintas sektor tersebut hadir di Kecamatan Anak Tuha, Selasa (29/9/2026), dengan menghadirkan berbagai pelayanan dan kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat hingga tingkat kampung.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Senam SEKINKER GELOWING di Lapangan Kantor Kecamatan Anak Tuha. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan berbagai program dan pelayanan di bidang sosial, pendidikan, kesehatan, keluarga berencana, administrasi kependudukan, keagamaan, olahraga, serta pemberdayaan masyarakat.

Sejumlah kegiatan yang dilaksanakan antara lain Launching Sekolah 12 Kampung se-Kecamatan Anak Tuha, penyerahan bantuan sembako dan kursi roda kepada masyarakat, literasi dan membaca bersama pelajar, Cek Kesehatan Gratis (CKG), sunatan massal, pelayanan Keluarga Berencana (KB), pelayanan KTP dan KK gratis, bakti sosial, serta Launching Majelis Taklim Al Khoir.
Plt. Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri, S.E., M.Sos., menegaskan bahwa pelaksanaan SEKINKER GELOWING harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas kesehatan.
Menurutnya, persoalan kemiskinan dan stunting tidak dapat ditangani oleh satu sektor saja, tetapi membutuhkan sinergi antara perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah kampung, dunia usaha, organisasi masyarakat, serta masyarakat.

βSEKINKER GELOWING harus menjadi ruang kolaborasi dalam upaya pengentasan kemiskinan. Kita ingin berbagai program pemerintah dapat menyentuh langsung masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan dukungan dalam bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan keluarga, sosial dan ekonomi,β ujar I Komang Koheri.
Ia menekankan agar berbagai program yang dilaksanakan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi memiliki keberlanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


βKuncinya adalah kolaborasi. Setiap unsur harus mengambil peran sehingga program yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat,β tegasnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lampung Tengah Ir. Rony Witono, S.T., M.M., IPM., ASEAN Eng., menegaskan bahwa SEKINKER GELOWING merupakan program yang fokus pada pengentasan kemiskinan dan penanganan stunting melalui kolaborasi lintas sektor.
βSEKINKER GELOWING ini fokus pada pengentasan kemiskinan dan stunting. Kita ingin masyarakat yang membutuhkan bisa kita identifikasi, kemudian kita intervensi sesuai dengan kebutuhannya. Karena kemiskinan dan stunting saling berkaitan, penanganannya juga harus dilakukan secara bersama-sama,β ujar Rony Witono.

Menurut Rony, pendekatan tersebut diarahkan agar intervensi pemerintah lebih tepat sasaran dan tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan semata.
βJadi bukan hanya kegiatan hari ini, tetapi bagaimana setelah masyarakat kita identifikasi, ada tindak lanjut dan pendampingan. Kita ingin masyarakat semakin sehat, memiliki akses pelayanan yang baik, dan secara ekonomi semakin mandiri,β ungkapnya.
Sementara itu, Camat Anak Tuha Gafur Akbar, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan SEKINKER GELOWING di wilayahnya.
Menurut Gafur, hadirnya berbagai program dalam satu rangkaian kegiatan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh pelayanan sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah dengan warga.

βKami menyambut baik pelaksanaan SEKINKER GELOWING di Kecamatan Anak Tuha. Kami siap mendukung dan mengawal program pemerintah daerah hingga tingkat kampung, terutama yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat,β ujar Gafur.
Diketahui, SEKINKER GELOWING merupakan akronim dari βSEjahterakan masyarakat misKIN, KERja sama CSR, GErebek Lawan, dan Waspada stuntING.β
Program inovasi tersebut digagas oleh Plt. Kepala Bappeda Lampung Tengah Ir. Rony Witono, S.T., M.M., IPM., ASEAN Eng., sebagai pendekatan pembangunan yang mengedepankan kolaborasi lintas sektor.

Melalui konsep tersebut, berbagai intervensi pemerintah dan pemangku kepentingan diarahkan untuk mendukung pengentasan kemiskinan sekaligus memperkuat pencegahan dan penanganan stunting melalui integrasi program pendidikan, kesehatan, keluarga berencana, sosial, pemberdayaan, serta pelayanan administrasi dasar.
Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Baznas dan dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), menjadi bagian dari pendekatan untuk memperkuat dukungan terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Dengan pendekatan tersebut, SEKINKER GELOWING diarahkan tidak sekadar menjadi rangkaian pelayanan, tetapi menjadi gerakan kolaboratif untuk mengidentifikasi masyarakat yang membutuhkan, menghadirkan intervensi yang tepat, menekan angka kemiskinan, serta mencegah dan menangani stunting.

Turut mendampingi Plt. Bupati Lampung Tengah dalam kegiatan tersebut, Plt. Ketua TP PKK Lampung Tengah Ni Ketut Dewi Nadi Koheri, S.T., M.Sos.; Plt. Kepala Bappeda Lampung Tengah Ir. Rony Witono, S.T., M.M., IPM., ASEAN Eng.; Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Lampung Tengah Dr. Candra Puasati, S.Pd., M.Pd.; Kepala Dinas Kominfotik Lampung Tengah Dina Tyagita Vidya, S.H., M.H.; Plt. Kepala Dinas PPKB Lampung Tengah Helmiyati, S.Pd., S.E., M.M.; Kepala Dinas PMK Lampung Tengah Fathol Arifin, S.I.P., M.M.; Kepala Dinas PPA Lampung Tengah, serta jajaran perangkat daerah lainnya.
Hadir pula Camat Anak Tuha Gafur Akbar, S.H., M.H.; Camat Padang Ratu Awet Agung Rifai, S.H.; Camat Pubian Chairullah, S.Sos.; Ketua TP PKK Kecamatan Anak Tuha Melinda Gafur, S.E.; para kepala kampung, pengurus dan kader TP PKK serta PERWOSI tingkat kabupaten, kecamatan dan kampung, para guru dan pendamping pendidikan, tokoh agama, serta masyarakat Kecamatan Anak Tuha.
Pelaksanaan SEKINKER GELOWING di Kecamatan Anak Tuha menjadi bagian dari komitmen Pemkab Lamteng untuk memperkuat pengentasan kemiskinan dan penanganan stunting berbasis kolaborasi, dengan mendekatkan berbagai program dan pelayanan pemerintah kepada masyarakat hingga tingkat kampung. (Rendra)
