PASAR & KOMODITAS
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
DaerahHeadlineLampung Tengah

Jambore Ranting Bandar Mataram Kembali Digelar Setelah Enam Tahun Vakum, Diikuti 1.800 Peserta

Rendra
372
×

Jambore Ranting Bandar Mataram Kembali Digelar Setelah Enam Tahun Vakum, Diikuti 1.800 Peserta

Sebarkan artikel ini

Setelah sekitar enam tahun vakum, kegiatan Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Bandar Mataram, Kabupaten Lampung Tengah, kembali digelar. Kegiatan tersebut menjadi momentum kebangkitan kembali gerakan kepramukaan sekaligus wadah pembinaan karakter dan kemandirian generasi muda.

Jambore Ranting dipusatkan di Lapangan Merdeka Jati Datar, Kecamatan Bandar Mataram, dan dilaksanakan selama tiga hari, mulai 1 hingga 3 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti sekitar 1.800 peserta yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP hingga SMA, baik sekolah negeri maupun swasta.

Selain peserta Jambore Ranting, kegiatan tersebut turut dirangkai dengan Prasiaga yang diikuti sekitar 500 anak didik PAUD dan TK, dengan dukungan sebanyak 125 guru dan pembina.

Kegiatan Prasiaga secara resmi dibuka oleh Bunda PAUD Kecamatan Bandar Mataram, Sri Nuryana, S.E., M.M. Kehadiran peserta didik usia dini menjadi bagian dari upaya mengenalkan nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan, keberanian, kemandirian, serta gotong royong sejak usia dini.

Ka. Kwarran Bandar Mataram, Hasimah, S.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan Jambore Ranting tahun ini memiliki makna tersendiri karena kegiatan serupa kembali dilaksanakan setelah cukup lama tidak digelar.

“Momentum ini diharapkan dapat menjadi awal untuk menghidupkan kembali kegiatan kepramukaan secara berkelanjutan di Kecamatan Bandar Mataram yang telah enam tahun vakum,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Jambore Ranting, Samirin Sueparmin, S.Pd., mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada aktivitas kepramukaan, tetapi juga menjadi ruang bagi peserta untuk belajar bersosialisasi, membangun kedisiplinan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab.

“Setelah sekitar enam tahun kegiatan ini tidak dilaksanakan, tahun ini Jambore Ranting kembali digelar di Lapangan Merdeka Jati Datar. Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi wadah pembinaan generasi muda di Bandar Mataram,” ungkapnya.

Dengan jumlah peserta mencapai sekitar 1.800 orang, Jambore Ranting tahun ini menjadi salah satu momentum besar bagi pembinaan anggota Pramuka di Kecamatan Bandar Mataram. Keterlibatan peserta dari jenjang SD, SMP, hingga SMA negeri dan swasta juga memperlihatkan luasnya partisipasi satuan pendidikan dalam kegiatan kepramukaan.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Camat Bandar Mataram, Dedi Fadilah Alida, S.E., M.M. Ia menilai kegiatan kepramukaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak-anak dan generasi muda agar memiliki kedisiplinan, kepedulian sosial, serta semangat kebersamaan.

“Sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan dan pemerintahan kampung, dunia pendidikan, Gerakan Pramuka, orang tua, serta masyarakat menjadi faktor penting agar kegiatan pembinaan generasi muda dapat berjalan secara berkesinambungan,” ujar Camat Bandar Mataram.

Jambore Ranting Bandar Mataram juga mendapat dukungan dari berbagai unsur. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Majelis Cabang Gerakan Pramuka, Kapolsek, Danramil, seluruh kepala kampung beserta istri, serta unsur masyarakat lainnya.

Selain kegiatan kepramukaan, perkemahan tersebut turut memberikan ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk berpartisipasi. Tercatat sekitar 100 pelaku UMKM ikut meramaikan kegiatan, mulai dari usaha kuliner hingga wahana permainan.

Keterlibatan UMKM tersebut membuat Jambore Ranting tidak hanya menjadi ruang pembinaan generasi muda, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Ikatan Kelompok Wanita Tani (IKWT) juga turut ambil bagian dalam memeriahkan kegiatan tersebut.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini menjadi ruang bagi para peserta untuk mengikuti berbagai aktivitas kepramukaan, membangun kekompakan antarpeserta, serta mengembangkan keterampilan dan rasa tanggung jawab. Kegiatan malam dilanjutkan dengan pentas seni yang dilaksanakan peserta perkemahan.

Kegiatan tersebut sejalan dengan semangat pembangunan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah di bawah kepemimpinan Plt. Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., yang terus mendorong penguatan sumber daya manusia, pemberdayaan masyarakat, serta kolaborasi berbagai elemen dalam mendukung pembangunan daerah.

Semangat tersebut menjadi penting karena pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga membutuhkan investasi sosial melalui pendidikan karakter, pembinaan generasi muda, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ekonomi lokal.

Jambore Ranting Bandar Mataram diharapkan menjadi momentum untuk kembali menghidupkan semangat kepramukaan di tingkat ranting sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat setelah enam tahun vakum.

Melalui kegiatan tersebut, generasi muda diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, berkarakter, memiliki kepedulian sosial, serta mampu bekerja sama sebagai bagian dari upaya mewujudkan sumber daya manusia yang unggul. Semangat kebersamaan itu sejalan dengan visi pembangunan β€œLampung Tengah Unggul, Adil, dan Sejahtera Menuju Indonesia Emas 2045.” (Rendra)

HAK CIPTA DILINDUNGI
Dilarang mengutip atau menyalin artikel tanpa mencantumkan link sumber resmi Karya Nasional.

2