METRO – Warga yang didominasi petani padi di Kelurahan Banjarsari Kecamatan Metro Utara, Kota Metro Lampung mengeluhkan gorong-gorong saluran irigasi tersier ambles di Jalan Pattimura yang tidak kunjung diperbaiki meskipun sudah beberapa kali diusulkan, Sabtu (3/10/2026).
“Sudah tau gorong-gorong di Jalan Pattimura ini ambles, tapi gak tau kenapa malah ditimbun sabes kemudian ditimpa aspal akibatnya air tidak bisa mengalir ke persawahan karena tersumbat,” kata Renggo Kaelan ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) makmur, mewakili keluhan para petani.
Ia menambahkan, rusaknya gorong-gorong saluran jaringan irigasi tersier tersebut telah berlangsung lebih dari satu tahun. Akibatnya 47 hektar lahan persawahan di Banjarsari mengalami kesulitan air dan berdampak gagal panen saat musim tanam.

Renggo mengaku langkah P3A selama ini sudah berusaha mencari jalan yang terbaik dengan cara mengajukan proposal ke pihak terkait, namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut dari Pemerintah.
“Kami sudah berupaya mencari solusi dengan mengajukan proposal ke Dinas Pertanian dan Dinas PU Kota Metro termasuk balai besar Provinsi Lampung, bahkan kami juga sudah melakukan koordinasi dengan lurah serta camat dan Walikota Metro tapi belum ada tanda-tanda untuk perbaikan,” imbuhnya.
Ia menegaskan, jika musim tanam tahun 2026 tidak ada perbaikan dari pemerintah, maka masyarakat terpaksa gotong-royong membedah Jalan Pattimura. Meskipun, kendalanya mengganggu jalur lalu lintas di Jalan Pattimura.
“Tetapi hal ini memang harus kami lakukan demi untuk menyambung keberlangsungan pertanian yang ada di Banjarsari,” ujarnya.
Oleh karena itu, Ia berharap kepada Pemerintah Kota Metro ataupun Pemerintah Provinsi Lampung untuk segera memperbaiki gorong- gorong jaringan aliran irigasi tersier tersebut sehingga warga tidak lagi kesulitan untuk mendapatkan air terutama saat musim kemarau.
“Kami berharap irigasi ini segera diperbaiki, karena sangat menyulitkan masyarakat khususnya petani padi bila musim kemarau ataupun musim tanam,” tandasnya.
Wahyu/Red
