PASAR & KOMODITAS
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
BUDAYADaerahHeadlineLampungLampung TengahNasional

Ni Ketut Dewi Nadi: Bangga Mengenakan Tapis Lampung, Bangga Melestarikan Budaya Daerah

Rendra
559
×

Ni Ketut Dewi Nadi: Bangga Mengenakan Tapis Lampung, Bangga Melestarikan Budaya Daerah

Sebarkan artikel ini

Mengenakan Tapis Lampung menjadi salah satu cara untuk menunjukkan kecintaan terhadap budaya daerah. Hal tersebut ditunjukkan Plt. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Tengah, Ny. Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri, S.T., M.Sos., dalam momentum ulang tahun Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Ny. Purnama Wulan Sari Mirza, S.E., M.M., pada 5 Oktober 2026.

Dalam momentum tersebut, Ni Ketut Dewi Nadi tampil mengenakan Tapis Lampung. Baginya, Tapis bukan sekadar kain atau busana tradisional, melainkan bagian dari identitas dan kekayaan budaya Lampung yang memiliki nilai seni serta warisan leluhur yang harus terus dijaga dan dilestarikan.

β€œSaya bangga mengenakan Tapis Lampung. Bagi saya, Tapis bukan hanya busana, tetapi bagian dari identitas dan warisan budaya Lampung yang harus kita cintai dan lestarikan,” ujar Ni Ketut Dewi Nadi.

Menurutnya, kecintaan terhadap budaya daerah dapat diwujudkan melalui berbagai hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya dengan bangga mengenakan dan memperkenalkan produk budaya Lampung, termasuk Tapis.

Ia berharap masyarakat tidak hanya mengenal Tapis sebagai kain tradisional, tetapi juga memahami nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Dengan demikian, Tapis dapat terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

β€œMari kita semua bangga menggunakan Tapis Lampung. Jangan sampai generasi kita hanya mengenal Tapis sebagai cerita dari masa lalu. Kita harus menjadikannya bagian dari kehidupan dan kebanggaan kita hari ini,” tegasnya.

Ni Ketut Dewi Nadi juga secara khusus mengajak generasi muda untuk ikut menjaga keberadaan Tapis Lampung. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam memperkenalkan budaya daerah agar tetap dikenal dan dihargai di tengah perkembangan zaman.

β€œSaya mengajak seluruh masyarakat Lampung, terutama anak-anak muda, untuk tidak malu mengenakan Tapis. Justru kita harus bangga. Dengan mengenakan Tapis, kita ikut menjaga karya para leluhur, mendukung para perajin, sekaligus memperkenalkan budaya Lampung kepada masyarakat luas,” ungkapnya.

Ia menambahkan, penggunaan Tapis tidak harus terbatas pada kegiatan tertentu. Tapis dapat dikenakan dalam berbagai momentum, mulai dari kegiatan resmi, kegiatan keluarga hingga kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Baginya, semakin sering masyarakat menggunakan dan memperkenalkan Tapis Lampung, semakin kuat pula upaya menjaga keberlangsungan budaya tersebut.

β€œBudaya akan tetap hidup kalau kita mau menggunakannya, mengenalkannya, dan mewariskannya. Mari kita rawat Tapis Lampung bersama-sama. Bangga mengenakan Tapis berarti ikut menjaga identitas dan kehormatan budaya Lampung,” pungkasnya.

Dalam momentum yang sama, Ni Ketut Dewi Nadi turut menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Ny. Purnama Wulan Sari Mirza, S.E., M.M. Ia berharap pertambahan usia tersebut menjadi momentum untuk terus memberikan inspirasi, semangat positif, serta pengabdian bagi keluarga dan masyarakat.

β€œSaya mengucapkan selamat ulang tahun kepada Ibu Ny. Purnama Wulan Sari Mirza. Semoga di usia yang baru ini senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, kekuatan, serta kesuksesan dalam menjalankan tugas dan pengabdian. Semoga semakin banyak hal baik yang dapat diberikan untuk keluarga dan masyarakat,” ucap Ni Ketut Dewi Nadi.

Momentum tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pelestarian budaya dapat dimulai dari diri sendiri. Mengenakan Tapis Lampung bukan sekadar pilihan dalam berbusana, tetapi juga menjadi wujud kebanggaan terhadap identitas dan kekayaan budaya daerah.

β€œSelamat ulang tahun Ny. Purnama Wulan Sari Mirza, S.E., M.M. Semoga senantiasa sehat, bahagia, dan terus menginspirasi dalam pengabdian kepada masyarakat.” (Rendra)

HAK CIPTA DILINDUNGI
Dilarang mengutip atau menyalin artikel tanpa mencantumkan link sumber resmi Karya Nasional.

2