PASAR & KOMODITAS
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
BUDAYADaerahHeadlineLampung TengahNasional

Hari Kebudayaan Nasional 2026, Plt. Bupati Lamteng Ajak Masyarakat Lestarikan Warisan Budaya Bangsa

Rendra
474
×

Hari Kebudayaan Nasional 2026, Plt. Bupati Lamteng Ajak Masyarakat Lestarikan Warisan Budaya Bangsa

Sebarkan artikel ini

Peringatan Hari Kebudayaan Nasional pada 17 Oktober 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap kekayaan budaya Indonesia. Keberagaman tradisi, bahasa daerah, seni, adat istiadat, serta nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur merupakan identitas bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan bersama.

Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan Hari Kebudayaan Nasional sebagai pengingat pentingnya menjaga warisan budaya sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman.

Menurutnya, kebudayaan bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan bagian penting dari kehidupan masyarakat yang terus berkembang mengikuti perubahan zaman. Nilai-nilai budaya mengajarkan kebersamaan, gotong royong, toleransi, penghormatan terhadap sesama, serta semangat membangun kehidupan yang harmonis.

β€œKebudayaan adalah jati diri bangsa yang harus kita jaga, kita rawat, dan kita wariskan kepada generasi penerus. Kemajuan zaman tidak boleh membuat kita melupakan akar budaya sendiri. Sebaliknya, budaya harus menjadi kekuatan untuk membangun karakter masyarakat yang berintegritas, berkepribadian, dan saling menghormati,” ujar I Komang Koheri, Sabtu (17/10/2026).

Ia menegaskan bahwa Kabupaten Lampung Tengah memiliki kekayaan budaya yang tumbuh dari keberagaman masyarakatnya. Tradisi adat Lampung, kesenian daerah, bahasa, kuliner khas, serta berbagai tradisi masyarakat merupakan aset berharga yang perlu terus diperkenalkan dan dikembangkan agar tetap hidup di tengah masyarakat.

β€œLampung Tengah adalah rumah bersama bagi masyarakat yang memiliki latar belakang budaya yang beragam. Keberagaman ini merupakan kekuatan yang harus kita pelihara. Dengan saling menghormati adat istiadat, tradisi, dan kebiasaan masing-masing, kita dapat memperkuat persaudaraan serta menjaga kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya.

Komang Koheri juga menekankan pentingnya peran keluarga, lembaga pendidikan, komunitas seni, tokoh adat, serta generasi muda dalam menjaga keberlangsungan kebudayaan. Penanaman nilai-nilai budaya sejak dini dinilai menjadi langkah strategis untuk membangun generasi yang tidak hanya cakap menghadapi perkembangan teknologi, tetapi juga memiliki karakter dan kepedulian terhadap identitas bangsa.

β€œSaya mengajak generasi muda Lampung Tengah untuk bangga terhadap budaya daerahnya. Kenali tradisi, pelajari kesenian, gunakan kesempatan untuk berkarya, dan manfaatkan teknologi digital untuk memperkenalkan kekayaan budaya kita kepada masyarakat luas. Jadilah generasi yang maju dalam pemikiran, tetapi tetap berpegang teguh pada nilai-nilai luhur bangsa,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pelestarian kebudayaan juga dapat menjadi peluang untuk mendorong pengembangan pariwisata, ekonomi kreatif, serta pemberdayaan pelaku seni dan usaha masyarakat. Kegiatan festival budaya, pertunjukan kesenian, pameran kerajinan, dan promosi produk lokal dapat menjadi sarana memperkenalkan potensi daerah sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

β€œPelestarian budaya harus memberikan ruang bagi para seniman, budayawan, pelaku usaha kreatif, dan komunitas masyarakat untuk terus berkarya. Kita ingin budaya tidak hanya dikenal sebagai warisan leluhur, tetapi juga menjadi sumber inspirasi, kebanggaan, dan peluang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, lanjutnya, memandang kebudayaan sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah. Kemajuan tidak hanya diukur melalui pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga melalui kemampuan masyarakat menjaga identitas, memperkuat karakter, serta mempertahankan nilai-nilai kebersamaan di tengah dinamika kehidupan modern.

Pada momentum Hari Kebudayaan Nasional 2026 ini, Komang Koheri mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan keberagaman sebagai perekat persatuan dan menjadikan budaya sebagai fondasi dalam membangun daerah yang maju, harmonis, serta berdaya saing. Semangat gotong royong dan filosofi Beguwai Jejamo Wawai, yang mencerminkan semangat bekerja bersama untuk kebaikan, diharapkan terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Lampung Tengah.

β€œMari kita jaga dan lestarikan kebudayaan sebagai warisan berharga bagi generasi mendatang. Dengan semangat kebersamaan, saling menghargai, dan bangga terhadap identitas bangsa, kita wujudkan Lampung Tengah yang Unggul, Adil, dan Sejahtera Menuju Indonesia Emas 2045,” tutup I Komang Koheri. (Rendra)

HAK CIPTA DILINDUNGI
Dilarang mengutip atau menyalin artikel tanpa mencantumkan link sumber resmi Karya Nasional.

2