PASAR & KOMODITAS
๐Ÿ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
๐Ÿ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
๐Ÿ›ข๏ธ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
๐Ÿ’ต USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
๐Ÿ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
๐Ÿช™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
๐Ÿ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
๐Ÿ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
๐Ÿ›ข๏ธ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
๐Ÿ’ต USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
๐Ÿ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
๐Ÿช™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
DaerahHeadlineLampung Tengah

Pimpin Rapat TP PKK, Ni Ketut Dewi Nadi Matangkan Agenda Akhir Tahun 2026 dan RKA 2027

Rendra
444
×

Pimpin Rapat TP PKK, Ni Ketut Dewi Nadi Matangkan Agenda Akhir Tahun 2026 dan RKA 2027

Sebarkan artikel ini

Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lampung Tengah, Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri, S.T., M.Sos., memimpin rapat pembahasan rencana kegiatan Novemberโ€“Desember 2026 sekaligus Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) TP PKK Tahun 2027, di Gedung PKK Lampung Tengah, Selasa (20/10/2026).

Rapat tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat perencanaan program TP PKK agar lebih terarah, terukur, dan selaras dengan kebutuhan keluarga serta masyarakat. Sejumlah agenda strategis dibahas untuk memastikan kegiatan akhir tahun dapat terlaksana secara optimal dan program tahun mendatang disusun dengan perencanaan yang matang.

Dalam arahannya, Ni Ketut Dewi Nadi menegaskan bahwa setiap program TP PKK harus memiliki tujuan yang jelas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, perencanaan kegiatan tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan agenda organisasi, tetapi juga harus mampu menjawab kebutuhan keluarga, meningkatkan kualitas hidup, serta memperkuat pemberdayaan masyarakat.

โ€œSetiap kegiatan yang kita rencanakan harus memiliki manfaat yang jelas dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, diperlukan persiapan yang matang, koordinasi yang baik, serta komitmen bersama agar seluruh program TP PKK dapat berjalan sesuai tujuan,โ€ tegas Ni Ketut Dewi Nadi.

Salah satu agenda yang menjadi perhatian dalam rapat tersebut adalah advokasi pencegahan perkawinan anak di bawah umur dan sosialisasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), yang direncanakan berlangsung pada 3 November 2026.

Kegiatan ini akan menghadirkan pemateri dari Pengadilan Agama sebagai bagian dari tindak lanjut nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara TP PKK Kabupaten Lampung Tengah dan Pengadilan Agama Gunung Sugih.

Ni Ketut Dewi Nadi menilai edukasi mengenai pencegahan perkawinan anak perlu terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor.

โ€œKita ingin meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kesiapan dalam membangun keluarga. Pencegahan perkawinan anak membutuhkan perhatian bersama, edukasi yang berkelanjutan, serta sinergi dengan lembaga terkait agar anak-anak memiliki kesempatan untuk tumbuh, belajar, dan mempersiapkan masa depannya dengan baik,โ€ ujarnya.

Selain agenda tersebut, rapat juga membahas rencana pelatihan sulam kepang sebagai salah satu upaya mendukung keterampilan dan kreativitas masyarakat. Program ini diharapkan dapat menjadi ruang pengembangan potensi, pelestarian keterampilan, sekaligus membuka peluang kegiatan produktif yang berkontribusi terhadap pemberdayaan ekonomi keluarga.

Agenda berikutnya mencakup kunjungan ke Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Perpustakaan PKK Kabupaten Lampung Tengah. Kedua kegiatan tersebut menjadi bagian dari perhatian TP PKK terhadap pendidikan anak usia dini, penguatan budaya membaca, serta peningkatan akses terhadap pengetahuan bagi keluarga dan masyarakat. Rapat juga membahas rencana serah terima Green House PKK dari Bank Lampung.

Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan yang berkaitan dengan pemanfaatan lingkungan, pengembangan tanaman, serta edukasi bagi masyarakat sesuai dengan program dan kebutuhan TP PKK Kabupaten Lampung Tengah.

Sementara itu, pertemuan Posyandu 6 SPM direncanakan dilaksanakan di enam titik pada rentang 17 hingga 24 November 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran Posyandu dalam mendukung pelayanan dasar masyarakat, sekaligus mendorong koordinasi dan partisipasi berbagai pihak dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada keluarga.

โ€œPosyandu memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan keluarga, mulai dari aspek kesehatan hingga pelayanan dasar lainnya. Karena itu, pelaksanaannya perlu dipersiapkan dengan baik, melibatkan pihak-pihak terkait, dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah,โ€ ungkap Ni Ketut Dewi Nadi.

Selain mematangkan agenda November dan Desember 2026, rapat tersebut turut membahas RKA TP PKK Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2027. Penyusunan RKA menjadi tahapan penting untuk menentukan prioritas program, kebutuhan anggaran, serta arah pelaksanaan kegiatan agar lebih efektif, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui rapat tersebut, Ni Ketut Dewi Nadi berharap seluruh jajaran TP PKK Kabupaten Lampung Tengah dapat memperkuat koordinasi, meningkatkan kedisiplinan dalam perencanaan, serta menjalankan program dengan semangat kebersamaan.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan TP PKK tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang terlaksana, tetapi juga dari manfaat dan dampak positif yang dihasilkan bagi keluarga dan masyarakat.

“Dengan perencanaan yang terarah dan kerja sama yang solid, saya harap TP PKK Lampung Tengah terus berkontribusi dalam mewujudkan keluarga yang berdaya, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya. (Rendra)

HAK CIPTA DILINDUNGI
Dilarang mengutip atau menyalin artikel tanpa mencantumkan link sumber resmi Karya Nasional.

2