Semangat memperkuat nilai-nilai keagamaan, pendidikan, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an mewarnai pelaksanaan Musabaqoh Hari Santri Nasional Tahun 2026 di Pondok Pesantren (PP) Darusy Syafa’ah, Kauman, Kecamatan Kota Gajah, Kabupaten Lampung Tengah, Jumat malam (30/10/2026).
Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan dan apresiasi Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah terhadap dunia pesantren, para santri, serta seluruh elemen masyarakat yang terus berkontribusi dalam membangun generasi muda yang berilmu, berkarakter, dan berakhlak mulia.
Musabaqoh Hari Santri Nasional 2026 diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional, sekaligus menjadi wadah bagi para santri untuk menunjukkan kemampuan, bakat, kreativitas, serta kecintaan terhadap Al-Qur’an dan nilai-nilai keislaman. Kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah, pengasuh pesantren, tokoh agama, dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Plt. Bupati I Komang Koheri menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Pondok Pesantren Darusy Syafa’ah yang telah menyelenggarakan kegiatan positif dan penuh makna tersebut. Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi penerus bangsa yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga memiliki landasan moral dan karakter yang kuat.
“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada keluarga besar Pondok Pesantren Darusy Syafa’ah atas terselenggaranya Musabaqoh Hari Santri Nasional 2026. Kegiatan seperti ini sangat positif karena memberikan ruang kepada para santri untuk mengembangkan kemampuan, menggali potensi, serta menumbuhkan semangat berprestasi,” ungkap I Komang Koheri.

Ia juga menegaskan bahwa santri merupakan bagian penting dari perjalanan pembangunan bangsa. Dengan bekal pendidikan agama, ilmu pengetahuan, kedisiplinan, dan akhlak yang baik, para santri diharapkan mampu menjadi generasi yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, daerah, dan negara.
“Saya berharap para santri terus belajar, meningkatkan kemampuan, menjaga akhlak, dan jangan pernah berhenti mengembangkan diri. Jadilah generasi yang cerdas, berkarakter, memiliki kepedulian sosial, serta mampu menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur yang telah diajarkan di lingkungan pesantren,” pesannya.

Lebih lanjut, Komang Koheri menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah berkomitmen mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang mampu melahirkan sumber daya manusia berkualitas. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan karakter, moral, dan kualitas kehidupan masyarakat.
“Kemajuan Lampung Tengah membutuhkan generasi muda yang memiliki ilmu pengetahuan, integritas, semangat kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama. Karena itu, peran lembaga pendidikan, termasuk pondok pesantren, sangat penting dalam menyiapkan generasi penerus yang mampu membawa daerah ini semakin maju,” tegasnya.

Kehadiran Plt. Bupati Lampung Tengah tersebut turut didampingi Camat Kota Gajah serta disambut keluarga besar Pondok Pesantren Darusy Syafa’ah, unsur kepolisian, tokoh agama, dan para peserta Musabaqoh. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan terlihat dalam rangkaian kegiatan, termasuk saat dilakukan sesi foto bersama sebagai bentuk mempererat silaturahmi.
Melalui momentum Hari Santri Nasional 2026, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah berharap semangat para santri untuk terus menuntut ilmu, berprestasi, menjaga persatuan, dan berkontribusi bagi masyarakat semakin tumbuh. Nilai-nilai pendidikan pesantren diharapkan menjadi salah satu kekuatan dalam mewujudkan Lampung Tengah yang unggul, adil, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045. (Rendra)
