Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) terus memperkuat kedisiplinan, tanggung jawab, dan profesionalisme aparatur dalam menjalankan roda pemerintahan. Pesan tersebut ditegaskan dalam apel mingguan yang dipimpin Pelaksana Tugas (Plt.) Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setdakab Lampung Tengah, Drs. Thoheran, M.Si., di halaman kantor pemerintahan setempat, Senin (2/11/2026).
Apel mingguan tersebut diikuti Pj. Sekretaris Daerah Lampung Tengah, Dr. Drs. Sulpakar, M.M., Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Lamteng, Dr. Candra Puasati, S.Pd., M.Pd., Asisten Administrasi Umum, Drs. Eko Dian Susanto, M.I.P., Staf Ahli, kepala perangkat daerah, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi sekaligus mengevaluasi pelaksanaan tugas dan tanggung jawab seluruh jajaran pemerintahan daerah.

Dalam amanatnya, Thoheran menegaskan bahwa disiplin bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan fondasi utama dalam membangun pemerintahan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
βDisiplin harus menjadi budaya kerja setiap aparatur, bukan hanya ketika mengikuti apel atau saat berada dalam pengawasan pimpinan. Setiap ASN dan PPPK harus memahami tanggung jawabnya serta melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh, profesional, dan penuh komitmen,β tegas Thoheran.

Ia juga mengingatkan bahwa keberadaan aparatur pemerintah memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, setiap perangkat daerah diminta bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing, menghindari sikap saling melempar tanggung jawab, serta mengutamakan penyelesaian pekerjaan secara tepat dan terukur.
βJangan sampai masyarakat harus menunggu terlalu lama hanya karena lemahnya koordinasi atau kurangnya tanggung jawab dalam bekerja. Kita harus hadir sebagai pelayan masyarakat, memberikan pelayanan yang cepat, tepat, transparan, dan dapat dipertanggung jawabkan,β ujarnya.

Selain kedisiplinan, Thoheran turut menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan sinergi ant perangkat daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan Kabupaten Lampung Tengah tidak dapat diwujudkan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan kerja sama, komunikasi, dan kesamaan komitmen seluruh jajaran pemerintahan.
Ia juga meminta seluruh kepala perangkat daerah beserta jajarannya untuk terus meningkatkan etos kerja, menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan kantor, serta mendukung berbagai program prioritas pemerintah daerah. Hal tersebut merupakan bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang tertib, efektif, dan semakin berkualitas.

Melalui apel mingguan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah berharap seluruh ASN dan PPPK semakin memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjaga kepercayaan masyarakat. Sejalan dengan arah pembangunan daerah, kedisiplinan, integritas, dan tanggung jawab aparatur menjadi modal penting untuk mewujudkan Lampung Tengah yang Unggul, Adil, dan Sejahtera Menuju Indonesia Emas 2045. (Rendra)
