PASAR & KOMODITAS
🏅 Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
🔄 Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
🛢️ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
💵 USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
📈 IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
🪙 Perak / Silver: Rp 16.850/gr
🏅 Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
🔄 Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
🛢️ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
💵 USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
📈 IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
🪙 Perak / Silver: Rp 16.850/gr
DaerahHeadlineLampungLampung TengahNasionalPEMBANGUNANPendidikanSOSIAL

Usai Dilantik, Bupati Lamteng Komang Koheri Siap Jalankan Program 100 Hari Kerja dengan Konsep Beguai Jejamo Wawai

Rendra
553
×

Usai Dilantik, Bupati Lamteng Komang Koheri Siap Jalankan Program 100 Hari Kerja dengan Konsep Beguai Jejamo Wawai

Sebarkan artikel ini

I Komang Koheri, S.E., M.Sos., resmi dilantik sebagai Bupati Lampung Tengah definitif untuk sisa masa jabatan 2025–2030. Usai dilantik, Koheri langsung menegaskan komitmennya untuk menjalankan roda pemerintahan dan mempersiapkan program 100 hari kerja dengan mengedepankan semangat kebersamaan melalui konsep Beguai Jejamo Wawai.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, di Balai Keratun Lantai III, Kantor Gubernur Provinsi Lampung, Selasa (3/11/2026), berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3-3370 Tahun 2026. Bersamaan dengan itu, Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri, S.T., M.Sos., juga resmi dilantik sebagai Ketua TP PKK, Ketua Tim Pembina Posyandu, serta Ketua Dekranasda Kabupaten Lampung Tengah.

Usai menerima amanah tersebut, Komang Koheri bersama keluarga menyampaikan terima kasih sekaligus memohon doa, restu, dan dukungan seluruh masyarakat Lampung Tengah. Ia menegaskan bahwa jabatan yang diembannya bukan sekadar kedudukan, melainkan tanggung jawab besar untuk melanjutkan pengabdian dan membawa daerah menjadi lebih baik. Sebagai langkah awal, pemerintah daerah akan mempersiapkan program 100 hari kerja yang berorientasi pada kebutuhan dan kepentingan masyarakat.

Komang Koheri menjelaskan, sejumlah sektor strategis akan menjadi perhatian, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, penguatan pelayanan sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh hanya terpusat di wilayah tertentu, melainkan harus memperhatikan aspirasi masyarakat di seluruh kecamatan dan kampung agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata.

Salah satu program unggulan di bidang infrastruktur adalah Jalan Mulus BERDIKARI (BERhasil DIbangun KomAng KoheRi). Program ini diarahkan untuk mempercepat pembangunan dan peningkatan kualitas jalan berdasarkan aspirasi serta kebutuhan masyarakat. Pembangunan infrastruktur diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarkampung dan kecamatan, memperlancar distribusi hasil pertanian, mendukung aktivitas ekonomi, serta memudahkan akses masyarakat terhadap pendidikan dan pelayanan kesehatan.

Selain itu, upaya pengentasan kemiskinan dan pencegahan stunting akan diperkuat melalui program SEKINKER GELOWING (SEjahterakan masyarakat misKIN KERjasama CSR GErebek Lawan dan Waspada stuntING). Program ini mengedepankan kolaborasi pemerintah daerah dengan dunia usaha melalui tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), sekaligus memperkuat gerakan pencegahan dan penanganan stunting dengan melibatkan perangkat daerah, tenaga kesehatan, pemerintah kampung, serta masyarakat.

Di bidang sosial, Komang Koheri juga mendorong penguatan kepedulian dan perlindungan masyarakat melalui program BAKTI SOSIAL SEJIWA (Sinergi Empati dan Jaring Integrasi Sosial untuk Warga Adil-Sejahtera). Program ini diarahkan untuk memperluas jangkauan bantuan dan pelayanan sosial bagi keluarga kurang mampu, penyandang disabilitas, lanjut usia, kelompok rentan, serta masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus. Pelaksanaannya mengedepankan sinergi perangkat daerah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, komunitas, dan berbagai elemen masyarakat agar bantuan semakin tepat sasaran.

Sementara di sektor pendidikan, pemerintah daerah akan terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan akses pendidikan, pemerataan sarana dan prasarana, peningkatan kualitas pembelajaran, serta perhatian terhadap kebutuhan peserta didik dan tenaga pendidik.

Pada sektor pelayanan publik, Komang Koheri menekankan pentingnya menghadirkan pemerintahan yang cepat, mudah, transparan, dan responsif sehingga pelayanan administrasi maupun pelayanan dasar semakin dekat dan mudah dijangkau masyarakat.

“Saya ingin pelayanan publik pemerintah hadir dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Infrastruktur harus terus kita benahi, pendidikan harus semakin berkualitas, pelayanan sosial harus diperkuat, dan perekonomian masyarakat harus terus didorong. Semua itu harus berjalan secara berkesinambungan dengan mengedepankan kepentingan rakyat,” tegasnya.

Untuk mewujudkan berbagai target tersebut, Komang Koheri meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar solid, bersinergi, dan bergerak dalam satu arah. Setiap perangkat daerah diharapkan mampu menerjemahkan visi pembangunan menjadi program kerja yang terukur, tepat sasaran, inovatif, serta responsif terhadap persoalan masyarakat. Ia juga mengajak tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, insan pendidikan, pelaku usaha, hingga masyarakat kampung untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah.

Komang Koheri menegaskan, semangat Beguai Jejamo Wawai harus menjadi landasan dalam menjalankan pemerintahan dan seluruh program pembangunan. Filosofi budaya Lampung tersebut memiliki makna bekerja bersama-sama untuk kebaikan. Beguai berarti bekerja atau berbuat, Jejamo berarti bersama-sama, sedangkan Wawai bermakna baik atau kebaikan. Nilai gotong royong tersebut diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Lampung Tengah.

Sementara itu, Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri diharapkan dapat menjalankan amanah melalui program pemberdayaan keluarga, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, penguatan pelayanan Posyandu, serta pengembangan dan pelestarian produk kerajinan daerah. Berbagai program tersebut diharapkan turut mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga dan masyarakat Lampung Tengah.

Menutup penyampaiannya, Komang Koheri kembali memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar amanah kepemimpinannya dapat dijalankan dengan baik. Ia berharap program 100 hari kerja menjadi langkah nyata untuk menghadirkan pemerintahan yang responsif, pembangunan yang merata, penguatan kesejahteraan sosial, peningkatan kualitas pendidikan, serta pelayanan publik yang semakin berkualitas.

“Lampung Tengah adalah rumah kita bersama, dan kemajuannya merupakan tanggung jawab kita semua. Mari kita bekerja bersama dengan semangat Beguai Jejamo Wawai untuk mewujudkan Lampung Tengah yang Unggul, Adil, dan Sejahtera Menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (Rendra)

HAK CIPTA DILINDUNGI
Dilarang mengutip atau menyalin artikel tanpa mencantumkan link sumber resmi Karya Nasional.

2