Lain-Lain

Sumarsono Dinilai Sosok yang Peduli Kesejahteraan Petani

Avatar
62
×

Sumarsono Dinilai Sosok yang Peduli Kesejahteraan Petani

Sebarkan artikel ini

Screenshot_2022-10-20-16-23-42-11_965bbf4d18d205f782c6b8409c5773a4~2

Screenshot_2022-10-20-16-23-54-51_965bbf4d18d205f782c6b8409c5773a4~2

Screenshot_2022-10-20-16-24-12-16_965bbf4d18d205f782c6b8409c5773a4~2

Screenshot_2022-10-20-16-25-53-19_965bbf4d18d205f782c6b8409c5773a4~2

Screenshot_2022-10-20-16-26-12-59_965bbf4d18d205f782c6b8409c5773a4~2

Screenshot_2022-10-20-16-26-46-55_965bbf4d18d205f782c6b8409c5773a4~2

Screenshot_2022-10-20-16-26-56-20_965bbf4d18d205f782c6b8409c5773a4~2

Screenshot_2022-10-20-16-25-01-50_965bbf4d18d205f782c6b8409c5773a4~4

KARYANASIONAL – Ketua DPRD Lampung Tengah (Lamteng) Sumarsono dinilai memiliki semangat dan prinsip dalam memajukan dunia pertanian guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bumi Beguai Jejamo Wawai.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas (Kadis) Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Ketahanan Pangan Provinsi Lampung, Kusnardi, saat memberikan sambutan pada acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Sudin, di Lapangan Karya Tani Jalan 12, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Kamis (20/10/2022).

“Masyarakat petani di Lamteng beruntung sekali memiliki sosok Ketua DPRD seperti Bapak Sumarsono yang punya semangat untuk kesejahteraan petani,” ujar Kadis Ketahanan Pangan Lampung dihadapan para peserta Bimtek yang mengusung tema, “Peningkatan Produksi dan Produktivitas Padi-Jagung untuk Mengantisipasi Ancaman Krisis Pangan”.

Kusnardi juga menilai bahwa Sumarsono terus berkomitmen untuk mewujudkan kedaulatan pangan di Provinsi Lampung khususunya di Kabupaten Lampung Tengah.

“Sumarsono terus berjuang untuk mewujudkan kedaulatan pangan, dan memenuhi hak-hak petani melalui inovasinya, baik itu pembuatan pupuk organik dan lain sebagainya. Dan alhamdulilah ketersediaan pangan dari Bulog juga cukup,” ujarnya.

Terkait kelangkaan pupuk bersubsidi, Kadis Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Ketahanan Pangan Provinsi Lampung ini juga mendukung penuh untuk mengatasinya.

“Ini jadi keprihatinan kita bersama untuk mencari solusinya. Jadi sementara ini kami minta petani jangan boros-boros untuk menghemat pupuk subsidi, gunakan juga pupuk buatan untuk memenuhi kebutuhan. Nanti kita juga buatkan rumah burung hantu secara natural untuk membasmi hama tikus. Jadi burung hantu nya jangan ditembakin, harus dijaga, agar hasil panennya maksimal,” harapnya.

Kemudian masalah irigasi, pihaknya juga berencana untuk mengatasinya. “Kita sudah kordinasi dengan kawan-kawan di Balai Besar Way Sekampung-Mesuji untuk mengatasi irigasi di Lampung Tengah ini, nanti kita sama-sama, kita padat karya kan. Jadi saya minta P3A, tolong dijagain pintu besi irigasi nya, biar semua petani mendapat aliran air dengan maksimal dan merata,” serunya.

Selain masalah pupuk dan pengairan, pihaknya juga telah mengusulkan anggaran ditahun 2023 mendatang untuk perbaikan alat mesin pertanian (Alsintan) yang rusak ditangan petani yang mendapat bantuan dari pemerintah.

“Pemanfaatan Alsintan juga perlu dilakukan, saya harap kerjasama semua pihak agar langkah pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan berjalan dengan baik. Mudah-mudahan upaya kita mendapat ridho dan barokah dari yang kuasa,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Lamteng yang hadir dalam kegiatan Bimtek meminta agar semua pihak, baik Dirjen Tanaman Pangan dan DPR RI untuk menganggarkan perbaikan Bendungan Way Seputih di Kabupaten Lampung Tengah, baik Primer maupun Skunder.

“Saya mewakili masyarakat petani berharap agar perbaikan Bendungan Way Seputih di Lamteng segera diperbaiki. Karena bibit dan pupuk yang bagus tidak akan efektif jika tidak didukung dengan air, kalau mau hasil panennya maksimal ya harus ada air, dan kebetulan disini Bendungan Way Seputih macet,” ujar Sumarsono menyampaikan keluhan petani dihadapaan Ketua Komisi IV DPR RI dan Dirjen Tanaman Pangan.

Keluhan para petani yang disampaikan Ketua DPRD Lamteng Sumarsono pun direspon baik Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin, dan Dirjen Tanaman Pangan Dr. Ir. Suwandi, M.Si,.

Seperti yang disampaikan Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Sudin. Ia menegaskan bahwa semua keluhan masyarakat petani yang ada di Kabupaten Lampung Tengah menjadi perhatian khusus untuk ditindaklanjuti.

“Terkait pengairan kita segera mungkin kordinasi dengan Komisi V DPR RI untuk perbaikan irigasi di Lamteng, kebetulan Komisi V membawahi langsung Dinas PU,” ujarnya.

Menurut Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung itu, jika permasalah seperti pupuk, irigasi dan pencegahan hama bisa teratasi, maka semua permasalahan yang dialami para petani di Indonesia, khususnya di Kabupaten Lampung Tengah akan teratasi.

“Kalau tiga komponen ini menjadi satu, insyaallah permasalah ini bisa teratasi. Kami harap semua pihak bisa bekerjasama dengan baik dalam mewujudkan kedaulatan pangan di Indonesia,” paparnya.

Politisi Partai PDI Perjuangan Lampung itu juga menjelaskan bahwa pengajuan pupuk subsidi kepada pemerintah pusat jumlahnya sebanyak 24 ton.

“Tetapi pemerintah hanya memberi subsidi 9 ton, karena pemerintah tidak hanya memberi subsidi pupuk, melainkan subsidi BBM dan lain sebagainya,” terang Sudin.

Wakil rakyat yang duduk dikursi DPR RI asal Lampung ini juga berharap agar semua peserta Bimtek untuk memperhatikan dengan baik.

“Pesa saya ikutin Bimtek dengan baik dan tekun, jika tidak mengerti tanyakan langsung dengan pemberi materi nya, biar para petani bisa memahami, dan hasil bimtek ini bisa diimplementasi dengan baik dan benar,” pungkasnya.

Senada disampaikan Dirjen Tanaman Pangan Dr. Ir. Suwandi. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah pusat terus berupaya untuk menjaga kedaulatan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani.

“Enggak ada pemerintah tidak membela petani, kita terus berupaya mencari solusi setiap permasalahan yang menyangkut pertanian. Dan alhamdulilah hasil penelitian BPS juga produksi pangan tahun ini insya allah naik, Nasional baik, Lampung juga naik,” ungkapnya. (Red)