banner 325x300
DaerahLampung Tengah

Plt. Bupati Lamteng Ajak Masyarakat Perkuat Budaya Siaga Bencana, Wujudkan Daerah Tangguh dan Berdaya

427
×

Plt. Bupati Lamteng Ajak Masyarakat Perkuat Budaya Siaga Bencana, Wujudkan Daerah Tangguh dan Berdaya

Sebarkan artikel ini

KARYA NASIONAL – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) terus mengintensifkan upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mitigasi bencana, pelestarian lingkungan, dan pola hidup sehat. Melalui kampanye edukatif bertajuk “Lampung Tengah Tangguh & Berdaya”, masyarakat diajak berperan aktif dalam menjaga keselamatan diri, keluarga, serta lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.

Dalam materi sosialisasi yang disampaikan kepada masyarakat, terdapat sejumlah pesan penting mengenai penghematan air bersih, pencegahan kebakaran, menjaga kesehatan tubuh, hingga pengelolaan sektor pertanian dan lingkungan. Program tersebut merupakan bagian dari langkah preventif Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dalam menghadapi berbagai potensi bencana, terutama saat memasuki musim kemarau.

Kampanye ini juga melibatkan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, serta berbagai unsur terkait guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi risiko bencana.

Pada sektor penghematan air bersih, masyarakat diimbau menggunakan air secara bijaksana, memperbaiki kebocoran saluran air, memanfaatkan kembali air bekas yang masih layak untuk menyiram tanaman, serta menerapkan pola penyiraman tanaman yang lebih efisien pada pagi atau sore hari guna mengurangi penguapan.

Sementara itu, pada aspek pencegahan kebakaran, masyarakat diminta tidak membakar sampah maupun lahan terbuka, tidak membuang puntung rokok sembarangan, memastikan kompor dan instalasi listrik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api maupun kepulan asap yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Di bidang kesehatan, masyarakat diingatkan agar mencukupi kebutuhan cairan tubuh, menggunakan pelindung diri seperti tabir surya ketika beraktivitas di luar ruangan, mengurangi aktivitas berat saat cuaca terik, serta menggunakan masker apabila kualitas udara menurun akibat debu maupun asap.

Sedangkan pada sektor pertanian dan lingkungan, petani didorong memilih komoditas yang lebih tahan terhadap kekeringan, menerapkan sistem irigasi secara bergilir, serta melakukan pemangkasan pohon yang berpotensi membahayakan saat terjadi angin kencang.

Plt. Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri, S.E., M.Sos., menegaskan bahwa membangun daerah yang tangguh terhadap bencana tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

“Ketangguhan daerah dibangun dari kepedulian bersama. Mulailah dari langkah sederhana, seperti menghemat penggunaan air, menjaga kebersihan lingkungan, mencegah kebakaran, serta menerapkan pola hidup sehat. Apabila seluruh masyarakat memiliki kesadaran yang sama, maka Lampung Tengah akan menjadi daerah yang lebih aman, sehat, tangguh, dan siap menghadapi berbagai tantangan ke depan,” ujar Komang Koheri, Rabu (29/7/2026).

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya pengurangan risiko bencana melalui edukasi kepada masyarakat, peningkatan kapasitas relawan, serta penguatan peran BPBD bersama seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, mitigasi merupakan investasi jangka panjang yang jauh lebih efektif dibandingkan penanganan setelah bencana terjadi. Oleh karena itu, budaya siaga harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Dengan semangat “Lampung Tengah Tangguh dan Berdaya”, kami berharap tumbuh kesadaran kolektif untuk menjaga kelestarian lingkungan, meningkatkan kesehatan masyarakat, serta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana,” pesan orang nomor satu di Bumi Beguai Jejamo Wawai.

Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, relawan, dan seluruh warga diyakini menjadi kunci dalam mewujudkan Lampung Tengah yang aman, sehat, lestari, sejahtera, serta semakin tangguh menghadapi perubahan iklim dan berbagai potensi bencana di masa mendatang. (R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2