KARYA NASIONAL – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) menggelar rapat koordinasi untuk mematangkan persiapan kunjungan kerja Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Lampung. Kunjungan tersebut akan dirangkaikan dengan pencanangan Kampung Tapis dan launching Sekolah Lansia di 14 kampung di Kecamatan Seputih Raman.
Rapat dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas PPKB Kabupaten Lampung Tengah, Helmiyati, S.Pd., S.E., M.M., yang hadir mewakili Plt. Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Tengah, Ni Ketut Dewi Nadi Koheri, S.T., M.Sos. Kegiatan diikuti jajaran perangkat daerah, pengurus TP-PKK, pemerintah kampung, serta berbagai unsur terkait guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, tertib, dan sukses.
Dalam arahannya, Helmiyati menegaskan bahwa seluruh persiapan harus dilakukan secara maksimal, mulai dari kesiapan lokasi, teknis pelaksanaan, susunan acara, hingga koordinasi lintas sektor. Menurutnya, kunjungan kerja Ketua TP-PKK Provinsi Lampung merupakan momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan keluarga dan pemberdayaan masyarakat.
“Atas nama Plt. Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Tengah, Ibu Ni Ketut Dewi Nadi Koheri, kami mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat koordinasi dan bekerja sama demi menyukseskan kunjungan kerja ini. Momentum ini menjadi kesempatan untuk memperkuat program pemberdayaan keluarga, pelestarian budaya melalui Kampung Tapis, serta meningkatkan kualitas hidup para lanjut usia melalui Sekolah Lansia,” ujar Helmiyati, Kamis (30/7/2026).
Ia menjelaskan, Launching Sekolah Lansia di 14 kampung menjadi salah satu agenda utama dalam kunjungan tersebut. Program ini merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup lanjut usia melalui pendidikan nonformal yang mendorong para lansia agar tetap sehat, mandiri, aktif, produktif, dan berdaya di tengah keluarga maupun masyarakat.
Selain itu, pencanangan Kampung Tapis diharapkan mampu menjadi wadah pelestarian budaya khas Lampung sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan kerajinan tapis sebagai salah satu produk unggulan daerah.
“Melalui Kampung Tapis, kita ingin melestarikan warisan budaya Lampung sekaligus mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Sementara Sekolah Lansia menjadi sarana pembelajaran yang memberikan manfaat nyata bagi para lansia agar tetap memiliki semangat hidup, sehat, dan produktif,” tambah Helmiyati.
Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah berharap seluruh rangkaian kunjungan kerja Ketua TP-PKK Provinsi Lampung dapat berlangsung dengan sukses dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, TP-PKK, perangkat kampung, dan seluruh elemen masyarakat, program-program pemberdayaan keluarga, pelestarian budaya, serta peningkatan kualitas hidup lansia diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dan mendukung terwujudnya Lampung Tengah Unggul, Adil, dan Sejahtera Menuju Indonesia Emas 2045. (R)












