banner 325x300
DaerahKesehatanLampung Tengah

Dukung Percepatan Penurunan Stunting, Dinkes Lamteng Gelar Refreshment Training Tata Laksana Stunting dan Malnutrisi

360
×

Dukung Percepatan Penurunan Stunting, Dinkes Lamteng Gelar Refreshment Training Tata Laksana Stunting dan Malnutrisi

Sebarkan artikel ini

KARYA NASIONAL – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat penurunan angka stunting melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kesehatan. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui kegiatan Refreshment Training Tata Laksana Stunting dan Malnutrisi yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung Tengah di BBC Hotel Bandar Jaya, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan ini diikuti sebanyak 43 tenaga kesehatan, yang terdiri dari dokter umum puskesmas, tenaga gizi puskesmas, serta bidan desa yang berasal dari 11 Puskesmas lokus stunting di Kabupaten Lampung Tengah. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetensi tenaga kesehatan dalam menangani kasus stunting dan malnutrisi secara komprehensif, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Selain memberikan penyegaran terhadap tata laksana penanganan stunting dan malnutrisi sesuai standar terbaru, pelatihan juga membahas penguatan sistem rujukan berjenjang, peningkatan deteksi dini, serta mempererat koordinasi lintas sektor guna mempercepat pencapaian target penurunan prevalensi stunting di Kabupaten Lampung Tengah.

Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Dinas Kesehatan beserta tenaga kesehatan yang terus bekerja keras memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam upaya menekan angka stunting.

Menurutnya, persoalan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi seluruh elemen pemerintah, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat.

“Pencegahan dan penanganan stunting harus dimulai sejak dini melalui pelayanan kesehatan yang berkualitas, edukasi kepada masyarakat, serta penguatan kolaborasi lintas sektor. Saya berharap kegiatan ini semakin meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan sehingga mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada ibu hamil, balita, dan keluarga sebagai upaya menciptakan generasi Lampung Tengah yang sehat, cerdas, unggul, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Plt. Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Tengah, dr. Josi Harnos, MARS., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Dinas Kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya pada penanganan stunting dan malnutrisi di seluruh wilayah Kabupaten Lampung Tengah.

Ia mengatakan, tenaga kesehatan sebagai garda terdepan harus terus memperbarui pengetahuan dan keterampilannya agar mampu memberikan pelayanan sesuai standar serta perkembangan ilmu pengetahuan di bidang kesehatan.

“Melalui Refreshment Training ini kami ingin memastikan seluruh tenaga kesehatan memiliki pemahaman yang sama mengenai tata laksana stunting dan malnutrisi. Dengan meningkatnya kapasitas tenaga kesehatan, diharapkan pelayanan di puskesmas maupun desa menjadi semakin efektif sehingga percepatan penurunan stunting dapat tercapai secara optimal,” kata dr. Harnos.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta mendapatkan pembaruan materi mengenai penatalaksanaan stunting dan malnutrisi, penguatan sistem rujukan, pemantauan tumbuh kembang anak, hingga strategi kolaborasi lintas program dan lintas sektor dalam mendukung intervensi spesifik maupun intervensi sensitif.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh dalam pelayanan kesehatan sehari-hari di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Dengan demikian, kualitas pelayanan kepada ibu hamil, bayi, balita, serta keluarga dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan generasi Lampung Tengah yang sehat, kuat, produktif, dan bebas stunting.

Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah juga menegaskan akan terus memperkuat berbagai program pencegahan stunting melalui sinergi antara pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, kader kesehatan, pemerintah kampung, dunia usaha, serta seluruh lapisan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, diharapkan target penurunan angka stunting di Kabupaten Lampung Tengah dapat tercapai secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Lampung Tengah Unggul, Adil, dan Sejahtera Menuju Indonesia Emas 2045. (R)

2