banner 325x300
DaerahLampung TengahNasionalSOSIAL

Plt. Bupati Lamteng Salurkan Bantuan Lumbung Sosial Kampung Siaga Bencana

366
×

Plt. Bupati Lamteng Salurkan Bantuan Lumbung Sosial Kampung Siaga Bencana

Sebarkan artikel ini

KARYA NASIONAL – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) terus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana melalui penguatan Kampung Siaga Bencana (KSB).

Upaya tersebut diwujudkan melalui penyaluran sekaligus pengisian bantuan Lumbung Sosial Kampung Siaga Bencana (KSB) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia di Kampung Goras Jaya Kecamatan Bekri, Kabupaten Lampung Tengah, Kamis (13/8/2026).

Penyaluran bantuan tersebut dihadiri langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri, S.E., M.Sos., didampingi Kepala Dinas Sosial Lampung Tengah Ari Nugraha Mukti, S.STP., M.M., Plt. Kepala Bapenda, Dr. (Cand.) Muhamad Arnez, S.E., M.Si., Kabag Hukum Pemkab Lampung Tengah Riky Augusta, sejumlah perangkat daerah terkait, Camat Bekri, serta Kepala Kampung Goras Jaya.

Pada tahun 2026, pengisian Lumbung Sosial Kampung Siaga Bencana di Kabupaten Lampung Tengah diberikan kepada dua kampung, yakni Kampung Goras Jaya, Kecamatan Bekri, dan Kampung Cabang, Kecamatan Bandar Surabaya.

Bantuan Lumbung Sosial KSB merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam meningkatkan kesiapan masyarakat di tingkat kampung, khususnya dalam menghadapi kondisi darurat dan bencana. Keberadaan lumbung sosial diharapkan dapat menjadi salah satu penopang kebutuhan dasar masyarakat ketika terjadi bencana sebelum bantuan lanjutan datang dari pemerintah maupun pihak terkait.

Plt. Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial RI atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat Lampung Tengah. Menurutnya, kesiapsiagaan menghadapi bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat.

“Bantuan Lumbung Sosial ini harus dimanfaatkan dan dikelola dengan sebaik-baiknya. Yang paling penting adalah bagaimana keberadaan Kampung Siaga Bencana ini mampu meningkatkan kesiapan masyarakat, sehingga ketika terjadi keadaan darurat, masyarakat tidak panik dan dapat melakukan langkah-langkah penanganan awal secara cepat,” ujar Komang Koheri.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah akan terus mendorong penguatan kapasitas masyarakat di tingkat kampung, termasuk melalui koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah kampung, relawan, serta masyarakat.

Orang nomor satu di Bumi Beguai Jejamo Wawai ini juga berharap bantuan tersebut tidak sekadar menjadi fasilitas penyimpanan bantuan, tetapi dapat menjadi bagian dari sistem kesiapsiagaan bencana yang terus dijaga dan dikembangkan.

“Semangat gotong royong harus terus kita hidupkan. Pemerintah hadir untuk memberikan dukungan, tetapi kekuatan utama dalam menghadapi bencana adalah kesiapan dan kepedulian bersama masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Lampung Tengah, Ari Nugraha Mukti, S.STP., M.M., menjelaskan bahwa penyaluran dan pengisian Lumbung Sosial KSB merupakan bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan sosial masyarakat di wilayah yang memiliki potensi menghadapi berbagai kondisi kebencanaan.

Menurut Ari, keberadaan lumbung sosial diharapkan mampu mempercepat penanganan kebutuhan masyarakat pada saat terjadi bencana, sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat di tingkat kampung.

“Lumbung Sosial ini menjadi salah satu instrumen kesiapsiagaan. Karena itu, kami berharap pengelolaannya dilakukan secara baik, tertib dan bertanggung jawab, sehingga ketika sewaktu-waktu dibutuhkan, bantuan dan perlengkapan yang tersedia dapat segera dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,” kata Ari.

Ia menambahkan, Dinas Sosial Lampung Tengah akan terus melakukan koordinasi dan pembinaan bersama pemerintah kecamatan dan kampung agar program Kampung Siaga Bencana dapat berjalan secara berkelanjutan.

Pengisian lumbung sosial di dua kampung tersebut sekaligus menjadi bentuk perhatian pemerintah dalam memperkuat sistem kesiapsiagaan hingga tingkat paling dekat dengan masyarakat. Dengan tersedianya dukungan logistik dan perlengkapan dasar, masyarakat diharapkan memiliki kemampuan untuk melakukan penanganan awal secara cepat ketika terjadi kondisi darurat.

Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kampung, relawan dan masyarakat dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih cepat, tanggap dan terkoordinasi.

Melalui penguatan Kampung Siaga Bencana, Pemkab Lampung Tengah berharap masyarakat semakin memiliki kesadaran dan kemampuan dalam menghadapi potensi bencana, sekaligus mampu meminimalkan risiko serta dampak yang dapat ditimbulkan.

Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, sejalan dengan semangat mewujudkan “Lampung Tengah Unggul, Adil, dan Sejahtera Menuju Indonesia Emas 2045.” (R)

2