Komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) dibawah kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati I Komang Koheri, S.E., M.Sos., dalam memperkuat perlindungan dan kesejahteraan sosial masyarakat kembali diwujudkan melalui respons cepat terhadap kebutuhan warga penyandang disabilitas.
Dinas Sosial Kabupaten Lampung Tengah bergerak langsung menangani kondisi Bapak Sularno, warga Kampung Adi Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, yang mengalami disabilitas akibat kecelakaan kerja.
Langkah tersebut dilakukan Dinas Sosial Lampung Tengah sebagai bagian dari upaya menghadirkan pelayanan sosial yang cepat, tepat sasaran, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Respons ini juga sejalan dengan arahan dan instruksi Plt. Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., agar pemerintah hadir memberikan perhatian nyata kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya kelompok rentan dan penyandang disabilitas.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Tengah, Ari Nugraha Mukti, S.STP., M.M., bersama Tim Reaksi Cepat turun langsung ke kediaman Bapak Sularno. Selain melihat kondisi secara faktual, tim juga berdialog dengan keluarga untuk mengetahui kebutuhan yang paling mendesak sekaligus memastikan intervensi pemerintah benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.
Dari hasil peninjauan, diketahui bahwa kursi roda yang sebelumnya digunakan Bapak Sularno sudah tidak lagi sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, data kesejahteraan keluarga dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) perlu diperbarui agar mencerminkan kondisi faktual keluarga.
Di sisi lain, keluarga selama ini mengandalkan usaha kecil yang dijalankan sang istri untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah agar penanganan tidak berhenti pada bantuan kebutuhan dasar, tetapi juga diarahkan pada penguatan kemandirian ekonomi keluarga.
Sebagai langkah konkret, Dinas Sosial Lampung Tengah segera menyalurkan kursi roda baru yang lebih ergonomis untuk menunjang mobilitas Bapak Sularno. Tim pendamping sosial juga memproses pembaruan data dalam DTSEN sehingga kondisi keluarga dapat tercatat sesuai keadaan sebenarnya dan berpeluang masuk dalam skema prioritas penerima bantuan sosial berkelanjutan sesuai ketentuan yang berlaku.
Tidak hanya itu, Dinsos Lampung Tengah turut menyiapkan pendampingan bagi usaha mikro yang dijalankan istri Bapak Sularno. Pendampingan tersebut diarahkan melalui fasilitasi modal usaha serta akses terhadap berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat, sehingga keluarga diharapkan memiliki sumber penghasilan yang semakin kuat dan berkelanjutan.
Ari Nugraha Mukti menegaskan bahwa persoalan sosial membutuhkan kecepatan respons dan kehadiran pemerintah secara nyata. Menurutnya, momentum Kemerdekaan harus dimaknai dengan menghadirkan keadilan sosial yang dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
βKemerdekaan yang sejati adalah ketika hadir negara untuk membantu warga yang membutuhkan. Kami berupaya memastikan seluruh masyarakat kurang mampu dan penyandang disabilitas di Lampung Tengah mendapat perhatian serta hak perlindungan sosial yang layak,β ungkap Ari Nugraha, Senin (17/8/2026).
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari semangat kepemimpinan Plt. Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri dalam mendorong pelayanan pemerintahan yang responsif dan berpihak pada kebutuhan masyarakat. Arahan agar persoalan sosial ditangani secara cepat menjadi landasan bagi perangkat daerah untuk tidak sekadar menunggu laporan, tetapi aktif turun ke lapangan dan mencari solusi berdasarkan kondisi nyata warga.
Respons cepat Dinas Sosial ini pun mendapat apresiasi dari keluarga Bapak Sularno dan masyarakat Kampung Adi Jaya. Mereka berharap perhatian pemerintah tidak berhenti pada bantuan awal, melainkan terus berlanjut melalui pendampingan dan sinergi lintas sektor.
Dengan langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah menegaskan bahwa pembangunan sosial bukan hanya mengenai program dan data, tetapi tentang memastikan setiap warga, termasuk penyandang disabilitas dan keluarga rentan, memperoleh kesempatan untuk hidup lebih layak, mandiri, dan bermartabat. (R)
βHadir untuk membantu, bergerak untuk memberdayakan, dan memastikan tidak ada warga yang berjalan sendirianβ
