Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) dibawah kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati I Komang Koheri, S.E., M.Sos., terus memperkuat perhatian terhadap masyarakat lanjut usia melalui Launching Sekolah Lansia di Kecamatan Rumbia yang mencakup sembilan kampung di wilayah tersebut, Jumat (21/8/2026).
Program ini menjadi langkah nyata untuk memberikan ruang kepada para lansia agar tetap aktif, sehat, produktif, serta memiliki kesempatan untuk bersosialisasi dan mendapatkan pembinaan secara berkelanjutan di lingkungan kampung.
Plt. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Tengah, Ni Ketut Dewi Nadi Koheri, S.T., M.Sos., mengatakan Sekolah Lansia tidak hanya dimaknai sebagai tempat berkumpul, tetapi sebagai wadah untuk menjaga kualitas hidup para lanjut usia.
βSekolah Lansia ini kita harapkan menjadi tempat para orang tua kita tetap sehat, aktif dan bahagia. Lansia bukan berarti berhenti berkarya. Justru kita ingin mereka tetap memiliki kegiatan, tetap berkumpul, saling berbagi pengalaman dan merasa diperhatikan,β ujar Ni Ketut Dewi Nadi.
Menurutnya, perhatian terhadap lansia merupakan bagian penting dalam membangun keluarga dan masyarakat yang peduli. Karena itu, keberadaan Sekolah Lansia di tingkat kampung diharapkan mampu menciptakan kegiatan yang berkelanjutan dan menyentuh kebutuhan para lansia secara langsung.

βYang kita bangun bukan hanya program, tetapi kebersamaan. Kalau masyarakat sehat, rukun dan saling peduli, pembangunan akan terasa manfaatnya,β tambah Ni Ketut Dewi Nadi.
Senada, Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Lampung Tengah, Helmiyati, S.Pd., S.E., M.M., menyampaikan bahwa Sekolah Lansia merupakan bagian dari upaya membangun keluarga yang peduli terhadap anggota keluarga lanjut usia.
Ia berharap program tersebut dapat berjalan aktif di sembilan kampung dan tidak berhenti setelah kegiatan launching.
βHarapan kami, Sekolah Lansia ini dapat berjalan aktif di setiap kampung. Lansia mendapatkan ruang untuk belajar, bersosialisasi, menjaga kesehatan dan tetap produktif. Ini tentu membutuhkan dukungan keluarga, kader dan seluruh masyarakat,β kata Helmiyati.
Helmiyati menegaskan, keberhasilan program Sekolah Lansia membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, terutama keluarga dan kader di tingkat kampung. Dengan dukungan tersebut, para lansia diharapkan tetap mendapatkan perhatian sekaligus memiliki aktivitas yang positif.
Sementara itu, Camat Rumbia, I Wayan Pancayasa, menyambut baik hadirnya Sekolah Lansia di sembilan kampung di Kecamatan Rumbia. Menurutnya, program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat karena memberikan ruang bagi para lansia untuk tetap aktif dan mendapatkan perhatian.
βKami mewakili masyarakat Rumbia tentu sangat menyambut baik program Sekolah Lansia ini. Para orang tua kita membutuhkan ruang untuk berkegiatan, bersosialisasi dan menjaga kesehatan. Kami berharap program ini dapat berjalan secara konsisten dan benar-benar memberikan manfaat bagi para lansia di setiap kampung,β ujar I Wayan Pancayasa.
Ia menambahkan, pemerintah kecamatan bersama pemerintah kampung siap mendukung pelaksanaan Sekolah Lansia agar dapat berjalan secara berkelanjutan dan melibatkan keluarga serta masyarakat.
Launching Sekolah Lansia Kecamatan Rumbia tersebut menjadi momentum untuk memperluas ruang pemberdayaan bagi masyarakat lanjut usia. Kehadiran program ini diharapkan mampu mendorong para lansia tetap sehat, aktif dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.
Melalui Sekolah Lansia, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah berupaya memastikan bahwa para lansia tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan keluarga dan masyarakat, sekaligus terus mendapatkan perhatian sebagai bagian dari pembangunan masyarakat yang Unggul, Adil, dan Sejahtera Menuju Indonesia Emas. (R)
