PASAR & KOMODITAS
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
DaerahLampungLampung Tengah

Program Desaku Maju Diperkuat, Plt. Bupati Lamteng Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa

Rendra
444
×

Program Desaku Maju Diperkuat, Plt. Bupati Lamteng Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa

Sebarkan artikel ini

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bersama pemerintah kabupaten/kota dan TNI memperkuat sinergi pembangunan desa melalui Penandatanganan Kesepakatan Bersama Sinergi Pembangunan Daerah dalam Mendukung Program Desaku Maju di Provinsi Lampung.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Jumat (21/8/2026), tersebut menjadi momentum untuk menyatukan langkah pemerintah daerah bersama TNI dalam mempercepat pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Kesepakatan bersama ditandatangani Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., bersama para kepala daerah kabupaten/kota se-Provinsi Lampung dan Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa kesepakatan tersebut bukan sekadar seremoni penandatanganan dokumen, melainkan menjadi momentum menyatukan komitmen seluruh pihak untuk membangun desa secara lebih terarah, terpadu, dan berkelanjutan.

Menurutnya, Program Desaku Maju diarahkan untuk mempercepat berbagai kebutuhan pembangunan di tingkat desa, termasuk penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), koperasi, hingga pembangunan infrastruktur jalan desa.

Gubernur menekankan bahwa sinergi pemerintah daerah dengan TNI tidak dimaksudkan untuk mengambil alih kewenangan pemerintah kabupaten maupun kota. Pemerintah daerah tetap menjadi penanggung jawab dalam perencanaan, penentuan prioritas, dukungan program dan anggaran, serta pengendalian dan evaluasi pembangunan.

β€œSinergi ini bukan mengambil alih tugas bupati, bukan mengambil alih wewenang masing-masing, tetapi justru untuk memperkuat kapasitas kita agar mencapai tujuan bersama,” tegas Rahmat Mirzani Djausal.

Sementara itu, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyatakan kesiapan TNI untuk mendukung pembangunan daerah melalui Program Desaku Maju sesuai dengan tugas dan kewenangannya.

Menurut Pangdam, keterlibatan TNI dalam pembangunan daerah merupakan bagian dari upaya membantu pemerintah daerah, khususnya dalam pelaksanaan kegiatan yang dapat dilakukan melalui satuan kewilayahan.

β€œKami punya tugas untuk membantu pembangunan di daerah. Oleh karena itu, program yang telah dicanangkan oleh Pak Gubernur Lampung tentunya sangat tepat dan bisa berkolaborasi dengan satuan TNI yang ada di wilayah,” kata Kristomei.

Di sisi lain, Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri, S.E., M.Sos., menilai penguatan kolaborasi melalui Program Desaku Maju merupakan langkah penting dalam mempercepat pembangunan daerah, khususnya pembangunan yang langsung menyentuh masyarakat di tingkat kampung.

Komang Koheri menegaskan, pembangunan desa tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Dibutuhkan keterpaduan antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pemerintah kampung, TNI, dunia usaha, perguruan tinggi, serta masyarakat.

Menurutnya, kesepakatan bersama yang dibangun Pemerintah Provinsi Lampung dengan pemerintah kabupaten/kota dan TNI harus diterjemahkan menjadi kerja nyata di lapangan. Bagi Lampung Tengah, pembangunan kampung merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat fondasi perekonomian daerah.

Program Desaku Maju diharapkan mampu mendorong pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek pemberdayaan ekonomi, peningkatan kapasitas masyarakat, penguatan kelembagaan desa, serta pengembangan potensi lokal.

β€œMelalui kerja sama yang kuat, kita ingin pembangunan benar-benar memberikan dampak dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar I Komang Koheri.

Ia menambahkan, pemerintah daerah perlu memastikan setiap program pembangunan memiliki manfaat yang jelas bagi masyarakat. Menurutnya, pembangunan jalan desa, penguatan ekonomi masyarakat, pengembangan potensi kampung, serta peningkatan kualitas pelayanan publik harus berjalan secara beriringan.

β€œPembangunan harus memiliki dampak. Jangan hanya selesai secara administrasi, tetapi harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

I Komang Koheri juga menilai Program Desaku Maju sejalan dengan arah pembangunan Lampung Tengah yang terus mendorong kampung agar semakin produktif, mandiri, dan mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki.

Setiap kampung, menurutnya, memiliki karakteristik dan potensi berbeda sehingga pembangunan harus disesuaikan dengan kebutuhan serta keunggulan masing-masing wilayah. Karena itu, sinergi lintas sektor menjadi penting agar berbagai sumber daya yang tersedia dapat disatukan dan menghasilkan program pembangunan yang lebih efektif.

β€œBersama membangun desa, bersama memajukan Lampung,” ungkap orang nomor satu di Bumi Beguai Jejamo Wawai tersebut.

IKomang Koheri menegaskan bahwa Lampung Tengah siap mendukung penguatan Program Desaku Maju dan mengoptimalkan peluang kolaborasi yang tersedia untuk mempercepat pembangunan di wilayahnya. Ia berharap kerja sama antara pemerintah daerah dan TNI dapat semakin memperkuat pelaksanaan pembangunan di tingkat kampung, terutama pada sektor-sektor yang menjadi kebutuhan prioritas masyarakat.

Lebih jauh, I Komang Koheri menilai keberhasilan pembangunan desa pada akhirnya akan menjadi bagian penting dari keberhasilan pembangunan daerah secara keseluruhan. Desa yang maju dan mandiri, akan menjadi fondasi bagi terciptanya masyarakat yang semakin sejahtera.

β€œYang paling penting adalah bagaimana seluruh kolaborasi ini bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan terwujudnya desa yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing,” pungkasnya.

Melalui kesepakatan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung, pemerintah kabupaten/kota, dan TNI diharapkan mampu memperkuat koordinasi serta mempercepat implementasi Program Desaku Maju, sehingga pembangunan desa tidak hanya menjadi agenda pemerintah, tetapi menjadi gerakan bersama untuk mewujudkan kemajuan Lampung dari tingkat desa. (R)

HAK CIPTA DILINDUNGI
Dilarang mengutip atau menyalin artikel tanpa mencantumkan link sumber resmi Karya Nasional.

2