Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) menyerukan gerakan bersama untuk melawan dan mencegah penyebaran judi online (Judol) yang dinilai dapat memberikan dampak serius terhadap kehidupan masyarakat, terutama ekonomi keluarga, mental, hubungan sosial, hingga masa depan generasi muda.
Seruan tersebut disampaikan melalui kampanye βAyo Bersama Lawan Judolβ yang digencarkan Pemkab Lampung Tengah melalui Dinas Sosial. Masyarakat diajak tidak hanya menjauhi judi online, tetapi juga berani mengingatkan lingkungan sekitar agar tidak terjerumus dalam aktivitas yang merugikan tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., menegaskan bahwa pemberantasan judi online membutuhkan kesadaran dan keterlibatan bersama.
βMari kita bersama-sama melawan judi online. Jangan biarkan judol merusak masa depan, menghancurkan keharmonisan keluarga, dan mengganggu kesejahteraan masyarakat. Lindungi diri, keluarga dan lingkungan kita dari bahaya judi online,β tegas I Komang Koheri, Kamis (3/9).
Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Peran keluarga, masyarakat, aparatur kampung serta seluruh elemen sosial sangat penting dalam membangun lingkungan yang mampu mencegah masyarakat terjerat judi online.
Senada, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Tengah, Ari Nugraha Mukti, S.STP., M.M., turut mengajak masyarakat mengambil sikap tegas terhadap judi online.
Ari menekankan bahwa persoalan judi online bukan hanya menyangkut kerugian materi, tetapi juga dapat menimbulkan persoalan sosial yang lebih luas apabila dibiarkan berkembang di tengah masyarakat.
βKami mengajak seluruh masyarakat Lampung Tengah untuk bersama-sama mengatakan tidak terhadap judi online. Jangan sampai penghasilan yang seharusnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga justru habis karena Judol,β ujar Ari.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan berbagai promosi maupun iming-iming keuntungan cepat yang ditawarkan melalui platform digital.
βJangan tergoda dengan janji keuntungan instan. Judi online pada akhirnya dapat membawa kerugian dan persoalan baru bagi keluarga. Mari saling mengingatkan, saling menjaga dan menciptakan lingkungan yang sehat serta produktif,β tegasnya.
Dinas Sosial Lampung Tengah juga mengingatkan pentingnya melindungi data pribadi, menjauhi judi online, serta menjaga bantuan sosial agar tetap tepat sasaran dan diterima masyarakat yang benar-benar berhak.
Kampanye βAyo Bersama Lawan Judolβ menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bahwa judi online dapat mengancam ketahanan keluarga dan kesejahteraan sosial.
Dampaknya bukan hanya persoalan kehilangan uang, tetapi dapat merembet pada keretakan hubungan keluarga, gangguan kehidupan sosial, persoalan mental, hingga hilangnya kesempatan membangun masa depan yang lebih baik.
Karena itu, Pemkab Lampung Tengah mengajak seluruh masyarakat untuk mengambil peran nyata.
βAyo bersama lawan judol. Lindungi keluarga, jaga masa depan, dan wujudkan Lampung Tengah yang unggul, adil dan sejahtera.β (R)
