Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026 menjadi momentum untuk kembali menghayati makna Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah (Lamteng) I Komang Koheri, S.E., M.Sos., mengajak seluruh masyarakat untuk tidak sekadar memperingati Hari Kesaktian Pancasila secara seremonial, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, Pancasila memiliki makna yang sangat penting dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia yang memiliki keberagaman suku, agama, budaya dan latar belakang masyarakat.
Nilai-nilai yang terkandung dalam lima sila Pancasila menjadi landasan untuk membangun kehidupan yang menjunjung tinggi ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah dan keadilan sosial.
Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, mengajarkan pentingnya menjalankan kehidupan berlandaskan nilai ketuhanan sekaligus menghormati perbedaan keyakinan yang ada di tengah masyarakat.
Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, mengingatkan setiap masyarakat untuk menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, saling menghormati serta memiliki kepedulian terhadap sesama.
Sementara Persatuan Indonesia menjadi pengikat keberagaman. Perbedaan suku, agama, budaya dan pandangan tidak seharusnya menjadi alasan untuk terpecah, melainkan menjadi kekuatan dalam membangun bangsa.
Selanjutnya, nilai kerakyatan dan musyawarah mengajarkan pentingnya menyelesaikan berbagai persoalan melalui dialog serta menghargai pendapat dan aspirasi masyarakat.
Sedangkan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia menjadi landasan untuk terus mendorong terciptanya kehidupan yang adil dan pembangunan yang memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.
βMemaknai Pancasila bukan hanya menghafalkan lima silanya, tetapi bagaimana nilai-nilai tersebut kita hadirkan dalam sikap dan tindakan sehari-hari. Menjaga persatuan, menghormati sesama, bergotong royong, bermusyawarah dan berbuat adil merupakan bagian dari pengamalan Pancasila,β pesan I Komang Koheri, Kamis (1/10/2026).
Ia menegaskan, semangat Pancasila perlu terus diwariskan kepada generasi muda agar nilai-nilai kebangsaan tetap hidup dan menjadi bagian dari karakter masyarakat.
Dalam kehidupan bermasyarakat, pengamalan Pancasila dapat diwujudkan melalui hal-hal sederhana, seperti menjaga toleransi, membantu sesama, menghargai perbedaan, mengutamakan kepentingan bersama serta menjaga persatuan dan kerukunan.
Momentum Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi kesempatan untuk mengenang perjalanan sejarah bangsa sekaligus mengambil nilai perjuangan para pendahulu dalam mempertahankan ideologi Pancasila.
Karena itu, peringatan 1 Oktober diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi pengingat bersama untuk terus menjaga Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
βMari kita jadikan Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan. Dengan mengamalkan nilai-nilainya, kita ikut menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan dan membangun Lampung Tengah serta Indonesia yang lebih baik,β pungkasnya. (Rendra)
