PASAR & KOMODITAS
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
BUDAYADaerahHeadlineLampung TengahPendidikan

Disdikbud Lamteng Dorong Pembelajaran STEM 5M, Perkuat Generasi Kreatif dan Berdaya Saing

Rendra
332
×

Disdikbud Lamteng Dorong Pembelajaran STEM 5M, Perkuat Generasi Kreatif dan Berdaya Saing

Sebarkan artikel ini

Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) terus mendorong inovasi pembelajaran yang mampu membekali peserta didik menghadapi tantangan masa depan.

Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui penguatan pendekatan STEM 5M, yakni pembelajaran yang mengintegrasikan Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika secara sederhana, menyenangkan, serta relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Tengah, Dr. Nur Rohman, S.E., M.Sos.I., mengatakan penerapan STEM tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi pelajaran, tetapi juga mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, berani mencoba, memecahkan masalah, bekerja sama, serta menghasilkan gagasan kreatif.

β€œPembelajaran harus mampu memberikan ruang kepada murid untuk mencoba menemukan solusi dan mengembangkan kreativitas. Karena itu, pendekatan STEM menjadi salah satu cara untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual dan bermakna,” ujar Nur Rohman, Kamis (8/10/2026).

Konsep 5M dalam pembelajaran STEM meliputi Mudah, Murah, Menggembirakan, Mindful, dan Meaningful. Pendekatan tersebut menekankan pemberian tantangan sesuai kemampuan peserta didik, pemanfaatan bahan yang mudah ditemukan, suasana belajar yang menyenangkan, pemahaman terhadap tujuan pembelajaran, serta pemilihan persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Menurut Nur Rohman, inovasi pembelajaran perlu terus dikembangkan agar sekolah tidak hanya menjadi tempat untuk menyampaikan pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang bagi peserta didik dalam membangun karakter, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan daya saing.

Penguatan kualitas pendidikan tersebut sejalan dengan perhatian Plt. Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri, S.E., M.Sos., yang menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai salah satu bagian penting dalam pembangunan daerah.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan Pemkab Lampung Tengah terhadap pengembangan sektor pendidikan, termasuk proses pendirian MIN 2 Lampung Tengah sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan yang berkualitas.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Lampung juga mencatat adanya penguatan program revitalisasi satuan pendidikan di Lampung Tengah. Pada 2026, sebanyak 89 titik direncanakan mendapatkan program revitalisasi dari pemerintah pusat, mencakup jenjang pendidikan TK hingga SMP.

Nur Rohman menilai, penguatan sarana dan prasarana pendidikan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas proses pembelajaran. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan layanan pendidikan yang berkualitas.

β€œDukungan pemerintah terhadap pendidikan harus kita manfaatkan untuk meningkatkan kualitas layanan secara menyeluruh. Sarana yang baik harus diikuti dengan pembelajaran yang inovatif, guru yang terus berkembang, serta lingkungan sekolah yang mampu mendorong anak menjadi lebih kreatif dan percaya diri,” katanya.

Sementara itu, Plt. Bupati I Komang Koheri dalam berbagai agenda pendidikan di Lampung Tengah juga menegaskan pentingnya membangun generasi yang cerdas, kreatif, berkarakter, dan mampu bersaing di tengah perubahan zaman.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan pembangunan sumber daya manusia sekaligus mempersiapkan generasi Lampung Tengah agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan masa depan.

Melalui penguatan STEM 5M, Disdikbud Lampung Tengah berharap proses pembelajaran semakin dekat dengan kebutuhan peserta didik dan kehidupan nyata. Dengan demikian, murid tidak hanya mampu menjawab soal, tetapi juga berani mencoba, mampu mencari solusi, menciptakan inovasi, serta siap menghadapi tantangan masa depan. (Rendra)

HAK CIPTA DILINDUNGI
Dilarang mengutip atau menyalin artikel tanpa mencantumkan link sumber resmi Karya Nasional.

2