PASAR & KOMODITAS
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
DaerahHeadlineLampungLampung TengahPEMBANGUNAN

Matangkan PKS dengan Unila, Dinas BMBK Lamteng Perkuat Perencanaan DED untuk Pembangunan Berkualitas

Rendra
662
×

Matangkan PKS dengan Unila, Dinas BMBK Lamteng Perkuat Perencanaan DED untuk Pembangunan Berkualitas

Sebarkan artikel ini

Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) terus memperkuat kualitas perencanaan pembangunan infrastruktur daerah. Salah satu langkah strategis yang tengah dipersiapkan adalah Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Fakultas Teknik Universitas Lampung (Unila) terkait penyusunan Detail Engineering Design (DED) untuk kegiatan swakelola.

Persiapan kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan setiap kegiatan pembangunan direncanakan secara matang, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Dukungan Fakultas Teknik Unila terhadap rencana tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, tepat sasaran, dan dapat dipertanggung jawabkan.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas BMBK Lampung Tengah, Rahmat Danil, S.E., S.T., mengatakan bahwa penyusunan DED merupakan tahapan penting yang harus dipersiapkan secara cermat sebelum pekerjaan pembangunan dilaksanakan.

β€œPenyusunan DED harus dipersiapkan secara matang karena menjadi salah satu dasar teknis dalam pelaksanaan pekerjaan. Saat ini, kami mematangkan persiapan PKS dengan Fakultas Teknik Unila agar perencanaan yang dihasilkan memiliki kajian teknis yang kuat, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan pembangunan,” ujar Rahmat Danil seusai melakukan pertemuan dengan pihak Unila, Selasa (13/10/2026).

Menurut Danil, keterlibatan perguruan tinggi diharapkan dapat memberikan penguatan dari sisi keilmuan, kajian teknis, serta pendekatan perencanaan yang lebih komprehensif. Dengan demikian, dokumen DED yang disusun dapat menjadi pedoman yang jelas dalam pelaksanaan kegiatan swakelola.

Ia menegaskan, DED bukan sekadar dokumen administratif atau gambar teknis, melainkan bagian penting dalam menentukan kesiapan suatu pekerjaan. Penyusunannya harus mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari kondisi lapangan, spesifikasi teknis, perhitungan volume pekerjaan, hingga kebutuhan pelaksanaan sesuai karakteristik kegiatan.

β€œYang kami utamakan bukan hanya bagaimana kegiatan dapat terlaksana, tetapi juga bagaimana pekerjaan tersebut direncanakan dengan benar sejak awal. Setiap tahapan harus memiliki dasar teknis yang jelas agar pelaksanaan di lapangan sesuai dengan perencanaan dan memenuhi standar yang dipersyaratkan,” tegasnya.

Rahmat Danil menambahkan, dukungan pihak Unila menjadi dorongan positif bagi upaya peningkatan kualitas perencanaan pembangunan di Lampung Tengah. Sinergi tersebut diharapkan dapat mempertemukan kebutuhan teknis pemerintah daerah dengan kompetensi akademik perguruan tinggi, sehingga dokumen DED yang dihasilkan lebih terukur dan sesuai ketentuan.

Senada dengan hal tersebut, Dekan Fakultas Teknik Unila, Dr. Ahmad Herison, S.T., M.T., menyampaikan dukungannya terhadap rencana kerja sama dengan Pemkab Lampung Tengah. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dinilai berpotensi memperkuat kualitas perencanaan teknis melalui pemanfaatan kompetensi akademik dan kajian sesuai bidang keahlian.

β€œPada prinsipnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah merupakan langkah positif untuk mendukung pembangunan yang direncanakan secara matang dan berbasis kajian teknis. Kami berharap rencana kerja sama ini dapat ditindaklanjuti sesuai dengan ruang lingkup, kompetensi, serta ketentuan yang berlaku sehingga memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pembangunan infrastruktur,” ujar Dr. Ahmad Herison.

Rahmat Danil menyambut baik dukungan tersebut dan berharap rencana kerja sama dapat segera ditindaklanjuti melalui pembahasan teknis dan administratif bersama.

β€œKami menyambut baik dukungan dari pihak Unila. Harapannya, kerja sama ini dapat diwujudkan dengan baik dan memberikan kontribusi nyata dalam penyusunan perencanaan teknis. Dengan perencanaan yang berkualitas, potensi kesalahan dapat diminimalkan dan pelaksanaan pembangunan menjadi lebih terarah,” ungkap Danil.

Ia menjelaskan, persiapan PKS juga perlu memperhatikan ketentuan yang berlaku, termasuk kejelasan ruang lingkup kerja sama, pembagian tanggung jawab, keluaran pekerjaan, serta aspek administrasi dan teknis. Hal tersebut penting agar kerja sama yang dibangun memiliki dasar yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan oleh masing-masing pihak.

Selain memperkuat perencanaan, Dinas BMBK Lampung Tengah berupaya memastikan seluruh tahapan kegiatan swakelola berjalan sesuai mekanisme dan regulasi yang berlaku. Perencanaan yang matang perlu diikuti dengan pengendalian, pengawasan, dan evaluasi secara konsisten agar kualitas pekerjaan tetap terjaga serta penggunaan anggaran berlangsung efektif dan akuntabel.

Langkah tersebut sejalan dengan arah kebijakan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., yang mendorong perangkat daerah untuk memperkuat tata kelola pemerintahan serta memastikan program pembangunan dilaksanakan secara terarah, efektif, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Arahan Plt. Bupati menjadi landasan bagi perangkat daerah untuk meningkatkan profesionalisme dan tanggung jawab dalam menjalankan program pembangunan. Dalam sektor infrastruktur, kualitas perencanaan menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan setiap kegiatan tidak hanya terlaksana, tetapi juga menghasilkan pekerjaan yang sesuai standar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sebagai perangkat daerah yang menangani pembangunan infrastruktur, Dinas BMBK Lamteng memiliki peran strategis dalam menerjemahkan arah kebijakan tersebut ke dalam perencanaan teknis sesuai kebutuhan dan prioritas daerah. Melalui persiapan kerja sama dengan Unila, penguatan kapasitas perencanaan diharapkan semakin optimal dengan tetap mengedepankan ketelitian, kepatuhan terhadap regulasi, dan prinsip akuntabilitas.

Rahmat Danil menyatakan bahwa jajarannya siap menindaklanjuti arahan Plt. Bupati Lampung Tengah melalui koordinasi dan persiapan teknis yang lebih terstruktur. Menurutnya, setiap tahapan pembangunan harus dipersiapkan secara profesional untuk meminimalkan potensi persoalan teknis maupun administratif di kemudian hari.

β€œKami siap menindaklanjuti arahan Plt. Bupati dengan memperkuat perencanaan dan memastikan setiap tahapan kegiatan dipersiapkan secara profesional. Prinsipnya, pembangunan harus berjalan sesuai aturan, tepat sasaran, dan memiliki kualitas yang baik. Kami ingin hasilnya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Lampung Tengah,” katanya.

Danil berharap, rencana kerja sama dengan Unila dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan mutu perencanaan pembangunan infrastruktur daerah.

“Sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi kami harap tidak hanya memperkuat penyusunan DED, tetapi juga mendukung pelaksanaan kegiatan swakelola yang lebih terarah dan sesuai standar teknis,” pungkasnya.

Melalui persiapan yang matang, dukungan akademik, serta komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang baik, Pemkab Lampung Tengah berupaya menjadikan kualitas perencanaan sebagai fondasi utama pembangunan infrastruktur. Dengan demikian, setiap kegiatan diharapkan dapat terlaksana secara tertib, transparan, dan akuntabel, sekaligus menghasilkan pembangunan yang berkualitas dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (Rendra)

HAK CIPTA DILINDUNGI
Dilarang mengutip atau menyalin artikel tanpa mencantumkan link sumber resmi Karya Nasional.

2