PASAR & KOMODITAS
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
AGAMADaerahHeadlineLampungLampung TengahPolitik

Hari Santri Nasional 2026, Ni Ketut Dewi Nadi Ajak Santri Perkuat Karakter, Jaga Persatuan, dan Bangun Masa Depan Bangsa

Rendra
446
×

Hari Santri Nasional 2026, Ni Ketut Dewi Nadi Ajak Santri Perkuat Karakter, Jaga Persatuan, dan Bangun Masa Depan Bangsa

Sebarkan artikel ini

Memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober 2026, Anggota DPRD Provinsi Lampung Fraksi PDI Perjuangan, Ni Ketut Dewi Nadi, S.T., M.Sos., mengajak seluruh santri di Indonesia, khususnya di Kabupaten Lampung Tengah, untuk terus meningkatkan kualitas diri, memperkuat karakter, serta berperan aktif dalam pembangunan bangsa.

Dalam momentum Hari Santri Nasional tahun ini, Ni Ketut Dewi Nadi menyampaikan apresiasi kepada para santri, kiai, ustaz, ustazah, serta seluruh pengelola pondok pesantren yang selama ini berkontribusi dalam membangun sumber daya manusia yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

β€œSelamat Hari Santri Nasional 2026 kepada seluruh santri di Indonesia, khususnya di Kabupaten Lampung Tengah. Saya berharap momentum ini menjadi penyemangat bagi para santri untuk terus belajar, mengembangkan potensi, serta mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas dan berintegritas,” ujar Ni Ketut Dewi Nadi.

Menurutnya, santri memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah Indonesia. Perjuangan para ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan merupakan bagian dari sejarah bangsa yang harus terus dikenang sekaligus dijadikan inspirasi bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman.

β€œSantri tidak hanya dituntut memiliki pengetahuan agama yang baik, tetapi juga harus menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan yang dibutuhkan di masa depan. Dengan bekal tersebut, santri dapat mengambil peran lebih besar dalam berbagai bidang kehidupan,” katanya.

Ia menegaskan, pendidikan pesantren memiliki kontribusi penting dalam membentuk karakter generasi muda, terutama dalam menanamkan nilai kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, kemandirian, serta sikap saling menghormati di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

β€œSaya percaya, pendidikan yang baik bukan hanya tentang kecerdasan intelektual, tetapi juga tentang pembentukan karakter dan kepedulian sosial. Nilai-nilai positif yang ditanamkan di lingkungan pesantren diharapkan menjadi bekal bagi para santri untuk menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” ungkapnya.

Sebagai Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PDI Perjuangan, Ni Ketut Dewi Nadi juga menekankan pentingnya perhatian bersama terhadap pemerataan akses pendidikan, peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta pengembangan sarana dan prasarana pendidikan, termasuk di lingkungan pondok pesantren.

β€œPeningkatan kualitas pendidikan harus menjadi perhatian bersama. Kita perlu terus mendorong agar anak-anak dan generasi muda mendapatkan kesempatan yang baik untuk belajar, mengembangkan kemampuan, dan meraih cita-cita tanpa terkendala keterbatasan,” tegasnya.

Ia turut mengajak para santri untuk memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijak, meningkatkan budaya membaca, memperluas wawasan, serta membangun kemampuan berpikir kritis. Menurutnya, kemajuan teknologi harus dimanfaatkan untuk mendukung proses belajar dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

β€œJadilah santri yang percaya diri, terbuka terhadap kemajuan zaman, tetapi tetap memegang teguh nilai moral, etika, dan jati diri bangsa. Gunakan ilmu yang diperoleh untuk memberikan manfaat bagi keluarga, lingkungan, daerah, dan Indonesia,” pesannya.

Ni Ketut Dewi Nadi juga mengingatkan bahwa persatuan dan toleransi merupakan modal penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ia berharap para santri dapat menjadi teladan dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang damai, saling menghargai, serta mengedepankan semangat gotong royong.

β€œPerbedaan bukan alasan untuk terpecah belah. Justru melalui sikap saling menghormati, kepedulian, dan gotong royong, kita dapat memperkuat persatuan serta bersama-sama membangun daerah dan bangsa yang lebih baik,” tuturnya.

Menutup pesannya pada peringatan Hari Santri Nasional 2026, Ni Ketut Dewi Nadi berharap seluruh santri terus bersemangat menuntut ilmu, mengukir prestasi, dan mengambil bagian dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera. Ia meyakini bahwa santri yang berilmu, berkarakter, dan memiliki semangat pengabdian akan menjadi kekuatan penting dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. (Rendra)

HAK CIPTA DILINDUNGI
Dilarang mengutip atau menyalin artikel tanpa mencantumkan link sumber resmi Karya Nasional.

2