PASAR & KOMODITAS
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
DaerahEKONOMIHeadlineLampungLampung TengahNasional

Pemkab Lampung Tengah Percepat Operasionalisasi Koperasi Merah Putih, Perkuat Ekonomi Kampung

Rendra
363
×

Pemkab Lampung Tengah Percepat Operasionalisasi Koperasi Merah Putih, Perkuat Ekonomi Kampung

Sebarkan artikel ini

Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) terus mendorong percepatan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai langkah strategis memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat kampung dan kelurahan.

Upaya ini sejalan dengan arah pembangunan di bawah kepemimpinan Plt. Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., yang mendorong sinergi lintas perangkat daerah agar program pembangunan dapat berjalan terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Percepatan Operasionalisasi KDKMP Kabupaten Lampung Tengah yang dibuka oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Tengah, Drs. Thoheran, M.Si., Jumat (23/10/2026), di Gedung Sesat Agung Nuwo Balak.

Dalam sambutannya, Drs. Thoheran menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung percepatan operasionalisasi KDKMP. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program tersebut membutuhkan koordinasi yang solid, kesiapan pengelola, serta komitmen bersama dari seluruh unsur yang terlibat.

β€œKami berharap seluruh pihak dapat memperkuat sinergi dan koordinasi agar Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Thoheran, keberadaan KDKMP memiliki peran strategis dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal, memperluas peluang usaha, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Karena itu, koperasi tidak boleh hanya terbentuk secara administratif, tetapi harus memiliki kesiapan kelembagaan, sumber daya manusia, administrasi, dan perencanaan usaha yang matang agar mampu dikelola secara profesional, transparan, dan berkelanjutan.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara perangkat daerah, pemerintah kampung dan kelurahan, serta pengurus koperasi untuk mengidentifikasi kebutuhan dan kendala di lapangan. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan upaya Pemkab Lamteng di bawah kepemimpinan Plt. Bupati I Komang Koheri dalam mendorong pelaksanaan program pembangunan yang terukur, terkoordinasi, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Sementara itu, Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Lampung Tengah menjadi salah satu unsur perangkat daerah yang berperan dalam mendukung pengembangan dan operasionalisasi koperasi merah putih.

“Penguatan koordinasi, pendampingan pengelola, serta kesiapan kegiatan usaha menjadi aspek penting agar KDKMP dapat berkembang sesuai potensi dan kebutuhan masing-masing kampung maupun kelurahan,” ujar Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Lampung Tengah, Yos Devera, S.Pd., M.M.

Dari sisi pengelolaan, operasionalisasi koperasi perlu didukung perencanaan usaha yang realistis, administrasi yang tertib, serta pengelolaan organisasi yang akuntabel. Dengan demikian, koperasi diharapkan tidak sekadar menjadi lembaga formal, melainkan mampu menjalankan aktivitas ekonomi produktif yang berkesinambungan dan membangun kepercayaan masyarakat.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri perwakilan Inspektorat Kabupaten Lampung Tengah, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, Fathol Arifin, S.I.P., M.M., perwakilan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (PKPCK), serta Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik, Dina Tyagita Vidya, S.H., M.H.

Turut hadir juga para lurah, kepala kampung, ketua koperasi, manajer KDKMP, Project Management Officer (PMO), serta sejumlah pemangku kepentingan terkait. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari koordinasi lintas sektor dalam mendukung kesiapan operasionalisasi KDKMP.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemkab Lamteng berharap seluruh pihak dapat menyamakan persepsi, memperjelas peran dan tanggung jawab, serta memperkuat langkah tindak lanjut di lapangan. Sinergi yang berkelanjutan diharapkan mampu mendorong koperasi beroperasi secara optimal, mengembangkan potensi usaha lokal, dan membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Upaya percepatan operasionalisasi KDKMP menjadi bagian dari ikhtiar pembangunan Kabupaten Lampung Tengah dalam memperkuat ekonomi berbasis kampung dan kelurahan. Sejalan dengan semangat β€œLampung Tengah Unggul, Adil, dan Sejahtera Menuju Indonesia Emas 2045,” Pemkab Lamteng terus mendorong program yang berorientasi pada penguatan ekonomi masyarakat dan peningkatan kesejahteraan secara berkelanjutan. (Rendra)

HAK CIPTA DILINDUNGI
Dilarang mengutip atau menyalin artikel tanpa mencantumkan link sumber resmi Karya Nasional.

2