Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., menegaskan pentingnya integritas, objektivitas, dan transparansi dalam seleksi tambahan bakal calon kepala kampung pada Pemilihan Kepala Kampung (Pilkakam) Serentak Tahun 2026. Ia berharap seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan untuk menghasilkan calon pemimpin kampung yang berkualitas dan siap mengemban amanah masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan I Komang Koheri saat menghadiri seleksi tambahan bakal calon kepala kampung di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (PMK) Kabupaten Lampung Tengah, Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini diikuti 39 peserta dari enam kampung yang tersebar di empat kecamatan di Kabupaten Lampung Tengah.
Adapun enam kampung yang mengikuti seleksi tambahan tersebut meliputi Kampung Bandar Agung, Gunung Batin Baru, dan Tanjung Anom di Kecamatan Terusan Nunyai; Kampung Bumiratu di Kecamatan Bumiratu Nuban; Kampung Kotagajah Timur di Kecamatan Kotagajah; serta Kampung Surabaya Ilir di Kecamatan Bandar Surabaya. Seleksi tambahan dilaksanakan terhadap kampung yang memiliki lebih dari lima bakal calon kepala kampung, sesuai ketentuan tahapan pencalonan.

Dalam kegiatan tersebut, Komang Koheri hadir bersama Kepala Dinas PMK Lampung Tengah, Fathol Arifin, S.IP., M.M., unsur TNI dan Polri, serta jajaran panitia pemilihan kepala kampung tingkat kabupaten, kecamatan, dan kampung. Camat Terusan Nunyai, Andri Yulizar, S.E., M.H., turut hadir bersama unsur terkait untuk mendukung kelancaran pelaksanaan seleksi.
Komang Koheri menegaskan bahwa seleksi tambahan bukan sekadar tahapan administratif, melainkan bagian penting dalam menjaga kualitas demokrasi di tingkat kampung.
βSeleksi ini harus dilaksanakan secara profesional, objektif, dan transparan. Kita ingin memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan, sehingga calon yang mengikuti proses Pilkakam benar-benar memiliki kapasitas dan kesiapan untuk mengemban amanah masyarakat,β tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kepala kampung memiliki peran strategis dalam mendorong pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan memperkuat partisipasi masyarakat. Karena itu, setiap bakal calon diharapkan mampu menunjukkan visi, misi, serta program kerja yang realistis dan berorientasi pada kebutuhan warga.
βKepala kampung harus mampu menjadi pemimpin yang amanah, mengayomi masyarakat, serta mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi maupun golongan,β ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PMK Lampung Tengah, Fathol Arifin, S.IP., M.M., menekankan pentingnya pelaksanaan seleksi berdasarkan mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Menurutnya, setiap tahapan harus dilaksanakan secara cermat, tertib, dan dapat dipertanggungjawabkan agar proses seleksi berlangsung adil serta memberikan kepastian bagi seluruh peserta.

βPelaksanaan seleksi tambahan harus mengedepankan aturan, objektivitas, dan keterbukaan. Kami berharap seluruh peserta mengikuti setiap tahapan dengan baik, sementara panitia menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab,β ujar Fathol Arifin.
Kehadiran Camat Terusan Nunyai, Andri Yulizar, bersama jajaran terkait menjadi bagian dari koordinasi dalam mendukung kelancaran tahapan Pilkakam. Sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, dan kampung dinilai penting untuk menjaga ketertiban, kondusivitas, serta kepercayaan masyarakat terhadap proses pemilihan pemimpin di tingkat kampung.
Melalui seleksi tambahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah berharap Pilkakam Serentak 2026 dapat berlangsung secara demokratis, aman, tertib, dan sesuai peraturan. Seluruh pihak diharapkan menghormati setiap tahapan, menjaga suasana kondusif, serta memberikan kesempatan kepada proses seleksi untuk berjalan secara objektif demi menghasilkan calon kepala kampung yang berkompeten.

Plt. Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, menegaskan bahwa keberhasilan Pilkakam tidak hanya diukur dari terlaksananya pemilihan, tetapi juga dari terjaganya demokrasi dan lahirnya pemimpin yang mampu membawa kemajuan bagi masyarakat.
βPemerintah daerah berkomitmen mendorong lahirnya pemimpin kampung yang amanah, bertanggung jawab, dan mampu bekerja untuk kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan cita-cita Lampung Tengah Unggul, Adil, dan Sejahtera Menuju Indonesia Emas 2045,β pungkasnya. (Rendra)
