Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lampung Tengah, Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri, S.T., M.Sos., membuka Kegiatan Kampanye dan Penggerakan Masyarakat untuk Hidup Sehat Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2026 yang dipusatkan di MTs Maβarif 1 Punggur, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan serta membudayakan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Kampanye ini melibatkan jajaran Dinas Kesehatan Lampung Tengah, pemerintah kecamatan dan kampung, kader posyandu, tenaga kesehatan, kelompok lanjut usia, peserta didik, serta berbagai elemen masyarakat.
Rangkaian kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Diawali dengan senam bersama, kegiatan ini mengajak masyarakat untuk membiasakan aktivitas fisik sebagai salah satu langkah sederhana dalam menjaga kebugaran dan meningkatkan kualitas kesehatan tubuh.

Suasana semakin semarak melalui Gebyar Lansia yang memberikan ruang bagi para lanjut usia untuk tetap aktif, sehat, dan produktif. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk perhatian terhadap pentingnya menjaga kebugaran serta meningkatkan kualitas hidup kelompok lanjut usia.
Selain kegiatan senam dan Gebyar Lansia, panitia juga menghadirkan pelayanan serta pemeriksaan kesehatan melalui Posyandu. Berbagai layanan tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pemeriksaan secara berkala.
Ketua TP PKK Lampung Tengah bersama rombongan juga meninjau langsung pelaksanaan pelayanan kesehatan dan berinteraksi dengan petugas maupun masyarakat. Peninjauan tersebut turut mencakup pelayanan pemeriksaan kesehatan bagi peserta didik sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran hidup sehat sejak usia sekolah.

Dalam sambutannya, Ni Ketut Dewi Nadi menegaskan bahwa membangun budaya hidup sehat tidak cukup hanya melalui imbauan dan sosialisasi. Lebih dari itu, diperlukan komitmen serta kebiasaan nyata yang diterapkan secara konsisten, dimulai dari diri sendiri dan lingkungan keluarga.
βPola hidup sehat harus kita tanamkan sejak dini dan dimulai dari keluarga. Keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam membentuk kebiasaan, perilaku, serta kesadaran setiap anggota keluarga untuk menjaga kesehatan. Karena itu, mari kita jadikan hidup sehat sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,β ujarnya.
Ni Ketut Dewi Nadi menjelaskan, penerapan pola hidup sehat dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana, seperti rutin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Menurutnya, kebiasaan sederhana yang dilakukan secara berkelanjutan akan memberikan dampak besar bagi kesehatan masyarakat.

βJangan menunggu sakit untuk memeriksakan kesehatan. Pencegahan dan deteksi dini merupakan langkah penting untuk menjaga kualitas hidup. Jika setiap keluarga memiliki kesadaran dan kepedulian terhadap kesehatan, maka kita dapat membangun masyarakat yang lebih sehat, kuat, dan produktif,β tegasnya.
Ni Ketut Dewi Nadi juga mengajak generasi muda untuk mengambil peran sebagai pelopor perilaku hidup sehat, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Sementara itu, para lanjut usia diharapkan terus mendapatkan perhatian melalui kegiatan yang mendukung kebugaran, pelayanan kesehatan, serta peningkatan kualitas hidup.

Melalui kegiatan Kampanye dan Penggerakan Masyarakat untuk Hidup Sehat Tahun 2026, TP PKK Kabupaten Lampung Tengah berharap kesadaran masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup sehat semakin meningkat. Sinergi pemerintah daerah, TP PKK, tenaga kesehatan, lembaga pendidikan, kader Posyandu, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu menjadikan hidup sehat sebagai budaya bersama.
Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam membangun keluarga yang sehat, masyarakat yang produktif, serta generasi yang berkualitas demi mewujudkan Lampung Tengah Unggul, Adil, dan Sejahtera Menuju Indonesia Emas 2045. (Rendra)
