PASAR & KOMODITAS
🏅 Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
🔄 Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
🛢️ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
💵 USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
📈 IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
🪙 Perak / Silver: Rp 16.850/gr
🏅 Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
🔄 Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
🛢️ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
💵 USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
📈 IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
🪙 Perak / Silver: Rp 16.850/gr
DaerahHeadlineLampung TengahSOSIAL

SEJIWA Satu Hati Satu Aksi, Komang Koheri Salurkan Bantuan untuk Anak Penderita Lumpuh Layu di Wates

Rendra
586
×

SEJIWA Satu Hati Satu Aksi, Komang Koheri Salurkan Bantuan untuk Anak Penderita Lumpuh Layu di Wates

Sebarkan artikel ini

Kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan kembali ditunjukkan Bupati Lampung Tengah (Lamteng), I Komang Koheri, S.E., M.Sos. Dengan turun langsung ke tengah masyarakat, Bupati mengunjungi kediaman seorang anak penderita lumpuh layu di Kampung Wates, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Jumat (6/11/2026), sekaligus menyerahkan bantuan sosial sebagai wujud nyata perhatian dan kehadiran pemerintah daerah.

Kunjungan tersebut menjadi gambaran bahwa pembangunan daerah tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, dan kemajuan wilayah, tetapi juga menyangkut kepedulian terhadap kehidupan masyarakat. Terutama bagi keluarga yang sedang menghadapi keterbatasan dan membutuhkan perhatian serta dukungan dari pemerintah maupun lingkungan sekitarnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati I Komang Koheri menyerahkan bantuan sosial kepada keluarga anak tersebut melalui Program SEJIWA (Sinergi Empati dan Jaring Integrasi Sosial untuk Warga Adil-Sejahtera). Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian dan pelayanan sosial melalui sinergi bersama Program Keluarga Harapan (PKH) serta Dinas Sosial Kabupaten Lampung Tengah.

Mengusung semangat SEJIWA: Satu Hati, Satu Aksi, program tersebut mencerminkan komitmen untuk membangun kepedulian yang tidak hanya diwujudkan melalui perhatian, tetapi juga tindakan nyata. Pemerintah berupaya memperkuat jangkauan pelayanan sosial agar masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh perhatian, bantuan, dan pendampingan secara lebih dekat.

Bagi Komang Koheri, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat bukan sekadar menjalankan tugas administratif, melainkan bagian dari tanggung jawab kemanusiaan. Ia menegaskan bahwa setiap warga memiliki hak untuk mendapatkan perhatian, perlindungan, dan pelayanan sosial tanpa terkecuali.

“Sudah menjadi tanggung jawab pemerintah untuk hadir dan memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan. Terlebih kepada anak-anak yang sedang menghadapi kondisi kesehatan dan keterbatasan. Mereka membutuhkan dukungan, kasih sayang, serta kepedulian dari lingkungan sekitarnya,” ujar Komang Koheri.

Ia juga mengingatkan agar kepedulian sosial tidak berhenti pada kegiatan penyerahan bantuan semata. Menurutnya, perhatian dan pendampingan secara berkelanjutan sangat diperlukan agar keluarga yang menghadapi persoalan sosial tidak merasa sendirian dalam menjalani kehidupan.

“Jangan sampai ada warga yang merasa sendiri menghadapi kesulitan. Pemerintah akan terus berupaya hadir, mendengar, dan memberikan dukungan sesuai kemampuan serta kebutuhan masyarakat. Kita ingin membangun Lampung Tengah yang tidak hanya maju, tetapi juga memiliki kepedulian dan rasa kemanusiaan yang kuat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Lampung Tengah, Ari Nugraha Mukti, S.STP., M.M., menyampaikan bahwa Program SEJIWA merupakan salah satu bentuk perhatian dan upaya memperkuat pelayanan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui kolaborasi dengan pendamping PKH dan unsur terkait, Dinas Sosial berupaya memastikan masyarakat yang memerlukan bantuan dapat teridentifikasi dan memperoleh pendampingan.

“Prinsip kami, pelayanan sosial harus menyentuh langsung masyarakat yang membutuhkan. Kami akan terus memperkuat koordinasi dengan para pendamping PKH, pemerintah kampung, dan pihak terkait agar bantuan serta pendampingan dapat diberikan secara tepat sasaran sesuai kondisi dan kebutuhan keluarga penerima manfaat,” ungkap Ari Nugraha.

Ia menambahkan, perhatian terhadap anak-anak yang mengalami keterbatasan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Tidak hanya bantuan sosial, tetapi juga kepedulian keluarga, lingkungan masyarakat, serta koordinasi dengan instansi terkait agar kebutuhan mereka dapat memperoleh perhatian secara menyeluruh.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah berharap semangat gotong royong dan solidaritas sosial semakin tumbuh di tengah masyarakat. Sinergi antara Dinas Sosial, pendamping PKH, pemerintah kampung, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu memperkuat jangkauan pelayanan sosial, sehingga warga yang membutuhkan perhatian tidak luput dari pendataan dan pendampingan.

Kunjungan Bupati Lamteng I Komang Koheri di Kampung Wates menjadi pesan bahwa kepemimpinan harus memiliki kedekatan dengan masyarakat. Sebab, ukuran keberhasilan pembangunan bukan hanya terlihat dari perubahan fisik suatu daerah, tetapi juga dari seberapa besar perhatian dan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat, terutama mereka yang berada dalam kondisi rentan.

SEJIWA Satu Hati, Satu Aksi menjadi semangat bahwa kepedulian tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Pemerintah hadir bukan hanya untuk membangun daerah, tetapi juga memastikan setiap masyarakat mendapatkan perhatian dan tidak merasa ditinggalkan. Semangat kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong inilah yang terus didorong dalam mewujudkan Lampung Tengah Unggul, Adil, dan Sejahtera Menuju Indonesia Emas 2045.(Rendra)

HAK CIPTA DILINDUNGI
Dilarang mengutip atau menyalin artikel tanpa mencantumkan link sumber resmi Karya Nasional.

2