Example 728x250
HeadlineLampung Tengah

Dinkes Lamteng Himbau Masyarakat Waspadai Wabah DBD

278
×

Dinkes Lamteng Himbau Masyarakat Waspadai Wabah DBD

Sebarkan artikel ini

KARYANASIONAL.COM – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, menghimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap penularan demam berdarah dengue (DBD) memasuki musim penghujan.

Himbauan itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinkes Lamteng dr. Otneil, mewakili Bupati Loekman Djoyosoemarto, saat dihubungi Karyanasional.com via pesan WhatsApp nya, Sabtu (18/01/2020).

“Saya minta masyarakat Lamteng mewaspadai penularan DBD. Untuk mengantisipasinya, warga wajib menguras dan menutup tempat penampungan air dan membersihkan selokan dilingkungan, serta gunakan bubuk abate pada tempat penampungan air,” pesan dr. Otneil kepada masyarakat.

Pihaknya mencatat terdapat 55 kasus DBD di Lamteng pada tahun 2020.

“Kasus DBD di Lamteng seluruhnya tercatat 55 kasus. Dua meninggal dunia positif DBD, warga Kelurahan Komering Agung, Kecamatan Gunungsugih, atas nama Nurin (57) dan Dina Aprilina (4),” ujarnya.

Ia mengungkapkan, bahwa untuk kasus DBD di Komering Agung, pihaknya telah melakukan surfe lokasi dan pengecekan secara langsung.

“Kita terjun langsung dan melakukan penelitian epidemiologi (PE). Kita juga melihat di penampungan-penampungan air memang banyak jentik nyamuk,” terangnya.

Untuk itu, pihaknya meminta masyarakat benar-benar memperhatikan daerah lingkungan sekitarnya, khususnya lokasi-lokasi yang menjadi sarang nyamuk.

“Lakukan 3M Plus (Menguras, Menutup dan Mengubur), sebagai pencegahan mengatasi DBD,” ucapnya.

Otneil berharap, bagi masyarakat yang terserang DBD, sebaiknya dibawa ke Puskesmas terlebih dahulu, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Demang Sepulau Raya.

“Yang tidak mampu kita gratiskan. Yang memang positif dilakukan penelitian epidemiologi, kita lakukan fogging,” tegasnya.

Upaya menangulangi DBD di Lamteng, kata dr.Otnel, Dinkes Lamteng telah bekerjasama dengan kelurahan dan kecamatan.

“Kita terus melakukan koordinasi dengan Lurah, Camat, PKK dan Karang Taruna. Kita berdayakan untuk ikut membantu mensosialisasikan pencegahan wabah DBD,” ungkapnya. (red)

footer { display: block; background-color: black; color: white; border-top: 3px solid #c4a0a4; }