PASAR & KOMODITAS
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
HeadlinePesisir Barat

Terungkap, Jasad Pria Mengapung di Aliran Way Marang Ternyata Kepala Desa Pagar Dalam

Rendra
1687
×

Terungkap, Jasad Pria Mengapung di Aliran Way Marang Ternyata Kepala Desa Pagar Dalam

Sebarkan artikel ini

KARYANASIONAL – Warga Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat yang mengambang di aliran Sungai Way Marang, tepatnya di belakang kawasan Pasar Senin, Way Jambu, pada Jumat sore (20/3/2026).

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh masyarakat sekitar yang tengah beraktivitas di lokasi muara.

Jasad korban terlihat mengapung tanpa identitas, sehingga sempat membuat warga kebingungan dan langsung melaporkannya kepada aparat setempat.

Camat Pesisir Selatan, Mirza Sahri, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.

Ia menyampaikan bahwa saat pertama kali ditemukan, identitas korban belum diketahui dan petugas bersama warga segera melakukan proses evakuasi.

β€œPenemuan terjadi sore ini di muara Pasar Senin Way Jambu. Saat ditemukan, korban belum diketahui identitasnya dan langsung dilakukan evakuasi,” ujarnya.

Seiring berjalannya proses penanganan, identitas korban akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Eriza Deska Aryanto, yang merupakan Peratin (Kepala Desa) Pekon Pagar Dalam.

Identitas tersebut dikonfirmasi oleh Ketua DPK APDESI Kecamatan Pesisir Selatan sekaligus Peratin Pekon Biha, Rizkon Alhuda, pada Jumat malam.

β€œBenar, jenazah yang ditemukan di Sungai Way Marang tersebut adalah Peratin Pekon Pagar Dalam. Saat ini jenazah sudah berada di Puskesmas Biha,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, guna memastikan penyebab kematian, jenazah rencananya akan dibawa ke rumah sakit di Bandar Lampung untuk dilakukan proses autopsi lebih lanjut.

Peristiwa ini sontak mengejutkan masyarakat, khususnya warga Pesisir Selatan dan Pekon Pagar Dalam.

Pasalnya, saat pertama kali ditemukan, korban tidak membawa identitas apapun sehingga sempat menyulitkan proses pengenalan.

Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara pasti penyebab meninggalnya korban.

Sementara itu, duka mendalam menyelimuti masyarakat atas kepergian salah satu tokoh pemimpin di wilayah tersebut.

Pewarta : Rikki

Editan : Wahyu

 

HAK CIPTA DILINDUNGI
Dilarang mengutip atau menyalin artikel tanpa mencantumkan link sumber resmi Karya Nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2