For fast content checks, quillbot ai detector gives practical writing feedback.

2026’te kullanıcı dostu tasarımıyla bettilt sürümü geliyor.

bettilt giriş, bettilt giriş, bettilt giriş, bettilt giriş, bettilt giriş, bettilt giriş data-id ="85">

Bahis dünyasında ortalama kullanıcı memnuniyeti %88 olarak kaydedilmiştir; bettilt giriş bu oranı %93’e çıkarmıştır.

HeadlineLampung TengahNasionalPolitik

Eriko Sotarduga: Mitigasi Bencana Harus Menjadi Gerakan Bersama, Sampaikan Tiga Arahan Megawati untuk Relawan PDI Perjuangan

963
×

Eriko Sotarduga: Mitigasi Bencana Harus Menjadi Gerakan Bersama, Sampaikan Tiga Arahan Megawati untuk Relawan PDI Perjuangan

Sebarkan artikel ini

KARYA NASIONAL – Ketua DPP Bidang Kehutanan dan Lingkungan Hidup PDI Perjuangan, Ir. Eriko Sotarduga, B.P.S., mengajak seluruh relawan dan kader partai untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam, khususnya menyusul meningkatnya aktivitas Gunung Anak Krakatau serta ancaman dampak perubahan iklim di sejumlah daerah.

Hal tersebut disampaikan Eriko saat memberikan pelatihan dasar relawan kesehatan dan lingkungan hidup kepada para kader PDI Perjuangan se-Provinsi Lampung, di BBC Hotel Bandar Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Minggu (19/7/2026).

“Kesiapsiagaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dan seluruh elemen bangsa melalui semangat gotong royong,” ujar Eriko, didampingi petinggi PDI perjuangan dr. Ribka Tjiptaning Proletariyati, A.Ak., dan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung, Dr. Hj. Winarti, S.E., M.H.

Dalam kesempatan itu, Eriko juga menyampaikan tiga arahan penting dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Arahan pertama adalah memastikan seluruh relawan terus hadir di tengah masyarakat dengan mengedepankan kerja-kerja kemanusiaan.

Pesan kedua, seluruh kader diminta memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai mitigasi bencana. Menurut Eriko, penyampaian informasi yang benar dan cepat sangat penting agar masyarakat memahami langkah yang harus dilakukan ketika terjadi kondisi darurat serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

Sementara pesan ketiga, Megawati meminta seluruh struktur partai membangun koordinasi yang erat dengan pemerintah daerah, BPBD, TNI, Polri, Basarnas, serta berbagai unsur terkait dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, termasuk aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau dan dampak fenomena El Nino.

Eriko menegaskan bahwa mitigasi harus dilakukan sebelum bencana terjadi. Langkah tersebut mencakup pemetaan wilayah rawan, kesiapan jalur evakuasi, penyediaan logistik, hingga peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi keadaan darurat.

“Jangan sampai ketika bencana datang masyarakat belum siap. Mitigasi merupakan langkah penting untuk mengurangi risiko dan menyelamatkan lebih banyak jiwa. Karena itu, kita harus membangun budaya siaga bencana sejak sekarang,” ujar Eriko.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang menghadapi meningkatnya aktivitas Gunung Anak Krakatau dengan selalu mengikuti informasi resmi dari PVMBG, BMKG, BNPB, maupun pemerintah daerah. Menurutnya, kewaspadaan harus tetap dijaga tanpa menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.

Eriko berharap sinergi antara pemerintah, relawan, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga setiap potensi bencana dapat diantisipasi secara maksimal. Dengan kesiapsiagaan yang baik, dampak bencana diharapkan dapat ditekan seminimal mungkin dan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang menghadapi meningkatnya aktivitas Gunung Anak Krakatau dengan selalu mengikuti informasi resmi dari PVMBG, BMKG, BNPB, maupun pemerintah daerah. Kewaspadaan harus tetap dijaga tanpa menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Menanggapi arahan tersebut, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung, Dr. Hj. Winarti, menegaskan bahwa seluruh kader PDI Perjuangan di Lampung siap menjalankan instruksi Ketua Umum melalui aksi nyata di tengah masyarakat. Menurutnya, mitigasi bencana harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen, mulai dari pemerintah, relawan, hingga masyarakat.

“Arahan Ketua Umum yang disampaikan Pak Eriko menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana harus dibangun sejak dini. DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung siap menggerakkan seluruh struktur partai untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat, memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan BPBD, serta hadir membantu masyarakat apabila sewaktu-waktu terjadi bencana,” kata Winarti.

Ia menambahkan, Provinsi Lampung memiliki karakteristik wilayah yang rawan terhadap berbagai potensi bencana, sehingga diperlukan sinergi dan semangat gotong royong agar masyarakat semakin tangguh dalam menghadapi situasi darurat.

“Harapan kami, masyarakat tidak perlu panik menghadapi berbagai potensi bencana, tetapi tetap meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah. Dengan persiapan yang matang dan kerja sama semua pihak, risiko bencana dapat diminimalisir,” ungkapnya. (R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2