banner 325x300
Lampung TengahNasional

Plt. Bupati Lamteng dan Komisi VIII DPR RI Perkuat Sinergi Program Sosial, Keagamaan, dan Pengentasan Kemiskinan

767
×

Plt. Bupati Lamteng dan Komisi VIII DPR RI Perkuat Sinergi Program Sosial, Keagamaan, dan Pengentasan Kemiskinan

Sebarkan artikel ini

KARYA NASIONAL – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah (Lamteng), I Komang Koheri, S.E., M.Sos., bersama Komisi VIII DPR RI memperkuat sinergi dalam pengembangan program sosial, keagamaan, serta percepatan pengentasan kemiskinan melalui kunjungan kerja (reses) Komisi VIII DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 di Gedung Sesat Agung Nuwo Balak, Sabtu (25/7/2026).

Kunjungan kerja tersebut dipimpin Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Marwan Dasopang, M.Si., dari Fraksi PKB bersama sejumlah anggota Komisi VIII dari lintas fraksi. Turut hadir mewakili Gubernur Lampung, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, perwakilan Kementerian Agama RI dan Kabupaten Lampung Tengah, Kementerian Sosial RI, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Haji dan Umrah, Baznas, BNPB, jajaran Forkopimda, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat.

Rombongan disambut langsung oleh Plt. Bupati Lampung Tengah, didampingi Plt. Ketua TP PKK Lampung Tengah, Ny. Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri, S.T., M.Sos., para Asisten dan Staf Ahli Bupati, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para camat se-Kabupaten Lampung Tengah.

Dalam sambutannya, I Komang Koheri mengaku memiliki kedekatan emosional dengan Komisi VIII DPR RI karena pernah menjadi anggota komisi yang membidangi urusan sosial, keagamaan, kebencanaan, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, hingga penyelenggaraan ibadah haji.

Ia mengungkapkan, semasa menjadi anggota DPR RI dirinya sempat membayangkan dapat mengabdikan diri selama beberapa periode di Komisi VIII. Namun, perjalanan pengabdian membawanya kembali ke Lampung Tengah untuk melayani masyarakat secara langsung sebagai kepala daerah.

“Komisi VIII memiliki tempat yang sangat istimewa bagi saya. Saya pernah berharap dapat mengabdi lebih lama di komisi ini, namun tuhan memberikan jalan lain sehingga saya kembali ke Lampung Tengah. Saya meyakini bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat dilakukan dari mana saja selama tujuannya menghadirkan kesejahteraan bagi rakyat,” ujar I Komang Koheri.

Berbekal pengalaman tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah menghadirkan inovasi SEKINKER GELOWING (SEjahterakan masyarakat misKIN, KERja Sama CSR, GErebek Lawan dan Waspada StuntING) sebagai program unggulan yang mengintegrasikan penanggulangan kemiskinan, penurunan stunting, serta kolaborasi dengan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Menurutnya, pendekatan gotong royong menjadi kunci dalam mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia menyebut angka kemiskinan di Kabupaten Lampung Tengah terus menunjukkan tren penurunan dan diharapkan semakin menurun melalui sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga sosial, dunia usaha, dan masyarakat.

“Kami ingin memastikan kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat. Penanggulangan kemiskinan bukan hanya menjadi tugas pemerintah daerah, tetapi memerlukan dukungan seluruh pemangku kepentingan agar masyarakat dapat hidup lebih mandiri dan sejahtera,” tegasnya.

I Komang Koheri juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama, Baznas, serta seluruh lembaga kemanusiaan yang selama ini menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dalam memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua Komisi VIII DPR RI, Hj. Marwan Dasopang, mengatakan Kabupaten Lampung Tengah dipilih sebagai salah satu lokasi kunjungan kerja karena dinilai memiliki komitmen kuat dalam menjalankan berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Selain itu, keberadaan I Komang Koheri sebagai mantan anggota Komisi VIII dinilai menjadi modal penting dalam membangun sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

Marwan menjelaskan bahwa ruang lingkup tugas Komisi VIII DPR RI berkaitan langsung dengan persoalan kemanusiaan, mulai dari urusan keagamaan, bantuan sosial, penyelenggaraan ibadah haji, kebencanaan, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, hingga pengelolaan zakat dan wakaf.

Menurutnya, seluruh bidang tersebut merupakan sektor yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat sehingga membutuhkan perhatian serius dari negara.

Ia juga menegaskan komitmen Komisi VIII DPR RI untuk terus memperjuangkan peningkatan kesejahteraan guru-guru honorer, khususnya guru pendidikan keagamaan yang selama ini mengabdi di wilayah-wilayah terpencil dengan keterbatasan kesejahteraan.

Selain itu, Komisi VIII terus mendorong perbaikan penyaluran bantuan sosial agar semakin tepat sasaran, memperkuat program pemberdayaan keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH), serta memperluas akses permodalan bagi masyarakat miskin agar mampu mandiri secara ekonomi.

Di bidang keagamaan, Marwan menegaskan pentingnya memperkuat moderasi beragama sebagai fondasi menjaga persatuan bangsa. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus membangun kehidupan yang rukun, toleran, serta menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai landasan pembangunan.

Dalam sektor kebencanaan, Komisi VIII juga mendorong penguatan program mitigasi dan kesiapsiagaan bencana agar masyarakat memiliki kemampuan menghadapi berbagai potensi bencana sejak dini.

Kunjungan kerja tersebut menjadi momentum mempererat koordinasi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dalam memperkuat perlindungan sosial, pelayanan keagamaan, pemberdayaan masyarakat, serta percepatan pengentasan kemiskinan. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan kebijakan yang semakin berpihak kepada masyarakat dan mendukung terwujudnya Lampung Tengah yang unggul, adil, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045. (R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2