KARYA NASIONAL – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional, cepat, responsif, dan berintegritas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan visi, misi, serta motto pelayanan S.M.I.L.E sebagai budaya kerja bagi seluruh aparatur di lingkungan Dinas Pendidikan.
Mewakili Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Nur Rohman, S.E., M.Sos.I., mengatakan bahwa peningkatan kualitas pelayanan merupakan bagian dari upaya reformasi birokrasi sekaligus langkah nyata dalam mendukung terwujudnya pelayanan pendidikan yang semakin baik bagi masyarakat.
“Pelayanan yang berkualitas tidak hanya diukur dari kecepatan dalam memberikan layanan, tetapi juga dari sikap aparatur yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Tengah, Kamis (30/7/2026).
Sebagai arah pembangunan organisasi, kata Nur Rohman, Disdikbud Lampung Tengah menetapkan visi “Terselenggaranya Pelayanan Pendidikan dan Kebudayaan yang Cepat, Tanggap, dan Bersih”. Visi tersebut menjadi landasan dalam memberikan pelayanan yang mudah diakses, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta mampu memberikan kepastian pelayanan kepada seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan dan kebudayaan.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Disdikbud menetapkan tiga misi utama, yakni meningkatkan layanan pendidikan yang cepat, tanggap, dan bersih melalui pelayanan yang profesional serta bebas dari praktik pungutan liar; meningkatkan kualitas layanan pendidikan dengan penguatan mutu pembelajaran, sarana dan prasarana, serta tata kelola pendidikan; serta meningkatkan tertib administrasi melalui sistem administrasi dan kearsipan yang transparan, efektif, dan akuntabel.
Sebagai penguat budaya kerja, Disdikbud Lampung Tengah juga mengusung motto S.M.I.L.E, yang merupakan akronim dari Senyum, Melayani, Ikhlas, Luwes, dan Efektif. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi karakter setiap aparatur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, mulai dari peserta didik, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, hingga seluruh pemangku kepentingan di sektor pendidikan.
Dr. Nur Rohman menegaskan bahwa motto S.M.I.L.E bukan sekadar slogan, melainkan harus menjadi budaya kerja yang diterapkan secara konsisten dalam setiap aktivitas pelayanan diwilayah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Tengah.
“Kami ingin seluruh jajaran Disdikbud menjadikan S.M.I.L.E sebagai karakter dalam bekerja. Senyum dalam menyambut masyarakat, melayani dengan sepenuh hati, bekerja secara ikhlas, luwes dalam memberikan solusi, dan efektif dalam menyelesaikan setiap pelayanan. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap layanan pendidikan akan terus meningkat,” ujar Nur Rohman.
Ia menambahkan, penerapan visi, misi, dan motto pelayanan tersebut merupakan bagian dari transformasi birokrasi di lingkungan Disdikbud Kabupaten Lampung Tengah agar semakin adaptif, profesional, dan mampu menjawab tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.
“Melalui penguatan budaya kerja tersebut, kami berharap pelayanan di bidang pendidikan dan kebudayaan semakin berkualitas, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya Lampung Tengah Unggul, Adil, dan Sejahtera Menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (R)












