KARYA NASIONAL – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan Taman Edukasi Lansia dan Anak di kawasan AgroPark belakang Nuwo Balak. Program tersebut diproyeksikan menjadi ruang publik terpadu yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat rekreasi, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran, pemberdayaan masyarakat, penguatan ketahanan keluarga, serta interaksi antargenerasi.
Gagasan pembangunan Taman Edukasi Lansia dan Anak merupakan arahan langsung Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos. sebagai bagian dari upaya menghadirkan ruang publik yang bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia (lansia).
Plt. Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., mengatakan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari besarnya infrastruktur fisik, tetapi juga dari keberhasilan pemerintah dalam membangun manusia yang sehat, cerdas, produktif, dan memiliki kepedulian sosial.
“Taman Edukasi Lansia dan Anak ini kami siapkan sebagai ruang bersama untuk membangun kualitas keluarga. Anak-anak dapat belajar sambil bermain, sedangkan para lansia memiliki ruang untuk tetap aktif, sehat, produktif, dan berbagi pengalaman hidup kepada generasi muda. Kami ingin menghadirkan ruang publik yang memberi manfaat bagi semua kelompok usia sekaligus memperkuat ikatan antargenerasi,” ujar Komang Koheri, Kamis (30/7/2026).
Menurutnya, keberadaan taman tersebut akan menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat yang mampu memperkuat pembangunan sumber daya manusia di Lampung Tengah. Selain menjadi tempat rekreasi edukatif, kawasan AgroPark juga diharapkan mampu menjadi wadah pembelajaran keluarga, pelestarian lingkungan, hingga pengembangan karakter anak sejak usia dini.
Komang Koheri menambahkan, keberhasilan program tersebut tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah daerah. Karena itu, Pemkab Lampung Tengah akan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Tim Penggerak PKK Kabupaten, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), TP PKK Kecamatan, Forum Camat, pemerintah kampung, hingga masyarakat agar pengelolaan taman berjalan secara berkelanjutan.
“Saya mengajak seluruh camat, TP PKK, perangkat daerah, pemerintah kampung, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga serta menghidupkan Taman Edukasi Lansia dan Anak ini. Semangat gotong royong menjadi kunci agar fasilitas ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi kebanggaan Kabupaten Lampung Tengah,” tegasnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Lampung Tengah, Helmiyati, S.Pd., S.E., M.M., menjelaskan bahwa Taman Edukasi Lansia dan Anak dirancang sebagai pusat kegiatan pembelajaran, pemberdayaan, sekaligus peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Konsep Taman Edukasi Lansia dan Anak saat ini sedang kami finalisasi dan segera akan kami sosialisasikan ke seluruh 28 kecamatan di Kabupaten Lampung Tengah. Kami ingin taman ini benar-benar hidup dengan berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari anak-anak hingga para lansia,” ujar Helmiyati.
Ia mengungkapkan, dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, Pemkab Lampung Tengah melalui Dinas PPKB bersama TP PKK Kabupaten tengah menyiapkan berbagai kegiatan untuk menghidupkan kawasan AgroPark, di antaranya Parade Lansia, Lomba Mewarnai bagi anak-anak, serta berbagai aktivitas edukatif dan rekreatif yang melibatkan seluruh kecamatan.
“Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan HUT RI, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan Taman Edukasi Lansia dan Anak kepada masyarakat. Kami berharap seluruh 28 kecamatan dapat berpartisipasi aktif sehingga taman ini benar-benar menjadi ruang publik yang produktif, edukatif, dan membanggakan Kabupaten Lampung Tengah,” jelasnya.
Helmiyati menambahkan, Dinas PPKB bersama TP PKK Kabupaten akan mengoordinasikan pelaksanaan program dengan menggerakkan TP PKK Kecamatan, Forum Camat, pemerintah kampung, serta seluruh pemangku kepentingan agar konsep tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Kolaborasi menjadi kekuatan utama program ini. Kami optimistis Taman Edukasi Lansia dan Anak akan berkembang menjadi ikon baru Kabupaten Lampung Tengah. Selain menjadi pusat kegiatan Sekolah Lansia, kawasan ini juga akan menjadi tempat edukasi keluarga, pembinaan pengasuhan anak, literasi lingkungan, pemberdayaan masyarakat, hingga penguatan ketahanan keluarga. Dengan semangat gotong royong, kami yakin taman ini akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi contoh pengembangan ruang publik yang ramah anak sekaligus ramah lansia,” pungkas Helmiyati.
Keberadaan Taman Edukasi Lansia dan Anak di kawasan AgroPark belakang Nuwo Balak diharapkan menjadi ikon baru Kabupaten Lampung Tengah sebagai ruang publik yang inklusif, ramah anak, dan ramah lansia. Program ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas, memperkuat ketahanan keluarga, serta mewujudkan Lampung Tengah yang Unggul, Adil, dan Sejahtera menuju Indonesia Emas 2045. (R)












