WAY KANAN β Semangat kemerdekaan terasa hingga ke daerah. Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah bersama Forkopimda dan jajaran pemerintah daerah mengikuti Rapat Paripurna Istimewa Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI di Ruang Buway Bahuga DPRD, Jumat (14/08/2026).
Kehadiran pimpinan daerah dalam forum ini menjadi simbol bahwa pembangunan nasional adalah tanggung jawab bersama. Bukan hanya Presiden dan pemerintah pusat, tetapi juga pemerintah daerah dan masyarakat.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa dalam 663 hari pemerintahan telah lahir 121 kebijakan transformatif. Kebijakan-kebijakan itu dibuat untuk menjawab masalah bangsa yang sudah puluhan tahun, dengan semangat kerja keras dan gotong royong.
Salah satu kabar baik yang disambut adalah capaian swasembada pangan. Dalam setahun, Indonesia sudah mandiri untuk 8 komoditas penting: beras, jagung, gula, daging ayam, telur, bawang merah, cabai besar dan cabai rawit. Lebih cepat dari target semula.
Pemerintah juga menekan biaya produksi petani lewat penurunan harga pupuk 20% dan penyederhanaan 145 aturan. Di saat yang sama, swasembada energi mulai terwujud lewat biodiesel B50. Sejak Juli 2026, impor solar dihentikan dan devisa Rp170 triliun berhasil dihemat.
Sektor sosial juga bergerak. Ada 10.000 Koperasi Merah Putih di desa, 100 Kampung Nelayan, Program Makan Bergizi Gratis, perbaikan puluhan ribu sekolah, dan layanan Cek Kesehatan Gratis untuk 108 juta warga.
Presiden menekankan, semua capaian ini bukan alasan untuk berhenti. Masih ada PR besar: kemiskinan, pendidikan, lapangan kerja, dan korupsi. βSelama pekerjaan itu masih ada, Pemerintah dan seluruh lembaga negara tidak boleh berpuas diri,β tegasnya.
Bagi Way Kanan, momentum ini menjadi pengingat. Peringatan HUT RI bukan hanya untuk mengenang jasa pahlawan, tetapi juga ajakan agar aparatur dan masyarakat terus menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, dan mengambil bagian dalam pembangunan.
βKita membangun untuk satu abad Indonesia,β pesan Presiden yang juga menjadi spirit Pemkab Way Kanan dalam menerjemahkan program pusat agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat Way Kanan yang Mandiri dan Sejahtera. (Red)
