PASAR & KOMODITAS
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
DaerahEKONOMIHeadlineLampung TengahNasional

Pemkab Lamteng Usulkan Revitalisasi 9 Pasar, Empat Pasar Mendapat Perhatian dalam Rencana 2027

Rendra
397
×

Pemkab Lamteng Usulkan Revitalisasi 9 Pasar, Empat Pasar Mendapat Perhatian dalam Rencana 2027

Sebarkan artikel ini

Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) terus mendorong peningkatan kualitas sarana perdagangan sekaligus penguatan perekonomian masyarakat melalui program revitalisasi pasar rakyat.

Upaya tersebut dilakukan dengan mengusulkan dukungan kepada Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI) untuk revitalisasi sembilan pasar di Kabupaten Lampung Tengah.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., dalam menghadirkan fasilitas perdagangan yang lebih layak, representatif, tertata, nyaman, serta mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

I Komang Koheri mengatakan, pengajuan dukungan kepada pemerintah pusat merupakan bagian dari ikhtiar Pemkab Lampung Tengah untuk mempercepat perbaikan infrastruktur pasar rakyat yang menjadi salah satu pusat perputaran ekonomi masyarakat.

β€œKita meminta bantuan kepada Kementerian Perdagangan terkait dengan perbaikan kondisi pasar kita melalui program revitalisasi pasar,” ujar Komang Koheri, Selasa (25/8/2026).

Dari sembilan pasar yang diusulkan, Pemkab Lampung Tengah berharap empat pasar dapat memperoleh perhatian lebih dalam rencana penanganan tahun 2027, yakni Pasar Trimurjo, Pasar Kalirejo, Pasar Wates, dan Pasar Bandar Jaya.

Berdasarkan estimasi pemerintah daerah, kebutuhan anggaran untuk revitalisasi keempat pasar tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp144 miliar.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Lampung Tengah, Veni Libriyanto, S.T., M.T., menjelaskan bahwa kunjungan Pemkab Lampung Tengah ke Kementerian Perdagangan pada Senin (24/8/2026) mendapat sambutan positif.

Dalam pertemuan tersebut, Plt. Bupati Lampung Tengah menyampaikan secara langsung kondisi sejumlah pasar di Kabupaten Lampung Tengah kepada Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan.

β€œAlhamdulillah, kunjungan kita ke Kementerian Perdagangan disambut langsung oleh Pak Sekretaris Jenderal. Pak Bupati menyampaikan kondisi pasar Lampung Tengah secara langsung kepada beliau. Ini juga merupakan inisiasi Pak Plt. Bupati untuk meningkatkan roda perekonomian masyarakat, khususnya melalui penataan dan revitalisasi pasar,” jelas Veni.

Menurutnya, pihak Kementerian Perdagangan memberikan respons positif terhadap usulan yang disampaikan Pemkab Lampung Tengah. Apabila dukungan anggaran untuk program revitalisasi pasar tersedia, Lampung Tengah berpeluang mendapatkan perhatian dalam pelaksanaannya.

β€œAlhamdulillah ada tanggapan positif. Kalau nanti memang ada anggaran untuk revitalisasi pasar, Lampung Tengah sudah menjadi prioritas utama untuk dimasukkan dalam anggaran,” ungkapnya.

Meski demikian, Veni menegaskan bahwa usulan tersebut masih dalam tahap pengajuan dan belum dapat dipastikan terealisasi. Hal itu lantaran proses pengesahan anggaran pemerintah pusat untuk tahun anggaran 2027 masih berlangsung.

β€œSekarang belum pengesahan anggaran, jadi beliau juga belum bisa memastikan. Mudah-mudahan di 2027, kalau memang anggarannya ada, Kementerian Perdagangan akan membantu Kabupaten Lampung Tengah untuk revitalisasi pasar,” ujarnya.

Pemkab Lampung Tengah berharap dukungan pemerintah pusat tersebut dapat terealisasi sehingga revitalisasi pasar tidak hanya berorientasi pada pembenahan fisik bangunan, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih aman, nyaman, tertib dan representatif.

Lebih jauh, revitalisasi pasar diharapkan dapat meningkatkan daya saing pedagang, memperlancar aktivitas jual beli, memperkuat perputaran ekonomi daerah, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Pasar rakyat memiliki posisi strategis sebagai salah satu penggerak ekonomi kerakyatan. Karena itu, peningkatan kualitas sarana dan prasarana pasar menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem perdagangan yang sehat dan berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah pun akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Perdagangan, sembari mempersiapkan berbagai kebutuhan administrasi dan teknis yang diperlukan dalam proses pengusulan revitalisasi tersebut.

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Pemkab Lampung Tengah untuk terus menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung terhadap masyarakat, termasuk melalui penguatan sektor perdagangan dan ekonomi kerakyatan.

Dengan pasar yang semakin tertata, nyaman dan representatif, Pemkab Lampung Tengah optimistis roda perekonomian masyarakat dapat terus bergerak dan tumbuh, sejalan dengan visi β€œLampung Tengah Unggul, Adil, dan Sejahtera Menuju Indonesia Emas 2045.” (R)

HAK CIPTA DILINDUNGI
Dilarang mengutip atau menyalin artikel tanpa mencantumkan link sumber resmi Karya Nasional.

2