PASAR & KOMODITAS
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
DaerahHeadlineLampungLampung TengahNasionalPertanian

Padi Jadi Prioritas, Lampung Tengah Perkuat Semangat Mari Sejahterakan Petani

Rendra
464
×

Padi Jadi Prioritas, Lampung Tengah Perkuat Semangat Mari Sejahterakan Petani

Sebarkan artikel ini

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah terus memperkuat sektor pertanian, khususnya komoditas padi, sebagai salah satu fondasi utama ketahanan pangan sekaligus penggerak perekonomian masyarakat. Penguatan tersebut diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan produksi, tetapi juga memastikan kesejahteraan petani melalui semangat Mari Sejahterakan Petani (MSP).

Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan pertanian harus diukur dari sejauh mana hasilnya mampu meningkatkan kesejahteraan petani.

β€œPadi merupakan salah satu kekuatan penting pertanian Lampung Tengah. Karena itu, peningkatan produksi harus berjalan beriringan dengan peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani. Petani harus menjadi subjek utama pembangunan, karena ketika petani sejahtera, ekonomi masyarakat juga ikut bergerak,” tegas I Komang Koheri.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah akan terus mendorong sinergi dengan pemerintah pusat untuk memperkuat berbagai aspek pertanian padi, mulai dari produktivitas lahan, ketersediaan sarana produksi, teknologi, pendampingan, hingga akses pasar.

Semangat tersebut sejalan dengan konsep Mari Sejahterakan Petani (MSP) yang menempatkan kesejahteraan petani sebagai tujuan penting pembangunan pertanian.

β€œJangan hanya berbicara tentang berapa banyak produksi yang dihasilkan. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana petani mendapatkan hasil yang layak dari kerja kerasnya. Produksi meningkat, harga terjaga, biaya produksi efisien, dan pendapatan petani meningkat,” ujarnya.

Sinergi Pusat dan Daerah

Penguatan sektor padi Lampung Tengah semakin mendapat momentum dengan hadirnya pemerintah pusat di tengah masyarakat pertanian. Salah satunya melalui kunjungan Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP., ke Lampung Tengah, Rabu (26/8/2026).

Kehadiran Menteri Pertanian tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat komunikasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dalam mendukung sektor pertanian.

Bagi pemerintah daerah, perhatian pemerintah pusat terhadap Lampung Tengah diharapkan dapat terus berlanjut melalui program konkret yang memberikan dampak langsung kepada petani, khususnya petani padi.

Intensifnya kunjungan Menteri Pertanian ke Lampung Tengah juga dinilai menjadi sinyal kuat bahwa daerah ini memiliki posisi strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Padi dan Kesejahteraan Petani

Sumarsono, S.H., salah satu tokoh pertanian Lampung Tengah, menilai pembangunan sektor padi harus ditempatkan dalam satu kesatuan antara peningkatan produksi dan peningkatan kesejahteraan petani.

β€œKalau kita ingin pertanian maju, maka petaninya harus sejahtera. Jangan sampai produksi meningkat, tetapi petani tidak mendapatkan keuntungan yang layak. Inilah pentingnya semangat Mari Sejahterakan Petani,” ujar Sumarsono.

Menurutnya, petani membutuhkan dukungan yang berkelanjutan, mulai dari ketersediaan benih berkualitas, pupuk, pengairan, alat dan mesin pertanian, teknologi, pendampingan, pembiayaan hingga kepastian pasar.

Ia menilai Lampung Tengah memiliki potensi besar untuk terus memperkuat produksi padi dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional.

β€œKita harus memastikan petani mendapatkan manfaat langsung. Mulai dari tanam, pemeliharaan, panen sampai pemasaran harus diperhatikan. Jangan hanya mengejar produksi, tetapi kesejahteraan petani harus menjadi ukuran keberhasilan,” katanya.

MSP Harus Dirasakan Petani

Semangat Mari Sejahterakan Petani (MSP) diharapkan tidak berhenti sebagai slogan, tetapi diwujudkan melalui kebijakan dan program yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Pemerintah daerah bersama pemerintah pusat diharapkan terus memperkuat ekosistem pertanian padi, sehingga petani memperoleh dukungan yang memadai dan memiliki kepastian dalam menjalankan usaha taninya.

Dengan sinergi tersebut, Lampung Tengah memiliki peluang semakin besar untuk menjadi salah satu daerah penyangga ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Pada akhirnya, padi bukan hanya tentang produksi dan ketahanan pangan, tetapi tentang kehidupan petani yang menggantungkan masa depan keluarganya pada sawah. Ketika sawah produktif, hasil panen meningkat, harga berpihak kepada petani, dan pendapatan semakin baik, maka semangat Mari Sejahterakan Petani (MSP) benar-benar hadir di tengah masyarakat.

Semangat tersebut juga sejalan dengan visi pembangunan daerah demi mewujudkan, β€œLampung Tengah Unggul, Adil, dan Sejahtera Menuju Indonesia Emas 2045”. (R)

HAK CIPTA DILINDUNGI
Dilarang mengutip atau menyalin artikel tanpa mencantumkan link sumber resmi Karya Nasional.

2